Untitled Document
  Senin , 06 Juli 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Pengasaman Laut Akan Naikkan Kandungan Yodium Rumput Laut
 
Senin, 07 Jan 2019 - Sumber: https://almi.or.id/ - Terbaca 18 x - Baca: Mar 18 2020    
 
Semakin banyak bukti bahwa pengasaman laut dan meningkatnya temperatur akan berdampak yang sangat buruk pada organisme dan ekosistem laut. Sebenarnya, hal ini merupakan keadaan yang sedang kita hadapi.

Terumbu karang mengalami pemutihan, sedangkan siput dan organisme laut lainnya yang mengapur kesulitan membuat cangkang, sisik, dan kerangka, serta hewan laut kanak-kanak bahkan kesusahan mencari habitat yang cocok.

Sebaliknya, banyak produsen utama, termasuk rumput laut, diprediksi akan berkembang di perairan laut asam di masa depan–karena mereka membutuhkan CO₂ dari air laut untuk memproduksi energi melalui fotosintesis.

Manusia telah mengonsumsi rumput laut selama puluhan ribu tahun lamanya. Kini miliaran orang, terutama di Asia, menyantap rumput laut hasil budidaya. Namun, sementara kondisi perairan laut di masa depan mungkin meningkatkan jumlah panen rumput laut, kita belum tahu bagaimana perubahan iklim akan mempengaruhi kandungan nutrisi rumput laut. Untuk mencari tahu hal ini, baru-baru ini kami meneliti bagaimana kandungan yodium rumput laut akan dipengaruhi oleh skenario perubahan iklim di masa depan.

Rumput laut adalah salah satu sumber alamiah terbaik untuk yodium, dan mineral ini penting untuk pembentukan hormon tiroid dalam tubuh. Terlalu banyak maupun kekurangan yodium dapat mengubah cara kerja kelenjar hormon tiroid dalam tubuh. Jika perubahan iklim mempengaruhi konsentrasi yodium di dalam rumput laut, maka manusia–dan binatang lainnya–yang mengonsumsi rumput laut sebagai makanan pokok akan mengalami permasalahan kesehatan yang serius.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Di Tangan Mahasiswa Unair, Rumput Laut Disulap Jadi Bata Ringan
  Senin, 29 Jun 2020-https://siedoo.com/ - Terbaca 6 x
Potensi Rumput Laut Cokelat sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Patogen Vibrio Spp
  Senin, 22 Jun 2020-http://news.unair.ac.id/ - Terbaca 14 x
Keripik Rumput Laut
  Senin, 15 Jun 2020-https://m.merdeka.com/ - Terbaca 19 x
Peneliti Perempuan Jadikan Pisang Hingga Rumput Laut Sebagai Suplemen Virus Corona
  Senin, 08 Jun 2020-https://m.fimela.com/ - Terbaca 8 x
Hadapi New Normal, Warga Tolitoli Ubah Rumput Laut Jadi Olahan Makanan Bergizi
  Senin, 01 Jun 2020-https://m.kumparan.com/ - Terbaca 8 x
Seaweed & Minched Beef Soup (Sop Daging Cincang & Rumput Laut)
  Senin, 25 May 2020-https://cookpad.com/ - Terbaca 14 x
Pejuang Lingkungan Ubah Tempat Wisata Jadi Lahan Tumbuh Anggur Laut
  Senin, 18 May 2020-https://m.detik.com/ - Terbaca 8 x
Resep Es Jelly Rumput Laut Untuk Berbuka Puasa
  Senin, 11 May 2020-https://amp.suara.com/ - Terbaca 13 x
Kerja dari Rumah Sambil Bisnis Rumput Laut, Untungnya Jutaan!
  Senin, 27 Apr 2020-https://m.detik.com/ - Terbaca 48 x
Rumput Laut: Pakan Alternatif Potensial untuk Ternak Ruminansia
  Senin, 20 Apr 2020-https://m.trubus.id/ - Terbaca 14 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 496,012  Kali
Jumlah Anggota 10,216 Org
Buku Tamu / Promosi 805  lihat
Konsultasi Online 2756  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin