Untitled Document
  Jumat , 22 Februari 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Pemkab Sabu Didorong Kembali Operasikan Pabrik Rumput Laut
 
Senin, 24 Sep 2018 - Sumber: https://www.medcom.id/ - Terbaca 23 x - Baca: Feb 06 2019    
 
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua kembali mengoperasikan pabrik pengolahan rumput laut di daerah itu. Pabrik itu diharapkan dapat menampung rumput laut yang diproduksi petani nelayan setempat.

"Kami sudah mendapat laporan bahwa pabrik rumput laut di Sabu Raijua sudah tidak beroperasi lagi, dan itulah yang membuat para petani harus menjual hasil produksi mereka ke Pulau Jawa dan Makassar," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Minggu, 23 September 2018.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) membantu membangun pabrik tersebut dengan tujuan agar produksi rumput laut dijual dalam bentuk olahan. Harapannya pabrik tersebut memberi nilai tambah bagi produk yang dijual sekaligus memberi kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, pengoperasian pabrik akan mempermudah petani dalam memasarkan produk dengan harga yang lebih menguntungkan. Dia juga menilai daerah bisa menyerahkan pengoperasian pabrik tersebut ke pihak ketiga jika dapat saling menguntungkan.

Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemis Rihi Heke mengakui pabrik pengolahan rumput laut yang dikelola perusahaan daerah tersebut mandek karena masalah manajamen.

"(Pabrik) tidak beroperasi, tetapi kami sedang membahas kerja sama dengan pihak ketiga
untuk menghidupkan kembali pabrik yang sudah ada," kata Nikodemus.

Pembahasan rencana kerja sama dengan pihak ketiga sudah hampir final. Tinggal beberapa hal yang belum disepakati seperti kontribusi dari pabrik untuk pendapatan asli daerah (PAD). Dia yakin pabrik sudah bisa beroperasi tahun ini.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Pasang Laut, Kadar Garam Tinggi, Petani Rumput Laut Merugi
  Senin, 18 Feb 2019-https://radarsurabaya.jawapos.com/ - Terbaca 8 x
Menteri Susi Cari Pasar Alternatif untuk Ekspor Rumput Laut
  Senin, 11 Feb 2019-https://economy.okezone.com/ - Terbaca 10 x
Pertemukan Inovator Produk dan Industri Rumput Laut, Pemerintah Buat Platform Jejaring Digital
  Senin, 04 Feb 2019-https://maritim.go.id/ - Terbaca 1 x
Rumput Laut Tetap Layak Dibudidayakan di Nusa Penida
  Senin, 28 Jan 2019-https://balitribune.co.id/ - Terbaca 16 x
Nunukan Ekspor Perdana Rumput Laut ke Korea Selatan
  Senin, 21 Jan 2019-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 10 x
Budi Daya Rumput Laut Lamsel Kembali Bergairah
  Senin, 14 Jan 2019-https://www.cendananews.com/ - Terbaca 14 x
Dampak Cuaca Buruk, Pencari Rumput Laut Tersendat
  Senin, 07 Jan 2019-http://gunungkidulpost.com/ - Terbaca 17 x
Jepang Budidaya Tiram dan Rumput Laut di Banda Aceh
  Senin, 31 Dec 2018-https://www.cendananews.com/ - Terbaca 6 x
Kembalikan Kualitas Rumput Laut, Pemerintah Bikin Demplot
  Selasa, 25 Dec 2018-http://www.balipost.com/ - Terbaca 12 x
Produksi Rumput Laut di Serang mencapai 17 Ribu Ton
  Senin, 17 Dec 2018-https://banten.antaranews.com/ - Terbaca 10 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 462,581  Kali
Jumlah Anggota 10,018 Org
Buku Tamu / Promosi 780  lihat
Konsultasi Online 2736  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin