Untitled Document
  Sabtu , 20 Juli 2019 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Rumput Laut Bisa Menjadi Sumber Ide Obat Generasi Baru
 
Senin, 22 Apr 2019 - Sumber: https://m.klikdokter.com/ - Terbaca 13 x - Baca: Apr 23 2019    
 
Jakarta - Khasiat rumput laut untuk kesehatan sudah diakui dalam berbagai studi ilmiah. Anda sendiri mungkin sudah merasakannya. Tak tanggung-tanggung, rumput laut bisa membawa manfaat dalam dunia pengobatan, khususnya dalam hal merancang obat generasi baru untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit.

Kenali Actinobacteria dalam rumput laut
Selama beberapa tahun terakhir, meningkatnya masalah resistansi obat menjadi “beban” bagi peneliti untuk terus menemukan alternatif obat terbaru. Salah satu bahan yang digunakan untuk mengeksplorasi obat baru adalah mikroba.

Selama ini, mungkin kebanyakan orang berpendapat bahwa mikroba, seperti bakteri, protozoa, jamur, alga, dan amuba, adalah penyebab penyakit berbahaya. Padahal, tak semuanya begitu.

Mikroba itu sendiri menghasilkan senyawa yang digunakan para ilmuwan untuk mengembangkan banyak obat-obatan. Nah, salah satu mikroba yang kini sedang dikembangkan menjadi alternatif obat generasi baru, yaitu Actinobacteria.

Actinobacteria merupakan mikroorganisme yang berada di dalam tanah dan air. Di dalam laut, mereka berperan penting dalam proses daur ulang biomaterial dan produksi senyawa yang mungkin bermanfaat bagi dunia farmasi. Meski belum banyak yang meneliti Actinobacteria, penelitian sebelumnya mengungkap bahwa mikroba ini dapat berpotensi sebagai bahan baku pembuatan obat khusus kanker, malaria, peradangan, dan infeksi-infeksi tertentu.

Bakteri tersebut menghasilkan sejenis zat biokimia yang berbeda (tidak mengganggu manusia) dengan banyak kerangka karbon yang ditemukan. Lalu, apa kaitannya Actinobacteria dengan rumput laut?

Studi baru yang dipublikasikan dalam Frontiers in Microbiology mengungkap bahwa spesies rumput laut Laminaria ochroleuca sangat kaya akan Actinobacteria yang memiliki sifat antimikroba dan antikanker. Atas dasar ini, peneliti melihat bahwa jenis rumput laut tersebut dapat digunakan oleh para ilmuwan untuk mengembangkan obat baru. Sebenarnya, Actinobacteria biasa berkembang di laut dalam atau dasar laut, tetapi mereka juga dapat hidup di rumput laut.

Menurut Dr. Maria de Fátima Carvalho dari Interdisciplinary Centre of Marine and Environmental Research di Portugal, beberapa obat baru yang berasal dari Actinobacteria laut sudah diketahui. Misalnya saja, antikanker salinosporamide A yang saat ini sedang diuji klinis serta beberapa antibiotik baru yang efektif melawan MRSA dan tuberkulosis.

Rumput laut jenis L. Ochroleuca berwarna cokelat dan membentuk struktur yang kompleks sehingga bila tumbuh banyak dapat menyerupai hutan rumput laut. Actinobacteria dalam rumput laut tersebut juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti Candida albicans dan Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi kulit.

Di luar kandungan Actinobacteria, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, rumput memang digadang-gadang sebagai kandidat superfood dalam dunia teknologi pangan Barat.

“Rumput laut ini kelihatannya seperti bahan makanan sederhana. Tapi dapat dikatakan, nutrisi di dalamnya lebih banyak dibandingkan berbagai jenis bahan makanan lainnya. Inilah mengapa, rumput laut sering juga disebut sayuran super,” jelas dr. Astrid.

Rumput laut merupakan bahan makanan alami yang menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Baik itu diolah sebagai masakan, minuman, hingga obat generasi baru, semuanya berdampak baik bagi manusia. Semoga saja inovasi pengembangan Actinobacteria dalam rumput laut jenis L. ochroleuca ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat dunia. Dengan begitu, masalah resistansi obat pun dapat terselesaikan.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Cangkang Kapsul Rumput Laut Isi Segmen Pasar Vegetarian
  Selasa, 16 Jul 2019-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 3 x
Mie Berbahan Rumput Laut Produksi Warga Bantaeng Dipamer di Jakarta
  Senin, 08 Jul 2019-https://makassar.sindonews.com/ - Terbaca 10 x
Keripik Rumput Laut / Nori Chips
  Senin, 01 Jul 2019-https://cookpad.com/ - Terbaca 7 x
Rumput Laut Bisa Merangsang Pertumbuhan Pembuluh Darah
  Senin, 24 Jun 2019-https://theconversation.com/ - Terbaca 9 x
Manfaatkan Ampas Rumput Laut, Mahasiswa Unhas Buat Bioplastik Ramah Lingkungan
  Senin, 17 Jun 2019-https://fajar.co.id/ - Terbaca 8 x
Bersama Tipat Rumput Laut di Pulau Dewata
  Rabu, 12 Jun 2019-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 5 x
Ini Manfaat Rumput Laut untuk Kulit Wajah saat Puasa
  Senin, 27 May 2019-https://amp.suara.com/ - Terbaca 3 x
5 Tips Mememilih Rumput Laut yang Benar, Cocok Untuk Berbuka !
  Senin, 20 May 2019-https://www.idntimes.com/ - Terbaca 7 x
Segarnya Es Campur Rumput Laut
  Senin, 13 May 2019-https://www.jambi-independent.co.id/ - Terbaca 20 x
Melihat Rumput Laut: Cara Orang Ternate Menentukan Awal Ramadan
  Senin, 06 May 2019-https://m.kumparan.com/ - Terbaca 11 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 472,632  Kali
Jumlah Anggota 10,105 Org
Buku Tamu / Promosi 790  lihat
Konsultasi Online 2746  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin