Untitled Document
  Kamis , 09 April 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Hasil Panen Rumput Laut Lakambau Beromset Rp 1,1 Miliar
 
Senin, 09 Dec 2019 - Sumber: https://baubaupost.com/ - Terbaca 12 x - Baca: Mar 18 2020    
 
Hasil panen rumput laut para petani Buton Selatan (Busel) tahun ini mengalami keuntungan besar, itu disebabkan Rumput laut yang dibudidayakan tumbuh subur, disertai kenaikan harga jual dipasaran. Rata-rata satu orang petani dengan 10 buah rakit dalam semusim bisa menghasilkan Rp 120 juta. Biasanya 10 sampai 12 orang petani rumput laut tergabung dalam satu kelompok nelayan.

Pasca syukuran tiga kelompok petani budidaya rumput laut Kalangana, Kelurahan Bandar Batauga, Kecamatan Batauga yang dalam semusim meraup keuntungan hingga 3,2 miliar. Kini giliran petani rumput laut budidaya Jaya Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga meraup omset sebesar Rp 1,1 miliar.

Angka itu cukup fantastis, di mana aktifitas budidaya rumput laut cukup menjanjikan dalam menopang ekonomi nelayan. Peran pemerintah daerah dalam membina, memfasilitasi nelayan rumput laut, juga menjadi salah satu faktor masyarakat nelayan semangat melakukan aktifitas budidaya rumput laut hingga meraup keuntungan yang melimpah.

“Kami berterima kasih kepada Pemda lebih khusus kepada Plt Bupati H La Ode Arusani yang memberikan perhatian serius kepada petani rumput laut dalam bentuk bantuan bibit. Alhamddulillah hasilnya memuaskan,” kata petani rumput laut La Ode Mukmin yang juga Ketua Kelompok Lakambau Budidaya Jaya saat ditemui belum lama ini.

Sebagai wujud rasa terimakasih atas hasil yang yang diperoleh, petani budidaya rumput Lakambau menggelar syukuran di tepi pantai Lakambau, sehingga ke depannya rezeki mereka semakin meningkat Lagi.

Kata La Ode Mukmin mengatakan perbandingan hasil panen tahun 2018 dan tahun 2019 tidak jauh berbeda, tetapi tahun ini ada peningkatan hasil panen disertai naiknya harga rumput laut di pasaran. Selain itu sudah ada beberapa nelayan yang telah menggunakan bibit kultur jaringan yang diambil dari Sampolawa dan hasilnya cukup jauh berbeda dengan rumput laut yang biasa digunakan masyarakat.

Dikatakan untuk hasilnya produksi pendapatanya perorangnya mencapai 3-4 ton. Paling banyak tujuh ton perorang. Jadi jika dirata-ratakan satu kelompok petani rumput laut mendapatkan total 50 ton selama empat bulan dan untuk satu kelompok petani budidaya rumput laut memiliki anggota sebanyak 10 orang .

Sebagian besar petani Budidaya Jaya Lakambau, masih mengambil bibit rumput laut di La Sori, Kecamatan Mawasangka Tengah, dan baru sedikit yang menggunakan bibit kultur jaringan dari bantuan Balai Pengembangan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

La Ode Mukmin juga menilai perkembangan bibit kultur jaringan yang dicoba oleh beberapa nelayan di kelompoknya, dan hasil cukup bagus. “Batang rumput lautnya cukup besar tahan terhadap penyakit, hasil panennya cukup banyak, berbeda jauh dengan bibit rumput laut yang lazim digunakan. Kedepan kami akan mencoba menggunakan bibit kultur jaringan, kami pikir itu tidak cocok ditanam di pesisir perairan Batauga, tapi setelah melihat hasilnya ternyata hasilnya bagus,” terangnya.

Musim Timur telah berakhir, semua rakit termasuk perahu ditarik ke darat guna menghidari gelombang ombak musim barat. ” Jadi nanti akhir bulan April atau awal Mei baru kami turunkan kembali rakit rumput laut dan memulai aktifitas budidaya,” tukasnya.

Hal Senada diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Busel, H La Ode Taatlan melalui Kabid Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya Muhammad Dafis Kasri mengungkapkan, dari 10 orang dalam satu kelompok, rata-rata produksi satu nelayan 4 hingga 5 ton atau ditotal dal satu kelompok rumput laut dapat memproduksi hingga 50 ton semusim. Dari jumlah 50 ton itu jika diestimasi harga rumput laut kering sekitar Rp 22 ribu. Maka omset satu kelompok tahun ini Rp 1,1 miliar per kelompok.

Ia mengaku omset ini juga ada peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. “Kiat kita tahun depan. Karena ada sebagian petani rumput laut yang belum tergabung dalam kelompok petani rumput laut. Ke depan pihaknya akan memfasilitas pembentukan kelompok,” ujarnya.

Dijelaskan, pengembangan dan perhatian serius kepada petani rumput laut ini cukup besar. Ini sesuai arahan dan petujuk Plt Bupati Busel H La Ode Arusani. Agar memaksimalkan potensi perikanan dan kelautan, khusus wilayah pesisir Batauga, Sampolawa dan Siompu dan kecamatan lain.

Tahun ini DKP Provinsi Sultra sudah memberikan bibit kultur jaringan yang dipusatkan di Kecamatan Sampolawa. “Kami juga memberikan terima kasih kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Pengembangan Budidaya Air Payau Takalar yang baru saja memberikan bibit 200 kilogram untuk dua kelompok di perairan teluk Sampolawa,” harapnya.

Ia berharap teluk Sampolawa yang sudah masuk dalam rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) Provinsi Sultra yang ditetapkan menjadi kawasan perairan budidaya. Di sana nanti jadikan pusat sumber bibit di wilayah Kabupaten Busel.

Ia juga menginginkan perhatian bantuan bibit dari DKP Sultra dan KKP RI tetap berlanjut. “Alhamdullah saya sudah mendapatkan infomasi dari DKP Sultra. Bahwa Busel sudah diusulkan untuk mendapatkan alokasi bibit kultur jaringan di tahun 2020,” katanya.

Dikatakannya, semua wilayah pesisir laut di Kabupaten Busel sangat cocok untuk bertani rumput laut. Untuk itu DKP Busel siap memfasilitasi dan memberikan perhatian pendampingan Pihaknya siap memberikan pendampingan, pelatihan dan pembentukan kelompok

“Hanya kemauan dari masyarakat kita sebenarnya, kami DKP siap memberikan perhatian serius, semoga dari petani kita termotivasi,” katanya.

Pengembangan rumput laut di Buton Selatan ditahun 2019 ini fokus di Sampolawa, dengan target peremajaan bibit unggul kultur jaringan bantuan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

“Di akhir musim sudah terbukti dengan baik, dan sudah ada permintaan rumput laut kultur jaringan dari petani rumput laut dari La Sori Mawasangka Timur, nanti ini pasti kedepan terus akan berkembang,” ucap Muhammad Dafis Kasri saat ditemui di ruang kerja belum lama ini.

Menurutnya, pengembangan budidaya rumput laut tidak hanya di wilayah pesisir daratan Buton Selatan yakni Batauga, Sampolawa, namun akan merambah ke wilayah kepulauan. Misalnya ditahun ini sudah ada ada tiga nelayan rumput laut di desa Karae Kecamatan Siompu memulai membudidaya rumput laut. Hasilnya, kurang lebih dua ton rumput laut kering.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Merebaknya Covid-19, Nunukan Masih Bisa Ekspor Rumput Laut
  Senin, 06 Apr 2020-https://benuanta.co.id/ - Terbaca 10 x
Pengikat Rumput Laut Dilema Social Distancing
  Senin, 30 Mar 2020-http://korankaltara.com/ - Terbaca 10 x
Sampah Rumput Laut Berdatangan di Pantai Nusa Dua
  Senin, 23 Mar 2020-https://www.nusabali.com/ - Terbaca 7 x
Gara-gara Corona, Petani Rumput Laut Kembali Merana
  Senin, 16 Mar 2020-http://www.balipost.com/ - Terbaca 11 x
Di Tengah Wabah Corona, Menteri KKP Kirim 53 Ton Rumput Laut Ke China
  Senin, 09 Mar 2020-http://www.rmolbengkulu.com/ - Terbaca 11 x
Virus Corona Membuat Perdagangan Ekspor Impor Mengeluh, Harga Rumput Laut Anjlok
  Senin, 02 Mar 2020-https://cakrawalainfo.id/ - Terbaca 8 x
Indonesia-Australia Kerja Sama Tingkatkan Produktivitas Rumput Laut
  Senin, 24 Feb 2020-https://investor.id/ - Terbaca 6 x
Sumba Timur Jadi Percontohan Industrialisasi Rumput Laut
  Senin, 17 Feb 2020-https://m.detik.com/ - Terbaca 17 x
Ekspor Rumput Laut RI ke Tiongkok Terhambat Korona
  Senin, 10 Feb 2020-https://m.medcom.id/ - Terbaca 9 x
KBI dan Asia Sejahtera Jalin Kongsi, Kembangkan Niaga Rumput Laut
  Senin, 03 Feb 2020-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 11 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 490,397  Kali
Jumlah Anggota 10,199 Org
Buku Tamu / Promosi 803  lihat
Konsultasi Online 2756  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin