
CV. Posko Jasuda bersama tim Universitas Hasanuddin (UNHAS) mulai mempersiapkan pelaksanaan program hilirisasi teknologi Smart Grading berbasis sensor dan Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan sistem traceability untuk mendukung penilaian mutu dan perdagangan rumput laut. Tahap awal kegiatan ditandai dengan survei lokasi di gudang CV. Posko Jasuda, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 5 September 2026.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari Program Prioritas dan Strategis – Ajakan Industri, yang mempertemukan perguruan tinggi sebagai pengembang teknologi dengan mitra industri sebagai pengguna sekaligus validator teknologi dalam lingkungan operasional nyata.
Teknologi yang akan dikembangkan menggabungkan sensor, Artificial Intelligence (AI), computer vision, dan sistem traceability digital. Sistem smart grading dirancang untuk membantu melakukan klasifikasi mutu produk, sementara modul traceability akan menghubungkan informasi mutu dengan identitas produk, waktu, dan lokasi. Data tersebut selanjutnya dapat ditampilkan melalui dashboard untuk mendukung pemantauan proses grading dan data mutu.
Sebagai langkah awal pelaksanaan program, tim melakukan survei lokasi gudang CV. Posko Jasuda di Takalar pada 5 September 2026. Survei ini menjadi bagian dari persiapan untuk melihat kondisi fasilitas yang nantinya dapat mendukung proses pengembangan, integrasi, dan pengujian teknologi di lingkungan industri.
Dalam kolaborasi tersebut, CV. Posko Jasuda sebagai mitra industri akan mendukung penyediaan kebutuhan dan standar mutu yang digunakan dalam praktik industri, sampel dan data produk, serta lokasi dan fasilitas untuk uji lapangan. Sementara itu, tim perguruan tinggi berperan dalam pengembangan teknologi, termasuk sistem grading berbasis sensor, algoritma AI untuk klasifikasi mutu, computer vision, serta integrasi dengan sistem traceability digital.
Pada tahap awal, pengembangan akan difokuskan pada optimasi sensor dan perangkat akuisisi data, penyempurnaan algoritma AI menggunakan dataset mutu dari mitra industri, integrasi modul smart grading dengan traceability, serta uji operasional terbatas. Hasil grading nantinya direncanakan dibandingkan dengan metode grading manual yang selama ini digunakan industri untuk menilai akurasi, kecepatan, stabilitas, dan keandalan sistem.
Melalui program ini, teknologi diharapkan berkembang secara bertahap dari prototipe menuju sistem yang dapat digunakan dalam kondisi operasional industri. Dalam jangka panjang, pengembangan diarahkan untuk mendukung proses grading yang lebih konsisten serta meningkatkan transparansi data mutu dan ketertelusuran rumput laut dalam rantai pasok.