Untitled Document
  Selasa , 17 September 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Industri Rumput Laut Masih Terganjal Berbagai Kendala
 
Senin, 13 May 2019 - Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ - Terbaca 17 x - Baca: Jun 10 2019    
 
INDUSTRI rumput laut Indonesia masih berhadapan dengan sejumlah tantangan serius. Salah satu yang menjadi sorotan utama ialah terkait tata cara produksi yang belum tepat.

Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis dalam International Seaweed Symposium (ISS) ke 23 yang dihelat di Jeju, Korea Selatan, pekan lalu.

Ia mengungkapkan masih banyak para pembudi daya melakukan panen sebelum waktunya. Itu membuat kualitas rumput laut belum menyentuh batas maksimal.

Belum lagi penanganan pada masa pascapanen yang belum sesuai standar.

"Akhirnya Indonesia memiliki kualitas yang beragam, tidak seragam. Situasi ini akhirnya mempengaruhi harga," ujar Safari melalui keterangan resmi, Selasa (7/5).

Di luar itu, terdapat juga ancaman dari sisi lingkungan. Sampah-sampah yang dibuang ke laut tentu memberikan dampak buruk terhadap proses budi daya.

"Industri rumput laut di Indonesia belum terlalu diprioritaskan. Itu juga terlihat dari belum adanya tata ruang khusus untuk budi daya. Kita masih bertubrukan dengan sektor pariwasata dan perhubungan," jelasnya.

Dari sisi pelaku usaha, pembudi daya juga masih kesulitan dalam mengakses pembiayaan. Sektor rumput laut masih dianggap belum menjanjikan bagi perbankan.

Safari menekankan bahwa rumput laut adalah komoditas unggulan nasional yang berada dalam rantai pasok global.

Indonesia merupakan penghasil rumput laut tropis terbesar di dunia, dimana jenis Eucheuma dan Gracilaria merupakan komoditas yang dikembangkan oleh masyarakat pesisir dan pulau-pulau yang awalnya ditujukan untuk membantu mengentaskan kemiskinan, kelestarian sumber daya alam, pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan peningkatan perolehan devisa untuk negara.

"Rumput laut adalah komoditas yang memiliki banyak keunggulan dan nilai tambah. Itu bisa diolah dan digunakan sebagai bahan pencampur untuk pengenyal, pengental, pengemulsi, penjernih dan lain-lain yang banyak diperlukan industri makanan, minuman, kosmetik, farmasi dan masih banyak lagi," terang Safari.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan serius sehingga industri rumput laut mulai dari hulu hingga hilir dapat berkontribusi lebih besar dalam perekonomian Indonesia.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Pemprov NTT Realisasikan Bantuan untuk 5.000 Pembudidaya Rumput Laut
  Senin, 16 Sep 2019-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 5 x
Kemarau Berkah Bagi Petani Rumput Laut Bantaeng
  Senin, 09 Sep 2019-https://www.tagar.id/ - Terbaca 8 x
Harga Rumput Laut Kering Melonjak Akibat Kemarau Rp 12 Ribu - 15 Ribu per Kilogram
  Senin, 02 Sep 2019-https://lampung.tribunnews.com/ - Terbaca 13 x
Petani Rumput Laut Woba Sumba Timur Panen Raya, Ini Bantuan yang Dikucurkan Kementerian Kelautan
  Senin, 26 Aug 2019-https://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 6 x
Rumput Laut dari Banten Mulai Diminati Pasar Dunia
  Senin, 19 Aug 2019-https://daerah.sindonews.com/ - Terbaca 10 x
Nelayan Sulamu Gembira Harga Rumput Laut Semakin Baik
  Senin, 12 Aug 2019-https://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 15 x
Tahun Ini, Kepulauan Seribu Mulai Lakukan Budidaya Rumput Laut
  Senin, 05 Aug 2019-https://jakarta.tribunnews.com/ - Terbaca 8 x
Bupati Butur Luncurkan Bibit Unggul Rumput Laut Jenis Terbaru
  Selasa, 30 Jul 2019-https://zonasultra.com/ - Terbaca 13 x
Hadapi Kekeringan, Warga Pesisir Sumba didorong Garap Rumput Laut
  Senin, 22 Jul 2019-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 10 x
Ekspor Rumput Laut Asal Sulsel Capai 125 Ton Perbulan
  Selasa, 16 Jul 2019-https://makassar.sindonews.com/ - Terbaca 7 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 476,230  Kali
Jumlah Anggota 10,123 Org
Buku Tamu / Promosi 795  lihat
Konsultasi Online 2753  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin