Untitled Document
  Rabu , 23 Januari 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Profesor UHO Temukan Alat Pengusir Hama Rumput Laut Pertama di Dunia
 
Senin, 29 Oct 2018 - Sumber: https://sultrakini.com/ - Terbaca 19 x - Baca: Jan 07 2019    
 
I3E deselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, mulai 25 hingga 28 Oktober 2018, memamerkan 100 inovasi Indonesia.

Inovasi pengusir hama rumput laut yang dipamerkan UHO merupakan inovasi pertama di Indonesia bahkan dunia.

Inovasi ini dibuat Prof Dr Ma’ruf Kasim yang merupakan peneliti pada LPPM dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.

Menurut Ma’ruf, alat ciptaannya tersebut berfungsi untuk mengusir hama ikan dan penyu yang selalu memakan rumput laut.

Ma’ruf menjelaskan, budidaya rumput laut terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan bagi masyarakat pesisir. Namun budidaya rumput laut dengan metode mengikatkan rumput laut pada tali yang memanjang (longline), memberikan peluang bagi ikan herbivora untuk memakan rumput laut.

“Dengan metode longline, serangan hama ikan herbivora dapat menurunkan produksi rumput laut,” kata Ma’ruf kepada SultraKini.com, Jumat (26 Oktober 2018) sore.

Untuk itu, alat pengusir hama rumput laut adalah satu-satunya alat yang dapat digunakan untuk mengusir hama ikan herbivora yang sering memakan rumput laut.

Alat pengusir hama rumput laut di desain dengan sangat sederhana dan mengeluarkan gelombang suara yang dapat mengusir ikan herbivora pemakan rumput laut.

Pengembangan alat pengusir hama rumput laut ini sangat potensil pada daerah-daerah budidaya rumput laut.

Pengoperasian alat ini sangat sederhana, hanya diletakkan dengan cara dikaitkan pada salah satu tali budidaya rumput laut.

Menurut Ma’ruf dengan menggunakan alat pengusir hama buatannya tersebut dapat meningkatkan produksi rumput laut hingga dua kali nilai produksi dalam setiap kali panen.

Atas temuan spektakuler tersebut, Ma’ruf merasa termotivasi untuk terus berkarya untuk temuan-temuan baru lainnya.

“Saya tidak akan berhenti berinovasi karena bagi saya kita tidak cukup hanya menjadi seorang peneliti. Kami tidak akan pernah berhenti untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir Indonesia, khususnya masyarakat di Sulawesi Tenggara,” ucap pria yang pernah menjadi innovator terbaik Indonesia pada tahun 2016.


HAMA RUMPUT LAUT

Hama rumput laut umumnya adalah organisme laut yang memangsa rumput laut sehingga menimbulkan kerusakan fisik terhadap thallus, dimana thallus akan mudah terkelupas, patah atau pun habis dimakan hama.

Hama rumput laut sendiri dibagi dua berdasarkan ukurannya, yakni hama mikro (micro grazer) dan hama makro (macro grazer).

Hama mikro berukuran panjang kurang dari 2 cm dan melekat pada thallus, seperti larva bulu babi (Tripneustus) yang bersifat planktonik, melayang-layang di dalam air dan kemudian menempel pada tanaman rumput laut.

Selain itu adalah larva teripang (Holothuria sp) yang menempel dan menetap pada thallus rumput laut, kemudian tumbuh menjadi besar.

Larva yang sudah besar akan menjadi hama makro dan dapat memakan thallus rumput laut secara langsung dengan cara menyisipkan ujung-ujung cabang rumput laut ke dalam mulutnya.

Hama makro berukuran lebih besar dari ukuran 2 cm biasanya menyerang tanaman yang berada dekat perairan dengan dasar karang atau karang berpasir sekitar pantai.

Hama makro yang paling ganas dan dapat menghancurkan tanaman rumput laut adalah ikan beronang (Siganus javus), penyu hijau (Chelonia mydas), teripang (Holothuria sp) dan bintang laut (Protoneostes).
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Cara Mudah Merawat Kecantikan Kulit dengan Rumput Laut
  Senin, 21 Jan 2019-https://m.timesindonesia.co.id/ - Terbaca 8 x
Makan Waktu Penelitian Sampai 60 Tahun, Ekstrak Rumput Laut Ini Akhirnya Bisa Dikonsumsi Jadi Obat
  Senin, 14 Jan 2019-http://sajiansedap.grid.id/ - Terbaca 18 x
Pengasaman Laut Akan Naikkan Kandungan Yodium Rumput Laut
  Senin, 07 Jan 2019-https://almi.or.id/ - Terbaca 12 x
Bioplastik Rumput Laut Tanpa Memerlukan Lahan Tanah dan Air
  Senin, 31 Dec 2018-http://www.nano.or.id/ - Terbaca 30 x
Cara Membuat Keripik Rumput Laut yang Enak
  Selasa, 25 Dec 2018-http://bisnisusahaonline.com/ - Terbaca 19 x
Selain Ekonomis, Ternyata Rumput Laut Penyerap Karbon Tinggi
  Senin, 17 Dec 2018-https://banten.antaranews.com/ - Terbaca 14 x
Nasi Goreng Spesial + Rumput Laut
  Senin, 10 Dec 2018-https://cookpad.com/ - Terbaca 8 x
Produsen Kemasan Berbahan Dasar Rumput Laut Membuka Pasar Ekspor
  Senin, 03 Dec 2018-https://amp.katadata.co.id/ - Terbaca 14 x
Rumput Laut Dalam Balutan Produk Kosmetik Dunia
  Senin, 26 Nov 2018-https://www.validnews.id/ - Terbaca 23 x
Ini Kunci Pengembangan Industri Rumput Laut
  Senin, 19 Nov 2018-http://m.bisnis.com/ - Terbaca 16 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 460,672  Kali
Jumlah Anggota 10,002 Org
Buku Tamu / Promosi 773  lihat
Konsultasi Online 2735  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin