Untitled Document
  Rabu , 01 April 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Punya 500 Jenis, Indonesia Belum Maksimal Kelola Rumput Laut untuk Ekspor
 
Senin, 16 Dec 2019 - Sumber: https://m.liputan6.com/ - Terbaca 14 x - Baca: Mar 18 2020    
 
Perairan Indonesia memiliki lebih dari 500 spesies rumput laut. Hanya saja, baru beberapa yang bisa dimanfaatkan seperti Eucheuma Cotonii, Gracilaria, dan Sargassum. Padahal Indonesia negara dengan penghasilan rumput laut tertinggi di ASEAN.

"Rumput laut kita punya keunggulan komparatif, di negara-negara ASEAN kita yang terbesar," kata Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia, Safari Azis saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (13/12).

Tiga jenis rumput laut itu bisa dibudidayakan oleh masyarakat pesisir dan kepulauan. Keunggulan yang dimiliki dari tiga jenis ini bisa jadi satu komoditas ekspor.

Bila ini terus dijaga, akan banyak menghasilkan keuntungan. Misalnya meningkatkan pendapatan daerah dan devisa negara. Akan lebih menguntungkan bila dibuat pabrik pengolahan rumput laut. Nilai jual ekspornya pun akan lebih tinggi 10 kali lipat.

Hanya saja, saat ini celah ini masih belum jadi fokus utama. Misi pemerintah masih pada pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menambah devisa. Sementara iklim investasi di bidang ini masih kecil. Para investor lebih memilih Vietnam ketimbang Indonesia.

"Faktor daya saing iklim investasi secara umum, orang lebih pilih ke Vietnam," ujar Safari.

Apalagi pengolahan rumput laut membutuhkan teknologi. Sementara permodalan mandek lantaran bunga bank masih tinggi. Sementara produktivitas tenaga kerja saat ini masih di bawah China dan Vietnam.

Akibatnya, pembudidaya rumput laut di Indonesia kalah saing dalam hal pengolahan. Begitu juga dengan kualitas. Meski jumlahnya hasil rumput laut besar masih perlu dipilah lagi. Lokasi budidaya dan fenomena alam menentukan kualitas.

"Kita belum bisa mengaturnya seperti negara lain yang maju agribisnis (lainnya)," ucap Safari.

Saat ini produksi rumput laut terbesar ada di Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan. Kata Safari, masing-masing wilayah ini memiliki keunikan dari hasil budidayanya. Untuk itu dia berharap para pelaku usaha di bidang ini mendapatkan kemudahan dalam permodalan.

"Kemudahan investasi diperbaiki agar investasi usaha domestik dan internasional bisa masuk dengan baik dan jangka panjang," lanjutnya.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Pengikat Rumput Laut Dilema Social Distancing
  Senin, 30 Mar 2020-http://korankaltara.com/ - Terbaca 10 x
Sampah Rumput Laut Berdatangan di Pantai Nusa Dua
  Senin, 23 Mar 2020-https://www.nusabali.com/ - Terbaca 7 x
Gara-gara Corona, Petani Rumput Laut Kembali Merana
  Senin, 16 Mar 2020-http://www.balipost.com/ - Terbaca 11 x
Di Tengah Wabah Corona, Menteri KKP Kirim 53 Ton Rumput Laut Ke China
  Senin, 09 Mar 2020-http://www.rmolbengkulu.com/ - Terbaca 11 x
Virus Corona Membuat Perdagangan Ekspor Impor Mengeluh, Harga Rumput Laut Anjlok
  Senin, 02 Mar 2020-https://cakrawalainfo.id/ - Terbaca 8 x
Indonesia-Australia Kerja Sama Tingkatkan Produktivitas Rumput Laut
  Senin, 24 Feb 2020-https://investor.id/ - Terbaca 6 x
Sumba Timur Jadi Percontohan Industrialisasi Rumput Laut
  Senin, 17 Feb 2020-https://m.detik.com/ - Terbaca 17 x
Ekspor Rumput Laut RI ke Tiongkok Terhambat Korona
  Senin, 10 Feb 2020-https://m.medcom.id/ - Terbaca 9 x
KBI dan Asia Sejahtera Jalin Kongsi, Kembangkan Niaga Rumput Laut
  Senin, 03 Feb 2020-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 11 x
Ekspor Rumput Laut Mendominasi, Tapi…
  Senin, 27 Jan 2020-https://www.radarpena.id/ - Terbaca 9 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 489,809  Kali
Jumlah Anggota 10,198 Org
Buku Tamu / Promosi 802  lihat
Konsultasi Online 2756  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin