Untitled Document
  Senin , 18 Juni 2018 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Lat, Urap Rumput Laut Khas Kepulauan Kei
 
Senin, 26 Mar 2018 - Sumber: https://sportourism.id/ - Terbaca 15 x - Baca: Jun 13 2018    
 
SPORTOURISM - Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas dan unik yang patut di coba oleh para traveller saat traveling. Salah satu makanan yang direkomendasikan adalah Lat atau anggur laut yang merupakan kuliner khas Pulau Kei di Maluku Tenggara.

Bagi yang belum pernah ke daerah ini, mungkin kuliner yang terbayang hanya terbuat dari sagu seperti papeda. Namun, ternyata masakan orang-orang Kei sangat bervariasi dan sungguh menggoda.

Tak hanya kekayaan wisata baharinya saja, ternyata pulau yang 80 persennya dikelilingi perairan, membuat penduduk sepanjang pulau Maluku lebih banyak menyajikan hidangan laut.

Anggur laut ini adalah kelompok rumput laut, umumnya makanan ini banyak ditemukan di pesisir pantai. Di beberapa tempat anggur laut ini punya sebutan yang berbeda-beda. Orang Kei menyebutnya Lat, orang Sulawesi menyebutnya Lawi-Lawi dan di Lombok dikenal dengan Latoh.

Meski memiliki nama yang berbeda-beda, namun kebanyakan lat disajikan segar, entah dengan saus santan atau sambal kelapa seperti urapan khas pulau Jawa.

Di Kei, Lat menjadi hidangan yang tak terlewatkan, khususnya sarapan. Penganan itu bisa dimakan tanpa pendamping atau biasa juga disantap bersama ikan bakar.

Lat, yang berbahan dasar rumput laut dikudap, tanpa dimasak lebih dulu. Rumput laut hanya dicuci bersih, lalu dicampur dengan kelapa parut, jeruk, bawang merah, dan cabai merah.

Lat rumput laut bakal terasa unik di lidah wisatawan. Rasanya tawar, tapi segar seperti agar-agar. Tekstur rumput laut yang menggelembung-menggelembung akan pecah ketika dikunyah di mulut.

Karena berasal dari laut, Lat memiliki 70 persen kandungan air, sehingga rasanya asin. Itu sebabnya tidak seperti rumput laut biasa, Lat tidak cocok dibuat sajian es atau makanan manis lainnya.

Mengolahnya cukup mudah, seperti cara membuat salad yakni tidak dimasak. Helena, penduduk lokal kota Tual di Kepulauan Kei Kecil Maluku Tenggara memberikan resep membuat Urapan Lat dengan cita rasa khas Pulau Kei.
Tak hanya itu, Lat bisa dijumpai di warung makan atau restoran mana pun di seluruh Kei. Harganya dipatok berkisar Rp 15 ribu per piring.

Menyantap lat yang segar sebagai menu sarapan akan terasa percuma kalau wisatawan tak belajar budidaya bahan utamanya. Bila ingin mengetahui seluk-beluk lat dari awal penaman rumput laut, wisatawan bisa datang ke Desa Ohoi Evu.

Desa Ohoi Evu adalah pusat pertanian rumput laut. Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani tanaman air asin itu.

Desa ini punya jatah satu hektare perairan untuk diolah menjadi lahan pertanian rumput laut. Masing-masing keluarga kebagian satu petak. Rumput laut akan ditanam pada waktu tertentu dan dipanen setelah 40 hari masa penanaman.

Sebagai pusat penghasil rumput laut, Desa Evu, saban pagi, ramai dikunjungi orang. Mereka datang dari berbagai desa di Pulau Kei Kecil untuk membeli rumput laut. Salah satunya buat diolah menjadi lat.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Resep Shrimp Burger Wakame Slaw
  Senin, 11 Jun 2018-https://www.idntimes.com/ - Terbaca 13 x
Rumput laut, Jawaban Indonesia Terhadap Krisis Sampah Plastik Dunia
  Senin, 04 Jun 2018-https://theconversation.com/ - Terbaca 21 x
5 Cara Mudah Mengolah Rumput Laut yang Renyah dan Bebas Bau Amis
  Senin, 28 May 2018-https://kumparan.com/ - Terbaca 13 x
Resep Yoghurt Jambu Merah Rumput Laut
  Senin, 21 May 2018-https://www.femina.co.id/ - Terbaca 14 x
Tumis Rumput Laut (Wakame Salad)
  Senin, 14 May 2018-https://cookpad.com/ - Terbaca 10 x
Resep Es Rumput Laut
  Senin, 07 May 2018-https://m.tabloidbintang.com/ - Terbaca 19 x
Atap Terbuat dari Rumput Laut, Berginilah Wujud Pulau Laesoe
  Senin, 30 Apr 2018-http://intisari.grid.id/ - Terbaca 19 x
Budidaya Rumput Laut Pakai Tali dan Botol Plastik Bisa Mencemari Laut
  Senin, 23 Apr 2018-https://regional.kompas.com/ - Terbaca 14 x
Pembuatan Rumput Laut Kering
  Senin, 16 Apr 2018-http://rumputlautkerings.blogspot.co.id/ - Terbaca 41 x
BPPT Sempurnakan Teknologi Cangkang Kapsul dari Rumput Laut
  Senin, 09 Apr 2018-http://m.republika.co.id/ - Terbaca 40 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 442,915  Kali
Jumlah Anggota 9,907 Org
Buku Tamu / Promosi 757  lihat
Konsultasi Online 2721  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin