Untitled Document
  Sabtu , 20 Juli 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Mahasiswa Unhas ciptakan Inovasi Percepat Pertumbuhan Rumput Laut
 
Senin, 17 Jun 2019 - Sumber: https://matakita.co/ - Terbaca 11 x - Baca: Jul 10 2019    
 
Makassar – Dorong kualitas hasil panen rumput laut, Tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggagas teknologi inovatif. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, teknologi, dan pendidikan tinggi (KEMENRISTEK DIKTI).

Adapun tim mahasiswa ini terdiri dari Muhammad Khairul Umam, Sarah Amelia RD mahasiswa Budidaya Perairan serta Ryan Prayudha mahasiswa Teknik Elektro UNHAS yang tergabung dalam TIM PKM-KC Unhas. Adapun tim ini dibimbingan Dr. Marlina Achmad S.Pi M.Si menciptakan alat bernama AUSEV.

Muhammad Khairul Umam saat di hubungi Matakita.co (13/6/2019) mengatakan bahwa AUSEV merupakan alat penggetar otomatis yang berfungsi untuk melepaskan partikel kecil dari tallus (batang) rumput laut sehingga proses fotosintesis dan penyerapan zat hara dapat lebih maksimal. Saat petani rumput laut hanya mengandalkan cara manual untuk pembersihan rumput laut yakni dengan cara menggoyang-goyangkan rumput laut. Namun metode ini dinilai tidak efektif karena membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar.

“AUSEV bekerja dengan menggunakan motor penggerak yang dapat menggoyangkan tali bentangan rumput laut. Alat ini dilengkapi dengan panel surya untuk mendapat daya listrik dan timer untuk mengatur intensitas gerak sehingga alat ini dinilai praktis dan ramah lingkungan” Jelas ketua TIM PKM KC Unhas ini.

Khairul Umam menambahkan, alat ini akan diaplikasikan di dusun Mattoangin, Desa Bonto Jai Kabupaten Bantaeng pada pertengahan bulan Juni 2019. kedepannya kami berharap AUSEV dapat menjadi solusi dan dikembang terapkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil panen rumput laut.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Ekspor Rumput Laut Asal Sulsel Capai 125 Ton Perbulan
  Selasa, 16 Jul 2019-https://makassar.sindonews.com/ - Terbaca 7 x
Pangkoarmada I Resmikan Pabrik Pengolahan Rumput Laut
  Senin, 08 Jul 2019-https://darilaut.id/ - Terbaca 16 x
Kemenperin Dorong Hilirisasi Industri Rumput Laut
  Senin, 01 Jul 2019-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 10 x
Tanam Rumput Laut Perdana, Bupati Pastikan Ada Investor Penampung Bupati : Tidak Perlu Khawatir
  Senin, 24 Jun 2019-https://batam.tribunnews.com/ - Terbaca 15 x
Mahasiswa Unhas ciptakan Inovasi Percepat Pertumbuhan Rumput Laut
  Senin, 17 Jun 2019-https://matakita.co/ - Terbaca 11 x
DKP NTT Target Produksi Rumput Laut 2,3 Juta Ton Tahun 2019
  Rabu, 12 Jun 2019-http://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 10 x
Rantai Pasok Rumput Laut Dunia
  Senin, 27 May 2019-http://www.agrina-online.com/ - Terbaca 12 x
Langkah Trump Naikkan Tarif Impor China Bisa Ganggu Ekspor RI
  Senin, 20 May 2019-https://m.detik.com/ - Terbaca 10 x
Industri Rumput Laut Masih Terganjal Berbagai Kendala
  Senin, 13 May 2019-https://m.mediaindonesia.com/ - Terbaca 17 x
Rumput Laut Turun Harga Lagi, Petani Diminta Perbaiki Mutu
  Senin, 06 May 2019-https://www.niaga.asia/ - Terbaca 16 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 472,630  Kali
Jumlah Anggota 10,105 Org
Buku Tamu / Promosi 790  lihat
Konsultasi Online 2746  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin