Untitled Document
  Rabu , 21 November 2018 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Super Rumput Laut, Makanan Masa Depan
 
Senin, 27 Aug 2018 - Sumber: http://www.agronet.co.id/ - Terbaca 13 x - Baca: Nov 15 2018    
 
Isu kekurangan pangan di masa depan terus menjadi perhatian para peneliti dan praktisi pertanian. Pertambahan jumlah penduduk yang tidak terkendali, berkurangnya lahar subur, hama dan penyakit, serta dampak perubahan iklim adalah beberapa alasan yang menyebabkan masalah pasokan pangan di masa depan terus menjadi perhatian.

Berbagai penelitian dan usaha telah dilakukan. Sebut saja seperti pengembangan pertanian di gurun pasir atau pengembangan pertanian verikal dengan rumah kaca di perkotaan. Namun ini belum cukup. Para peneliti masih bekerja keras mencari terobosan baru.

Belum lama ini, Seakura, sebuah perusahaan pertanian asal Israel ikut mencoba menjawab tantangan ini. Penelitian dimulai sejak 2006 untuk menemukan metode dan produk yang sempurna. Sebuah tim ilmuwan di bidang Biologi, Biokimia, Aquamarine, dan Bilogi Kelautan yang dipimpin oleh Profesor Yonathan Zohar, kepala departemen Biologi Kelautan di University of Maryland, menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membiakkan versi tanaman yang paling bergizi. Mereka melakukan penelitian di Marine Bio, sebuah pusat penelitian.

Gagasan dasarnya adalah membuat air laut bebas dari polutan. Tidak dapat dipungkiri, saat ini beberapa air laut di berbagai belahan dunia telah tercemar parah. Sampah, unsur logam berbahaya, plastik, zat radioaktif, kaleng kemasan, tumpahan minyak, zat kimia berbahaya, merkuri, dan jenis sampah lainnya. Semakin lama, ternyata pencemaran air laut semakin parah.

Seakura mencoba membuat air laut menjadi lebih bersih. Caranya, dengan mengusung teknologi filter dan sensor canggih untuk memisahkan zat-zat polutan berbahaya dan memisahkannya dari air laut.

Setelah semua zat polutan dikeluarkan dari air laut yang diambil dari Laut Tengah, air laut kemudian dialirkan ke dalam kolam-kolam di darat di sebelah utara Tel Aviv. Selain itu Seakura juga memanfaatkan teknologi budidaya perikanan yang inovatif dan teknologi penunjang lainnya.

Setelah melewati serangkaian penelitian dan percobaan, Seakura berhasil memanen hasil dari bertani di air laut yang lebih bersih. Beberapa di antaranya adalah sea lettuce (salada laut), red seaweed (rumput laut merah), dan mind blowing salad.

Menurut Yossi Karta, pemilik Seakura, rumput laut adalah makanan penduduk bumi di masa depan. Rumput laut adalah makanan semua makhluk hidup yang hidup di laut dan daratan. Ide Seakura sungguh menarik mengingat luas lautan sekitar dua kali luas daratan. Apalagi lahan subur daratan semakin tergerus.

Tapi mengapa Seakura memilih rumput laut ? Berdasarkan teori evolusi, menurut Yossi Karta, sebagian besar tanaman di bumi berasal dari rumput laut. ”Jadi sama artinya rumput laut memiliki semua bahan dasar untuk membangun hampir segalanya, ” ujar Karta. Menurut mereka jika kualitas air laut bertambah baik maka kualitas hewan laut seperti ikan, udang, plankton, dan lainnya juga akan semakin baik.

Produk sayuran organik yang dihasilkan Seakura ini diklaim 100% alami dari air laut yang bersih. Seakura berani mengklaim kalau produk mereka sebagai sayuran terbaik dan terbersih di dunia. ”Kami tidak memiliki pesaing. Tidak ada yang memiliki teknologi ini, ” klaim Karta.

”Super Seaweed” salah satu produk unggulan Seakura, memiliki kandungan protein, mineral, dan vitamin yang jauh lebih baik dibandingkan rumput laut, dan buah serta sayuran tanah. Setiap 100 gr Super Seaweed mengandung protein 31,9 gr, serat 38 gr, magnesium 2.389 mg, kalsium 655 mg, zinc 3,51 mg, iondine 23 mg, lysine 1,19 gr, vitamin C 21,9 mg, vitamin B 1,2,3,5,6, Beta-carotene 5,83 mg, dan potassium 2.163 mg.

Tidak hanya itu. Produk Seakura dapat dipanen 5 kali dalam setahun dan menghasilkan sekitar 100 ton rumput laut per acre (4.046,86 m2). Harga jualnya pun terjangkau. Walaupun berkualitas jempolan, selada laut dibandrol sekitar 2,5 dolar Amerika per 100 gram.

Percobaan Seakura tidak melulu untuk menghasilkan produk pertanian di air laut. Di waktu mendatang, selain Seakura berencana untuk membudidayakan beberapa jenis sayuran lainnya, juga beberapa jenis ikan laut yang bebas polutan.

Israel memang sudah dikenal sebagai negara penghasil sayuran dan buah-buahan. Dengan luas lebih kecil dari luas provinsi Jawa Tengah, Israel adalah eksportir sayuran dan buah-buahan nomor empat terbesar di dunia.
Menurut CEO Seakura, Moshe Rivosh, produk sayuran ini telah dijual ke berbagai negara seperti Inggris, Italia, Belgia, dan Belanda. Seakura meyakini kalau rumput laut sebagai makanan di masa depan.

Industri semacam ini kini telah menghasilkan nilai industri sebesar 7 milyar dolar Amerika. Diperkirakan pada tahun 2021, nilainya akan mencapai 18 milyar dolar Amerika, mengingat konsumsi rumput laut dan ganggang semakin berkembang.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Ini Kunci Pengembangan Industri Rumput Laut
  Senin, 19 Nov 2018-http://m.bisnis.com/ - Terbaca 11 x
Jelly Rumput Laut, Pertama di Bengkulu
  Senin, 12 Nov 2018-http://pedomanbengkulu.com/ - Terbaca 14 x
Serat Rumput Laut Berpotensi Jadi Bahan Baku Produksi Kertas
  Senin, 05 Nov 2018-https://www.pertanianku.com/ - Terbaca 18 x
Profesor UHO Temukan Alat Pengusir Hama Rumput Laut Pertama di Dunia
  Senin, 29 Oct 2018-https://sultrakini.com/ - Terbaca 17 x
Rumput Laut Jeruk, Minuman Segar Yang Pasti Bikin Lidah Menari-nari
  Senin, 22 Oct 2018-http://sajiansedap.grid.id/ - Terbaca 12 x
Resep Sambal Rumput Laut Original
  Senin, 08 Oct 2018-http://m.kaltara.prokal.co/ - Terbaca 21 x
Resep Dodol Rumput Laut
  Senin, 01 Oct 2018-http://m.kaltara.prokal.co/ - Terbaca 21 x
Mencicipi Tumis Rumput Laut, Menu Rahasia dari Selatan Kabupaten Sukabumi
  Senin, 24 Sep 2018-https://m.kumparan.com/ - Terbaca 11 x
Selain Ramah Lingkungan, Sedotan Ini Terbuat dari Rumput Laut dan Bisa Dimakan, Loh!
  Selasa, 18 Sep 2018-http://www.sukita.info/ - Terbaca 35 x
Negara Ini Ternyata Belajar Mengolah Rumput Laut Dari Indonesia
  Selasa, 11 Sep 2018-https://www.goodnewsfromindonesia.id/ - Terbaca 3 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
Permata Regency, Sudiang, Makassar
Mobile phone: +62 811-4443-738
Email :
team@jasuda.net
 
Statistik Website
Kunjungan 453,382  Kali
Jumlah Anggota 9,974 Org
Buku Tamu / Promosi 772  lihat
Konsultasi Online 2733  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin