Untitled Document
  Rabu , 14 April 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Bupati Suwirta Harapkan Pemerintah Kanada Bisa Bantu Ekspor Rumput Laut Nusa Penida Klungkung
 
Senin, 29 Mar 2021 - Sumber: https://bali.tribunnews.com/ - Terbaca 48 x - Baca: Apr 13 2021    
 
Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Cameron MacKay menyambangi Nusa Penida, Klungkung, Bali, Senin 29 Maret 2021.

Kunjungan tersebut terkait dengan program kerjasama antara Pemerintah Kanada dan Indonesia, dalam pengembangan UMKM di Nusa Penida.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta pun sempat memohon bantuan ke Dubes Kanada, untuk membantu ekspor komoditi rumput laut di Nusa Penida.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dihadapan Dubes Kanada Cameron MacKay mengatakan, pandemi Covid-19 membuat masyarakat yang dahulunya bergerak di bidang pariwisata, kembali menekuni rumput laut.

Komoditi ini sebenarnya sangat menjanjikan untuk ekspor.

Namun selama ini jalur ekspor rumput laut Nusa Penida cukup panjang, dan harganya belum begitu menguntungkan bagi petani rumput laut lokal.

"Saya minta bantuan Dubes Kanada untuk membantu ekspor komoditi rumput laut ke Kanada. Bagaimana nanti jalur ekspor juga agar sebisa mungkin dipangkas, agar harga rumput laut di juga menguntungkan para petani" harap Suwirta.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Cameron MacKay juga sempat melihat langsung aktivitas pertanian rumput laut di Desa Ped, Nusa Penida.

"Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kita semua harus membangun ekonomi yang beragam dan tangguh. Cara yang paling baik adalah bekerjasama dengan berkelanjutan," ungkap Cameron MacKay.

Satu-satunya armada damkar di Nusa Penida, sampai saat ini belum memiliki garasi.

Sehingga armada damkar yang pengadaannya dilakukan tahun 2016 itu, kondisinya sudah karatan dan beberapa komponennya sudah mulai kropos.

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta mengungkapkan, saat ini di Nusa Penida hanya disiagakan satu unit armada pemadam kebakaran.

Karena tidak memiliki garase yang memadai, sejak pertama dibeli armada itu diparkir di ruang terbuka di halaman Kantor Camat Nusa Penida.

"Armada kami di Nusa Penida kan diparkir di Kantor Camat dekat pantai, biasa kehujanan dan kepanasan. Jadi kondinya sudah karatan dan komponennya sudah ada yang keropos," ujar Putu Suarta, Minggu 28 Maret 2021.

Suarta juga menjelaskan, sampai saat ini Pemadam Kebakaran di Klungkung juga tidak memiliki mobil tangki.

Sehingga saat terjadi kebakaran di Nusa Penida, pihaknya merasa cukup kewalahan.

Selama ini petugas damkar di Nusa Penida, mengandalkan suplai air dari mobil tangki milik PDAM dan DLHP yang spesifikasinya tidak standar untuk mengatasi kebakaran.

"Mobil tangki untuk pemadam kebakaran dan milik PDAM serta DLHP berbeda. Kalau mobil tangki damkar, untuk penuhi isi tangki itu cuma sekitar 3 menit. Sementara kalau mobil tangki PDAM dan DLHP bisa setengah jam baru penuh. Mesin pompanya berbeda," jelas Putu Suarta.

Terkait masalah garasi armada damkar di Nusa Penida, pihaknya sudah memohon ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta agar dibuatkan garasi.

Permintaan ini direspons baik, dan rencananya garasi akan dibangun di sisi barat Kantor Camat Nusa Penida.

"Semoga situasi baik, sehingga garasi untuk armada damkar di Nusa Penida bisa segera dibangun," jelasnya.

Sementara untuk keterbatasan armada damkar di Nusa Penida, sudah beberapa kali diusulkan.

Namun karena keterbatasan anggaran, sampai saat ini usulan itu belum terealisasi.

?Tapi karena kondisi APBD, tahun ini kami menunda pengusulan itu. Kalau kebutuhan, di Nusa Penida, tambahan satu mobil tanki, di Lembongan modelnya kendaraan viar (sepeda motor pemadam air) dan di darat tambahan satu mobil tangki jenis bw,? ungkuap Suarta.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Gubernur Kaltara akan Bentuk Perusda untuk Kelola Rumput Laut, Tambah PAD dan Jadi Komoditas Ekspor
  Selasa, 13 Apr 2021-https://kaltim.tribunnews.com/ - Terbaca 24 x
Rumput Laut Berpotensi sebagai Energi Terbarukan
  Senin, 05 Apr 2021-https://m.sariagri.id/ - Terbaca 41 x
Bupati Suwirta Harapkan Pemerintah Kanada Bisa Bantu Ekspor Rumput Laut Nusa Penida Klungkung
  Senin, 29 Mar 2021-https://bali.tribunnews.com/ - Terbaca 48 x
Ekspor Rumput Laut Kering dari Batam Melonjak Drastis
  Senin, 15 Mar 2021-https://amp.wartaekonomi.co.id/ - Terbaca 101 x
Miris! RI Eksportir Rumput Laut Terbesar Dunia tapi Bahan Baku Kosmetik Masih Impor
  Senin, 08 Mar 2021-https://economy.okezone.com/ - Terbaca 89 x
Kampung Rumput Laut di Tanimbar Berpotensi Hasilkan Produksi Rp230,4 Miliar
  Senin, 01 Mar 2021-https://www.lelemuku.com/ - Terbaca 122 x
Rumput Laut dari Batam Jangkau Pasar Dunia
  Senin, 22 Feb 2021-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 83 x
Sentra Budidaya Rumput Laut Dongkrak Ekonomi Indonesia Timur
  Senin, 15 Feb 2021-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 138 x
Di Tengah Pandemi Covid Ekspor Rumput Laut Indonesia Tembus Rp 3 Triliun!
  Senin, 08 Feb 2021-https://www.minews.id/ - Terbaca 110 x
Bali Berupaya Bangkitkan Komoditas Rumput Laut
  Senin, 01 Feb 2021-https://bali.tribunnews.com/ - Terbaca 128 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 517,123  Kali
Jumlah Anggota 10,302 Org
Buku Tamu / Promosi 812  lihat
Konsultasi Online 2761  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin