Untitled Document
  Jumat , 24 Januari 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Punya 500 Jenis, Indonesia Belum Maksimal Kelola Rumput Laut untuk Ekspor
 
Senin, 16 Dec 2019 - Sumber: https://m.liputan6.com/ - Terbaca 13 x - Baca: Dec 20 2019    
 
Perairan Indonesia memiliki lebih dari 500 spesies rumput laut. Hanya saja, baru beberapa yang bisa dimanfaatkan seperti Eucheuma Cotonii, Gracilaria, dan Sargassum. Padahal Indonesia negara dengan penghasilan rumput laut tertinggi di ASEAN.

"Rumput laut kita punya keunggulan komparatif, di negara-negara ASEAN kita yang terbesar," kata Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia, Safari Azis saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (13/12).

Tiga jenis rumput laut itu bisa dibudidayakan oleh masyarakat pesisir dan kepulauan. Keunggulan yang dimiliki dari tiga jenis ini bisa jadi satu komoditas ekspor.

Bila ini terus dijaga, akan banyak menghasilkan keuntungan. Misalnya meningkatkan pendapatan daerah dan devisa negara. Akan lebih menguntungkan bila dibuat pabrik pengolahan rumput laut. Nilai jual ekspornya pun akan lebih tinggi 10 kali lipat.

Hanya saja, saat ini celah ini masih belum jadi fokus utama. Misi pemerintah masih pada pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menambah devisa. Sementara iklim investasi di bidang ini masih kecil. Para investor lebih memilih Vietnam ketimbang Indonesia.

"Faktor daya saing iklim investasi secara umum, orang lebih pilih ke Vietnam," ujar Safari.

Apalagi pengolahan rumput laut membutuhkan teknologi. Sementara permodalan mandek lantaran bunga bank masih tinggi. Sementara produktivitas tenaga kerja saat ini masih di bawah China dan Vietnam.

Akibatnya, pembudidaya rumput laut di Indonesia kalah saing dalam hal pengolahan. Begitu juga dengan kualitas. Meski jumlahnya hasil rumput laut besar masih perlu dipilah lagi. Lokasi budidaya dan fenomena alam menentukan kualitas.

"Kita belum bisa mengaturnya seperti negara lain yang maju agribisnis (lainnya)," ucap Safari.

Saat ini produksi rumput laut terbesar ada di Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan. Kata Safari, masing-masing wilayah ini memiliki keunikan dari hasil budidayanya. Untuk itu dia berharap para pelaku usaha di bidang ini mendapatkan kemudahan dalam permodalan.

"Kemudahan investasi diperbaiki agar investasi usaha domestik dan internasional bisa masuk dengan baik dan jangka panjang," lanjutnya.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Rumput Laut Kembali Dilirik, Transparansi Harga Pengepul dan Distributor Dirancang
  Senin, 20 Jan 2020-http://www.balipost.com/ - Terbaca 4 x
Meraup Rezeki Lewat Rumput Laut di Pantai Karapyak Pangandaran
  Senin, 13 Jan 2020-https://www.pikiran-rakyat.com/ - Terbaca 6 x
Ini Cara Asia Sejahtera Mina (AGAR) Mengerek Volume Penjualan
  Senin, 06 Jan 2020-https://m.kontan.co.id/ - Terbaca 12 x
Sesuai Misinya, Gudang SRG Rumput Laut di Makassar Permudah Ekspor Bagi Petani
  Senin, 30 Dec 2019-http://amp.wartaekonomi.co.id/ - Terbaca 14 x
Rumput Laut, Produk Unggulan yang Memerlukan Inovasi Bernilai Ekonomis
  Senin, 23 Dec 2019-http://www.laduni.id/ - Terbaca 10 x
Punya 500 Jenis, Indonesia Belum Maksimal Kelola Rumput Laut untuk Ekspor
  Senin, 16 Dec 2019-https://m.liputan6.com/ - Terbaca 13 x
Hasil Panen Rumput Laut Lakambau Beromset Rp 1,1 Miliar
  Senin, 09 Dec 2019-https://baubaupost.com/ - Terbaca 11 x
Asia Sejahtera Mina Bidik Penjualan Rumput Laut Naik 40%
  Senin, 02 Dec 2019-https://investor.id/ - Terbaca 14 x
160 Ton Rumput Laut Kabupaten Bima Diekspor ke China
  Senin, 25 Nov 2019-https://www.suarantb.com/ - Terbaca 8 x
Petani Rumput Laut di Muara Badak Untung Puluhan Juta Sekali Panen
  Selasa, 19 Nov 2019-https://selasar.co/ - Terbaca 9 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 483,886  Kali
Jumlah Anggota 10,174 Org
Buku Tamu / Promosi 800  lihat
Konsultasi Online 2755  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin