Untitled Document
  Kamis , 25 April 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Kembalikan Kualitas Rumput Laut, Pemerintah Bikin Demplot
 
Selasa, 25 Dec 2018 - Sumber: http://www.balipost.com/ - Terbaca 15 x - Baca: Mar 31 2019    
 
Minat warga menjadi petani rumput laut belakangan kian menurun. Ini didorong oleh perkembangan daerah kepulauan Nusa Penida sebagai destinasi wisata, dimana banyak warga beralih profesi mendukung perkembangan itu.

Situasi ini juga didorong oleh fakta bahwa rumput laut kerap diserang penyakit yang membuat petani rumput laut Nusa Penida kerap merugi. Meski demikian, pemerintah daerah berkeinginan agar potensi rumput laut justru tak terbunuh oleh perkembangan pariwisata.

Namun, bisa saling mendukung. Oleh karena itu, menghadapi persoalan ini pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Klungkung, ingin mengembalikan kualitas rumput laut yang dijauhkan dari penyakit, seperti penyakit ice-ice, kini sedang dibuatkan demplot.

Menurut I Wayan Suarbawa, Senin (17/12), sebagai petugas lapangan Dinas Perikanan dan Kelautan Klungkung, demplot tersebut bertujuan untuk menguji hasil produksi rumput laut. Demplot bakal dipusatkan di tiga tempat, antara lain di Semaya, Batununggul dan Lembongan.

Demplot sudah dibuat sejak April 2018. Sementara, hasilnya dikatakan cukup bagus, karena rumput laut yang tumbuh cukup subur dan dijauhkan dari penyakit.

Tetapi, menurutnya proses ini perlu diperpanjang untuk mengetahui validitas hasilnya, agar lebih akurat berdasarkan siklus tahunan rumput laut, bukan lagi bulanan. “Penyakit yang menyerang rumput laut, kerap membuat petani mengeluh. Kami ingin tahu dan sekaligus mencari solusi menghadapi penyakit ini, kemudian menyebarkannya kepada petani, agar mereka tetap menekuni menjadi petani rumput laut. Sebab, rumput laut adalah salah satu identitas Nusa Penida,” katanya.

Penyakit ice-ice ini, menurutnya adalah faktor utama kenapa produksi rumput laut semakin menurun. Ditambah lagi perkembangan pariwisata Nusa Penida yang kian pesat.

Padahal, daerah pesisir rumput laut merupakan andalan penopang kehidupan warga di pesisir. Seharusnya, antara pariwisata dan petani rumput laut, bisa saling berkolaborasi, sehingga saling menguntungkan.

Sejak rumput laut terus diserang penyakit, warga yang biasa bekerja sebagai petani rumput laut kian beralih pekerjan lainnya. Sisi lain, pariwisata kecamatan Nusa Penida berkembang pesat sehingga warga yang dulunya sebagai petani rumput laut beralih sebagai pekerja pariwisata atau penopang pariwisata dan buruh bangunan.

Menurut survei yang dilakukan di Nusa Penida, sebagian besar masyarakat masih menginginkan rumput laut berjaya seperti dulu dan menginginkan berbudidaya lagi. Namun karena hasil produksinya sering kena penyakit ice-ice dan harga tak menentu, hal itu menyebabkan masyarakat ragu kembali melaut.

Mereka takut merugi dan banyak dari mereka beralih profesi. Selain demplot, melalui Yayasan Kalimajari, Wayan Suarbawa juga ikut andil melatih petani untuk mengolah hasil rumput laut menjadi berbagai produk. Mulai menjadi krupuk, sabun, sirup, selai, handbody dan beberapa bentuk makanan ringan lainnya.

Ia berharap dengan pelatihan ini, hasil produknya bisa jadi daya dukung pariwisata. Sehingga, bisa menjadi bukti riil saling mendukung antara petani dan pariwisata. “Saya ingin rumput laut dan pariwisata bisa saling menguatkan, bukan saling meniadakan,” tutup Suarbawa.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Harga Rumput Laut di Nunukan Terjun di Kisaran Rp 18.000 Kg, Ini Sebabnya..
  Senin, 22 Apr 2019-https://benuanta.co.id/ - Terbaca 15 x
Harga Rumput Laut di Pamekasan Mulai Melorot
  Senin, 15 Apr 2019-http://www.koranmadura.com/ - Terbaca 18 x
Harga Rumput Laut Terus Naik, Petani Pesisir Timur Girang
  Senin, 08 Apr 2019-http://www.lampost.co/ - Terbaca 13 x
Pembudidaya Rumput Laut Lamsel Manfaatkan Peluang Jelang Ramadan
  Senin, 01 Apr 2019-https://www.cendananews.com/ - Terbaca 11 x
Rumput Laut, Prospek Emas Hijau di Sumba Timur
  Senin, 25 Mar 2019-https://m.viva.co.id/ - Terbaca 6 x
Pengusaha Harapkan Produksi Rumput Laut Naik Dua Kali Lipat
  Senin, 18 Mar 2019-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 13 x
Kenapa Rumput Laut Indonesia Kalah Bersaing dari Korea Selatan ?
  Senin, 11 Mar 2019-https://www.mongabay.co.id/ - Terbaca 18 x
Petani Budidaya Rumput Laut Butuh Akses Permodalan
  Senin, 04 Mar 2019-http://www.balipost.com/ - Terbaca 19 x
Pengembangan Kebun Bibit Rumput Laut
  Senin, 25 Feb 2019-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 14 x
Pasang Laut, Kadar Garam Tinggi, Petani Rumput Laut Merugi
  Senin, 18 Feb 2019-https://radarsurabaya.jawapos.com/ - Terbaca 11 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 466,891  Kali
Jumlah Anggota 10,049 Org
Buku Tamu / Promosi 786  lihat
Konsultasi Online 2740  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin