Untitled Document
  Minggu , 31 Mei 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Mahasiswa Unhas ciptakan Inovasi Percepat Pertumbuhan Rumput Laut
 
Senin, 17 Jun 2019 - Sumber: https://matakita.co/ - Terbaca 12 x - Baca: Mar 18 2020    
 
Makassar – Dorong kualitas hasil panen rumput laut, Tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggagas teknologi inovatif. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, teknologi, dan pendidikan tinggi (KEMENRISTEK DIKTI).

Adapun tim mahasiswa ini terdiri dari Muhammad Khairul Umam, Sarah Amelia RD mahasiswa Budidaya Perairan serta Ryan Prayudha mahasiswa Teknik Elektro UNHAS yang tergabung dalam TIM PKM-KC Unhas. Adapun tim ini dibimbingan Dr. Marlina Achmad S.Pi M.Si menciptakan alat bernama AUSEV.

Muhammad Khairul Umam saat di hubungi Matakita.co (13/6/2019) mengatakan bahwa AUSEV merupakan alat penggetar otomatis yang berfungsi untuk melepaskan partikel kecil dari tallus (batang) rumput laut sehingga proses fotosintesis dan penyerapan zat hara dapat lebih maksimal. Saat petani rumput laut hanya mengandalkan cara manual untuk pembersihan rumput laut yakni dengan cara menggoyang-goyangkan rumput laut. Namun metode ini dinilai tidak efektif karena membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar.

“AUSEV bekerja dengan menggunakan motor penggerak yang dapat menggoyangkan tali bentangan rumput laut. Alat ini dilengkapi dengan panel surya untuk mendapat daya listrik dan timer untuk mengatur intensitas gerak sehingga alat ini dinilai praktis dan ramah lingkungan” Jelas ketua TIM PKM KC Unhas ini.

Khairul Umam menambahkan, alat ini akan diaplikasikan di dusun Mattoangin, Desa Bonto Jai Kabupaten Bantaeng pada pertengahan bulan Juni 2019. kedepannya kami berharap AUSEV dapat menjadi solusi dan dikembang terapkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil panen rumput laut.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Produksi Karagenan Rumput Laut Indonesia Masih Rendah
  Senin, 25 May 2020-https://sariagri.id/ - Terbaca 13 x
Simpul Agro Ekspor Rumput Laut Makassar ke Jepang
  Senin, 18 May 2020-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 16 x
FNI Rekomendasikan Perbaikan Tata Kelola Rumput Laut
  Senin, 11 May 2020-https://www.suarantb.com/ - Terbaca 11 x
Edhy Prabowo Lepas Ekspor Rumput Laut Spinosum ke Vietnam Rp 700 Juta
  Senin, 27 Apr 2020-https://investor.id/ - Terbaca 15 x
Pekerja Rumput Laut Nunukan Minta Masker dan Bantuan Ekonomi
  Senin, 20 Apr 2020-https://www.niaga.asia/ - Terbaca 9 x
Merebaknya Covid-19, Nunukan Masih Bisa Ekspor Rumput Laut
  Senin, 06 Apr 2020-https://benuanta.co.id/ - Terbaca 11 x
Pengikat Rumput Laut Dilema Social Distancing
  Senin, 30 Mar 2020-http://korankaltara.com/ - Terbaca 10 x
Sampah Rumput Laut Berdatangan di Pantai Nusa Dua
  Senin, 23 Mar 2020-https://www.nusabali.com/ - Terbaca 7 x
Gara-gara Corona, Petani Rumput Laut Kembali Merana
  Senin, 16 Mar 2020-http://www.balipost.com/ - Terbaca 11 x
Di Tengah Wabah Corona, Menteri KKP Kirim 53 Ton Rumput Laut Ke China
  Senin, 09 Mar 2020-http://www.rmolbengkulu.com/ - Terbaca 11 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 493,983  Kali
Jumlah Anggota 10,208 Org
Buku Tamu / Promosi 805  lihat
Konsultasi Online 2756  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin