Untitled Document
Kamis , 23 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Seatech Seaweed Farming Dukung Potensi Ekonomi Biru di Indonesia
Selasa, 16 Apr 2024 - Sumber: https://greennetwork.id/ - Terbaca 6165 x - Baca: 22 Apr 2026
 
Seatech mendukung penerapan ekonomi biru yang berkelanjutan dan melindungi ekosistem laut di Indonesia.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi sumber daya laut yang cukup besar. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, penerapan ekonomi biru menjadi sebuah urgensi agar pemanfaatan sumber daya laut dapat berjalan secara berkelanjutan. Seatech Seaweed Farming, perusahaan yang bergerak di bidang budidaya rumput laut, berupaya mendukung penerapan ekonomi biru dalam bisnisnya.

A. Potensi Ekonomi Biru
Menurut Bank Dunia, ekonomi biru (blue economy) adalah penggunaan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghidupan, dan lapangan kerja sambil menjaga kesehatan ekosistem laut.

Di Indonesia, kerangka ekonomi biru tertuang dalam Visi Ekonomi Biru Indonesia di antaranya:
1. Melestarikan lingkungan laut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
2. Mendorong kontribusi PDB di sektor maritim.
3. Mendorong terciptanya lapangan kerja di sektor maritim.

Potensi ekonomi biru di Indonesia sangat besar di mana sekitar 62 persen luas wilayah Indonesia adalah laut dan perairan. Menurut pemerintah, sejumlah komoditas laut yang dapat dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri di antaranya hasil tangkapan ikan, garam laut, hingga rumput laut.

B. Seatech Seaweed Farming
Seatech adalah sebuah perusahaan Belanda yang bergerak di bidang budidaya rumput laut dengan pemanfaatan teknologi. Di Indonesia, Seatech beroperasi di Takalar, Sulawesi Selatan, sejak akhir 2019. Pada awal perjalanannya, perusahaan ini didukung oleh Blue Natural Capital Financing Facility (BNCFF) dari The International Union for Conservation of Nature (IUCN). Operasional Seatech di Takalar mampu menyerap 500 pekerja lokal, di mana 50 persen di antaranya adalah perempuan.

Seatech membudidayakan rumput laut liar Asparagopsis di lahan seluas 350 hektare. Rumput laut yang dihasilkan akan digunakan sebagai tambahan pakan ternak, yang diklaim dapat menurunkan emisi metana dari sektor peternakan dan membantu mengurangi emisi pertanian lokal secara tidak langsung.

C. Teknologi Rumput Laut untuk Ekonomi Biru
Seatech menggunakan desain teknologi yang disebut ORCA-SP™ dan Anaerobic Sequential Up-flow Reactor (ASUR™). Dua teknologi ini memungkinkan pertanian dan pengelolaan hasil rumput laut lebih maksimal untuk menghasilkan energi alternatif seperti biogas metana. Teknologi budidaya rumput laut ini juga dapat beroperasi di perairan dalam, memproses sampah organik dalam jumlah besar, hingga menurunkan kebutuhan tempat untuk penanaman rumput laut.

ORCA-SP™ dan ASUR™ juga diklaim dapat meregenerasi kualitas air laut sehingga mendukung pemulihan terumbu karang dan lingkungan yang lebih sehat bagi biota laut. Selain itu, penggunaan teknologi Seatech memungkinkan peningkatan hasil panen hingga 20 kali lipat dan mengurangi prevalensi hama rumput laut.

“Kami sedang mengembangkan beberapa budidaya untuk spesies rumput laut berbeda yang akan dimanfaatkan untuk alternatif protein nabati, pakan ternak, serat, hidrokoloid, dan bioplastik. Kami juga berencana untuk mengubah limbah rumput laut menjadi biogas,.” kata Direktur Seatech, Jeroen Langelaan.
Langkah Seatech dapat menjadi percontohan penerapan ekonomi biru yang mengedepankan prinsip konservasi dipadukan dengan pemanfaatan teknologi. Saat ini, tantangan penerapan ekonomi biru di Indonesia adalah sebagian besar masih mengandalkan kearifan lokal dan masih dijalankan secara tradisional. Seperti pengelolaan sumber daya perikanan berbasis masyarakat adat dan upaya konservasi berbasis komunitas masyarakat.

Penggunaan teknologi secara tepat dan berkelanjutan dapat membantu meningkatkan skala ekonomi dari potensi laut yang ada seperti yang dilakukan Seatech. Untuk itu, perlu adanya dukungan kebijakan dan insentif yang bisa mendorong pertumbuhan perusahaan teknologi berbasis lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) dalam mendukung bisnis kelautan yang bertanggung jawab dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
 
 
 
More Berita
 
1 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 20 x
2 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 70 x
3 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 74 x
4 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 90 x
5 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 113 x
6 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 133 x
7 . PT Jaringan Sumber Daya Dorong Inovasi Rumput Laut Melalui Riset dan Kolaborasi
  Rabu, 25 Mar 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 102 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 78 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 95 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 127 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 125 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 220 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 216 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 214 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,640,326 Kali
Member JaSuDa 10,755 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin