Untitled Document
Senin , 26 Februari 2024 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Rumput Laut Asal Sidoarjo Tembus Pasar Australia
Selasa, 21 Nov 2023 - Sumber: https://www.antaranews.com/ - Terbaca 285 x - Baca: 26 Feb 2024
 
Rumput laut jenis Gracilaria Sp yang diproduksi oleh Koperasi Agar Makmur Sentosa di Dusun Tlocor, Kecamatan Jabon, Sidoarjo berhasil menembus pasar Australia, dan ekspor perdana dilepas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Rumput laut seberat 15 ton senilai Rp150 juta tersebut diekspor ke perusahaan Start Up bernama ULUU di Australia, setelah sebelumnya koperasi tersebut mengekspor produk serupa seberat 50 ton dengan tujuan China.

"Tentu ini menjadi hal yang luar biasa, bagaimana produksi rumput laut Koperasi Agar Makmur bisa menembus pasar ekspor. Artinya, kualitasnya baik dan kuantitasnya akan terus dikembangkan mengingat permintaan dalam dan luar negeri cukup tinggi, kata Gubernur Khofifah di sela pelepasan perdana ekspor rumput laut asal Sidoarjo tujuan ke Australia, Jumat.

Ia mengatakan, potensi produksi rumput laut memang sudah skala besar karena setiap bulannya Koperasi Agar Makmur Sentosa mampu memproduksi 500 hingga 800 ton rumput laut kering dari tambak 300 hektare yang dikelola koperasi ini.

"Hasil produksinya tak hanya memenuhi permintaan pasar luar negeri, koperasi ini juga memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri," ujarnya.

Ia mengatakan, pengiriman tersebut dilakukan setiap pekan bergantung pada permintaan pasar. Biasanya, pengiriman pasar lokal dikirimkan ke wilayah Malang, Pasuruan, Singosari, Surabaya dan Sidoarjo.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa budidaya rumput laut di kolam tambak bisa dilakukan bersamaan dengan budi daya ikan bandeng atau udang atau menggunakan metode tumpang sari.

Sehingga, lanjut dia, hal tersebut beriringan dengan penerapan Green hingga Blue Economy. Sebab, jenis rumput laut Gracilaria Sp merupakan jenis rumput laut yang bisa hidup di tambak dan bisa mensubstitusi pemupukan.

"Karena banyak daerah Pantura (pantai utara) yang masih sering kekurangan pupuk untuk tambak. Saya rasa penerapan metode tumpang sari ini juga beriringan dengan penguatan green economy hingga ke arah blue economy," ujarnya.

Menurut Khofifah, jika metode tumpang sari ini terus dikembangkan oleh para petani tambak maka bisa terwujud kesejahteraan lebih signifikan. Karena jika dihitung-hitung kalau pada luasan 1 hektare penghasilan dari tambak rumput laut mencapai Rp45 juta setahun. Ditambah dua kali panen bandeng Rp25 juta kali 2 berarti Rp50 juta, ditambah lagi udang 3 kali panen dalam setahun kali Rp5 juta berarti Rp15 juta.

"Maka total setahun untuk satu hektare bisa menghasilkan Rp110 juta," ucapnya.

Ia juga berharap proses hiliriasi dengan pendirian pabrik pengolahan rumput laut bisa didirikan di kawasan Sidoarjo.

"Apalagi jika dibangun dekat dengan sumber bahan baku (raw material). Ini adalah berita yang bagus bagi kita semua," ujarnya

Dirjen Budidaya KKP Tb. Haeru Rahayu mengatakan bahwa budidaya rumput laut di Sidoarjo ini sejalan dengan strategi KKP menuju Blue Economy. Menurutnya, saat ini ada lima komoditas budidaya yang tengah menjadi fokus KKP.

"Lima komoditas tersebut ialah udang, kepiting, lobster, tilapia, dan rumput laut," katanya.

Sedangkan terkait rencana ULUU membuka pabrik rumput laut di Jatim, ia berpesan agar memaksimalkan tenaga kerja lokal. Sehingga tidak hanya petani yang berdaya, namun warga sekitar juga bisa merasakan manfaatnya.

"Kemudian perhatikan juga lingkungan dengan membuat IPAL yang baik," ujarnya.

Ketua Koperasi Agar Makmur Sentosa Herry Sudarmono menyampaikan bahwa dirinya optimis dengan rencana pendirian pabrik itu mampu memperluas pengembangan Koperasi Agar Makmur Sentosa sendiri.

"Pabrik yang didirikan oleh ULUU nantinya bahan bakunya akan didukung oleh kami. Harapan kami kedepannya setelah revitalisasi yang akan kami lakukan, koperasi kami tidak hanya ekspor melainkan juga bisa memproduksi tepung agar yang mampu meningkatkan nilai jual yang berdampak pada kesejahteraan anggota koperasi serta petani tambak" katanya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pemprov NTB Harap Potensi Blue Food di Pantai Selatan Lombok di Dukung Pemerintah Pusat
  Senin, 26 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 13 x
2 . Presiden Joko Widodo akan Datang ke Lombok 29 Februari, Pantau Proyek Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 20 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 39 x
3 . Kredit Bibit untuk Petani
  Senin, 19 Feb 2024-Boedi, Irsyadi, Irna - Terbaca 54 x
4 . Indonesia Produsen Rumput Laut Terbesar ke-2 Dunia, AGAR Jalin Kemitraan dengan Petani
  Senin, 12 Feb 2024-https://lestari.kompas.com/ - Terbaca 80 x
5 . Musim Tanam Rumput Laut di Ujung Baji
  Rabu, 07 Feb 2024-Boedi Julianto, Irsyadi Siradjuddin & Irna Aswanti - Terbaca 76 x
6 . Larangan Ekspor Rumput Laut Bisa Jadi Bumerang yang Merugikan Industri
  Selasa, 06 Feb 2024-https://theconversation.com/ - Terbaca 104 x
7 . Kerjasama Petani dengan POSKO JASUDA
  Kamis, 01 Feb 2024-Boedi Julianto & Irna Aswanti - Terbaca 97 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut yang Terancam Punah
  Senin, 26 Feb 2024 - https://www.renovablesverdes.com/ - Terbaca 16 x
2 . Panen Rumput Laut dan Hidup Berkelanjutan Jadi Gaya Hidup Warga Ionia di Alaska
  Selasa, 20 Feb 2024 - https://www.voaindonesia.com/ - Terbaca 52 x
3 . 5 Cara Mudah Mengolah Rumput Laut yang Renyah dan Bebas Bau Amis
  Senin, 12 Feb 2024 - https://kumparan.com/ - Terbaca 78 x
4 . Pakar IPB: Rumput Laut Indonesia Bisa Diolah Jadi Gula hingga Bioetanol
  Selasa, 06 Feb 2024 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 95 x
5 . Mengolah Rumput Laut Spinosum menjadi Golden Seaweed
  Kamis, 01 Feb 2024 - Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 144 x
6 . Lagi Kontroversi, Ini Dia Fakta Unik Tentang Rumput Laut !
  Senin, 22 Jan 2024 - https://garut.urbanjabar.com/ - Terbaca 148 x
7 . Rumput Laut Goreng Tepung
  Senin, 15 Jan 2024 - https://lifestyle.pinhome.id/ - Terbaca 153 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 663,964  Kali
Member JaSuDa 10,632 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin