Untitled Document
Selasa , 13 Oktober 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Valorization of Ulva lactuca Green Seaweed as a Functional Seasoning Ingredient: From Marine Biomass
Jumat, 18 Sep 2026 - Sumber: https://e-journal.unair.ac.id/ - Terbaca 113 x - Baca: 13 Oct 2026
 
Rumput laut semakin banyak dikembangkan sebagai bahan pangan karena kandungan nutrisi dan senyawa bioaktifnya. Salah satu jenis yang berpotensi dikembangkan adalah Ulva lactuca atau sea lettuce. Meskipun karakteristik nutrisi dan senyawa bioaktif U. lactuca telah banyak dipelajari, pemanfaatannya sebagai bumbu atau pemberi rasa alami masih relatif terbatas. Penelitian ini mencoba mengembangkan U. lactuca Indonesia menjadi seasoning tanpa penambah rasa sintetis sekaligus mengevaluasi aspek nutrisi, keamanan, penerimaan konsumen, dan stabilitas produknya.

Bahan baku U. lactuca dikumpulkan dari tiga wilayah, yaitu Pangandaran, Yogyakarta, dan Lombok. Rumput laut dibersihkan, dikeringkan pada suhu 35°C selama 48 jam, kemudian digiling menjadi bubuk dan flakes. Peneliti selanjutnya melakukan berbagai pengujian, antara lain analisis proksimat, fitokimia, logam berat, mikrobiologi, warna, profil asam amino, serat pangan, estimasi umur simpan, serta pengujian sensoris pada produk makanan.

Hasil analisis bahan baku menunjukkan adanya variasi komposisi U. lactuca dari ketiga lokasi. Kandungan protein berkisar 8,7–9,8%, sedangkan karbohidrat berada pada kisaran 37,3–39,4%. Penelitian juga menemukan keberadaan sejumlah kelompok senyawa fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, dan steroid. Namun, pengujian logam berat menunjukkan bahwa kadar kadmium (Cd) pada bahan baku dari beberapa lokasi melampaui nilai rujukan yang digunakan dalam penelitian. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemilihan sumber bahan baku dan pemantauan keamanan sebelum Ulva digunakan untuk pangan.

Seasoning kemudian dikembangkan menggunakan U. lactuca dari Lombok. Produk yang dihasilkan memiliki kadar protein 8,67%, lemak 1,74%, karbohidrat 59,21%, dan total serat pangan sebesar 20,78%. Analisis asam amino menemukan L-glutamic acid sebesar 53.109,095 mg/kg dan L-aspartic acid sebesar 5.772,195 mg/kg. Kedua asam amino tersebut berkaitan dengan karakter rasa umami. Namun, peneliti mencatat bahwa analisis lebih lanjut terhadap asam amino bebas masih diperlukan untuk memastikan senyawa umami yang aktif terhadap rasa.

Aspek keamanan juga menjadi bagian penting penelitian. Pada seasoning yang telah diformulasikan, parameter logam berat yang diuji berada di bawah batas maksimum yang digunakan peneliti. Pengujian mikrobiologi mencatat Total Plate Count sebesar 9,3 × 10³ CFU/g, Escherichia coli <3 MPN/g, Staphylococcus aureus <100 MPN/g, serta tidak ditemukan Salmonella spp.

Untuk mengetahui penerimaan produk, seasoning U. lactuca diaplikasikan pada tiga jenis makanan ringan, yaitu Pilus, Chitato Lite, dan Potato Wavy. Pengujian sensoris memperlihatkan bahwa aplikasi pada Chitato Lite dan Potato Wavy memperoleh penerimaan lebih tinggi dibandingkan Pilus, khususnya pada atribut rasa. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik produk pangan yang menjadi media aplikasi turut memengaruhi penerimaan seasoning berbasis Ulva.

Jenis kemasan juga berpengaruh terhadap stabilitas produk. Berdasarkan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT), seasoning dalam kemasan LLDPE memiliki estimasi umur simpan sekitar 4,6–4,68 bulan, sedangkan penggunaan kemasan metallocene memperpanjang estimasi umur simpan menjadi sekitar 9,13–9,23 bulan. Kemasan metallocene memiliki permeabilitas uap air yang lebih rendah sehingga memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap penyerapan kelembapan.

Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan potensi U. lactuca asal Indonesia untuk dikembangkan sebagai bumbu fungsional alami tanpa penambah rasa sintetis. Namun, hasil ini masih merupakan dasar menuju pengembangan lebih lanjut. Peneliti menekankan perlunya validasi pada lebih banyak batch, optimasi proses untuk skala yang lebih besar, validasi konsumen, penilaian keamanan berbasis paparan, serta pengembangan aplikasi pada lebih banyak jenis produk pangan sebelum menuju komersialisasi yang lebih luas.
 
 
 
More Berita
 
1 . Kolaborasi PT Jasuda dan Gunadarma Hasilkan Rumah Pengering
  Jumat, 02 Oct 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 75 x
2 . Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang
  Senin, 28 Sep 2026-https://sulsel.suara.com/ - Terbaca 112 x
3 . Ulva Kering Indonesia Kembali Dikirim ke China
  Rabu, 23 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 114 x
4 . Rumput Laut Hanya Diekspor Mentah, Titiek Soeharto Minta Hilirisasi Sampai Produk Akhir
  Selasa, 22 Sep 2026-https://www.dpr.go.id/ - Terbaca 108 x
5 . Pertumbuhan Rumput Laut Cottonii Mulai Menurun Memasuki Musim Kurang Mendukung
  Sabtu, 19 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 138 x
6 . UNDP Dorong Nilai Tambah Rumput Laut untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indonesia
  Jumat, 18 Sep 2026-https://www.pantau.com/ - Terbaca 120 x
7 . CV Posko Jasuda dan UNHAS Kembangkan Smart Grading Rumput Laut
  Kamis, 10 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 130 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Riset FKTP UNG Kembangkan Nori Berbahan Alga Merah Gracilaria verrucosa
  Senin, 28 Sep 2026 - https://fktp.ung.ac.id/ - Terbaca 110 x
2 . Peneliti UNDIP Terapkan Teknologi Pengering Rumput Laut Surya-Biomassa, Tingkatkan Nilai Tambah Prod
  Selasa, 22 Sep 2026 - https://undip.ac.id/ - Terbaca 96 x
3 . Inovasi Budidaya Rumput Laut: Prototipe KJARL Bersekat Tingkatkan Produktivitas hingga 75 Persen
  Selasa, 08 Sep 2026 - https://lp2s.umi.ac.id/ - Terbaca 125 x
4 . Tim Mahasiswa UAD Teliti Potensi Rumput Laut untuk Bahan Bakar Kapal
  Kamis, 03 Sep 2026 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 121 x
5 . Fenomena Edible Packaging: Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Rumput Laut
  Senin, 24 Aug 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 153 x
6 . FIKP Unhas Kembangkan Bibit Rumput Laut Unggul Penghasil Bahan Industri
  Rabu, 19 Aug 2026 - https://www.identitasunhas.com/ - Terbaca 153 x
7 . Analisis Mutu dan Antioksidan Abon Rumput Laut Ulva lactuca
  Senin, 10 Aug 2026 - Yuliati H. Sipahutar dkk. - Terbaca 183 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,668,967 Kali
Member JaSuDa 10,785 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin