Untitled Document
  Senin , 16 Desember 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Harga Rumput Laut Terus Naik, Petani Pesisir Timur Girang
 
Senin, 08 Apr 2019 - Sumber: http://www.lampost.co/ - Terbaca 26 x - Baca: Nov 04 2019    
 
KALIANDA (Lampost.co) -- Petani rumput laut di Pesisir Timur Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, menikmati harga yang terus membaik sejak awal Januari 2019.

Menurut Lukman (43) petani rumput laut setempat mengungkapkan, saat ini harga rumput laut kering jenis SP mencapai Rp12 ribu perkilogram, sedangkan jenis katoni tembus Rp25ribu/kg.

Walau harga katoni lebih tinggi, petani di pesisir timur kabupaten Lampung Selatan memilih mengembangkan rumput laut jenis katoni dengan alasan lebih tahan akan serangan hama.

“Sejak Oktober 2018, harga rumput laut jenis SP Rp 8ribu/kg terus naik hingga saat ini Rp 12ribu/kg,” kata Lukman kepada lampost.co, Kamis (4/4/2019).

Hal senada diungkapkan Bastoni, petani rumput laut di Desa Legundi kecamatan Ketapang. Menurutnya, membaiknya harga rumput laut membuat sejumlah petani didesanya mulai bergairah kembali mengembangkan budidaya rumput laut.

Tahun 2015, ujar dia, harga rumput laut cuma Rp 4ribu/kg. Harga rendah yang bertahan hingga bertahun tahun membuat petani disini terpuruk. Namun sejak tahun lalu, sejumlah warga setempat mulai bubidaya rumput laut.

“Harga yang terus membaik sejak 2018 lalu hingga saat ini, tentu merupakan berkah, setelah sekian tahun harga rumput laut anjlok,” Imbuhnya.

Dengan harga yang tinggi saat ini, ucapnya, keuntungan petani juga relatif relatif tinggi, namun biaya produksi juga sedikit mengalami kenaikan, karena harga bibit dan lainnya juga ikut naik.

“Kami berharap harga akan terus bertahan, sehingga memacu semangat masyarakat pesisir yang pernah terpuruk kembali untuk budidaya rumput laut, sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir semakin membaik,” katanya.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Hasil Panen Rumput Laut Lakambau Beromset Rp 1,1 Miliar
  Senin, 09 Dec 2019-https://baubaupost.com/ - Terbaca 10 x
Asia Sejahtera Mina Bidik Penjualan Rumput Laut Naik 40%
  Senin, 02 Dec 2019-https://investor.id/ - Terbaca 13 x
160 Ton Rumput Laut Kabupaten Bima Diekspor ke China
  Senin, 25 Nov 2019-https://www.suarantb.com/ - Terbaca 8 x
Petani Rumput Laut di Muara Badak Untung Puluhan Juta Sekali Panen
  Selasa, 19 Nov 2019-https://selasar.co/ - Terbaca 9 x
Petani Masih Dihantui Serangan Hama Rumput Laut
  Senin, 11 Nov 2019-http://korankaltara.com/ - Terbaca 10 x
Kebutuhan Rumput Laut Meningkat, Nurdin Perintahkan Dinas Perikanan Tingkatkan Produksi
  Senin, 28 Oct 2019-https://www.sulselsatu.com/ - Terbaca 0 x
Kualitas Menurun, Kamaruddin Datangkan Peneliti Rumput Laut
  Senin, 21 Oct 2019-https://www.niaga.asia/ - Terbaca 4 x
Sampolawa Ditarget jadi Penyuplai Bibit Rumput Laut
  Senin, 14 Oct 2019-https://publiksatu.com/ - Terbaca 16 x
Ternyata Produksi Rumput Laut di NTT Terbesar
  Senin, 07 Oct 2019-https://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 14 x
Mahasiswa UNS Raih Juara Lewat Ide Optimalisasi Rumput Laut Berbasis Blockchain
  Senin, 30 Sep 2019-https://timlo.net/ - Terbaca 17 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 481,619  Kali
Jumlah Anggota 10,163 Org
Buku Tamu / Promosi 799  lihat
Konsultasi Online 2754  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin