Untitled Document
  Jumat , 22 Februari 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Harga Rumput Laut Masih Tergantung Tawar-Menawar
 
Senin, 01 Oct 2018 - Sumber: https://www.cendananews.com/ - Terbaca 28 x - Baca: Feb 06 2019    
 
KUPANG – Pengamat ekonomi, Dr. James Adam, mengatakan pemerintah tidak berwenang mengatur harga jual rumput laut hasil produksi petani nelayan di pasaran.

“Selama ini, harga jual rumput laut tidak diatur oleh pemerintah. Sebab, biasanya berlaku sesuai permintaan pasar. Artinya, tergantung mekanisme tawar-menawar antara penjual dan pembeli,” kata anggota International Fund for Agricultural Development (IFAD), untuk program pemberdayaan ekonomi itu, di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (25/9/2018).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan keluhan para petani nelayan rumput laut, karena harga hasil produksi mereka tidak menentu dan tergantung permintaan pasar.
Menurut dia, pemerintah Nusa Tenggara Timur dapat mengatur harga jual rumput laut, jika sudah dibuat dalam peraturan daerah (Perda).

“Peraturan daerah bisa dibuat oleh pemerintah daerah, jika semua petani rumput laut masuk menjadi salah satu lembaga ekonomi rakyat yang diawasi pemerintah,” katanya.

Misalnya, semua petani rumput laut merupakan anggota Koperasi atau Usaha Bersama(UB). “Di sinilah letak keberpihakan pemerintah terhadap petani rumput laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepanjang para petani masih memasarkan hasil rumput lautnya secara sendiri-sendiri, pasti harganya pun akan mengikuti mekanisme pasar.

Menurut James Adam, harga rumput laut sebesar Rp20.000/kg yang berlaku saat ini, memang merupakan harga standar, ketika produksi rumput laut mulai stabil.

“Tetapi masuk masa paceklik, maka harga bisa tinggi, namun jika pembeli tetap mematok dengan harga standar, biasanya penjual (petani) tidak bisa berbuat apa-apa, selain menjual kepada pembeli yang juga bisa sebagai pedagang perantara,” katanya.

Ia mengatakan, harga jual bisa dipatok dalam angka tertentu, tetapi kalau mekanisme pasar berubah, maka harga yang sudah dipatok tidak berlaku lagi.

Atas dasar ini, James Adam berpendapat, pemerintah sebaiknya menata dan mengatur para petani rumput laut dalam satu organinsasi, agar bisa dengan mudah dikontrol dan diawasi dengan lebih baik.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Pasang Laut, Kadar Garam Tinggi, Petani Rumput Laut Merugi
  Senin, 18 Feb 2019-https://radarsurabaya.jawapos.com/ - Terbaca 8 x
Menteri Susi Cari Pasar Alternatif untuk Ekspor Rumput Laut
  Senin, 11 Feb 2019-https://economy.okezone.com/ - Terbaca 10 x
Pertemukan Inovator Produk dan Industri Rumput Laut, Pemerintah Buat Platform Jejaring Digital
  Senin, 04 Feb 2019-https://maritim.go.id/ - Terbaca 1 x
Rumput Laut Tetap Layak Dibudidayakan di Nusa Penida
  Senin, 28 Jan 2019-https://balitribune.co.id/ - Terbaca 16 x
Nunukan Ekspor Perdana Rumput Laut ke Korea Selatan
  Senin, 21 Jan 2019-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 10 x
Budi Daya Rumput Laut Lamsel Kembali Bergairah
  Senin, 14 Jan 2019-https://www.cendananews.com/ - Terbaca 14 x
Dampak Cuaca Buruk, Pencari Rumput Laut Tersendat
  Senin, 07 Jan 2019-http://gunungkidulpost.com/ - Terbaca 17 x
Jepang Budidaya Tiram dan Rumput Laut di Banda Aceh
  Senin, 31 Dec 2018-https://www.cendananews.com/ - Terbaca 6 x
Kembalikan Kualitas Rumput Laut, Pemerintah Bikin Demplot
  Selasa, 25 Dec 2018-http://www.balipost.com/ - Terbaca 12 x
Produksi Rumput Laut di Serang mencapai 17 Ribu Ton
  Senin, 17 Dec 2018-https://banten.antaranews.com/ - Terbaca 10 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 462,578  Kali
Jumlah Anggota 10,018 Org
Buku Tamu / Promosi 780  lihat
Konsultasi Online 2736  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin