Untitled Document
  Rabu , 05 Agustus 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
FNI Rekomendasikan Perbaikan Tata Kelola Rumput Laut
 
Senin, 11 May 2020 - Sumber: https://www.suarantb.com/ - Terbaca 11 x - Baca: May 13 2020    
 
Front Nelayan Indonesia (FNI) merekomendasikan kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola rumput laut. Diantara rekomendasi tersebut adalah perbaikan jaminan harga, dan pengolahan berbasis teknologi. Rumput laut menurut Ketua FNI, Rusdianto adalah komoditas yang tahan kondisi krisis.

Sebut saja pada masa reformasi 1998, semua komoditas lain rontok, rumput laut berdiri tegak melewati masa-masa krisis. Saat ini, pandemi Covid-19 tidak juga membuat komoditas rumput laut menurun. NTB memiliki potensi rumput laut mencapai 14.000 hektare. Produksi rumput laut pada 2015 mencapai 918.021 ton basah, meningkat dibandingan tahun sebelumnya sebanyak 770.374 ton.

Pada tahun 2016 produksi tembus diangka 1.080 ton lampaui target. Dimana target produksi rumput laut di tahun 2016 sebanyak 850.235,78 ton. Untuk tahun 2017 ini, Provinsi NTB mentargetkan produksi sebanyak 950ribu ton. Namun, hingga kurun waktu pada 2018, produksi belum mencapai target. Tetapi, masih diatas Provinsi lain, mengganti posisi Maluku dan Sulawesi Selatan. Pada tahun 2019 2020, produksi rumput laut berjumlah sekitar 980-an ribu ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp2 triliun dengan jumlah serapan tenaga kerja sebanyak 37.000 orang.

Rinciannya: Sumbawa produksi rumput laut terbesar di NTB capai 439.385,49 ton. Disusul Bima sebanyak 124.347,08 ton, Lombok Tengah 96.047,7 ton, Sumbawa Barat 83.013 ton, Lombok Timur 54.103,86 ton, Lombok Barat 52.688,44 ton, dan Dompu 650,21 ton. Capaian tersebut, melebihi perolehan Sulawesi Selatan. NTB sangat signifikan angka ekspor yang menyumbang devisa negara dan memperkuat ekonomi daerah Kepulauan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB (2020), sentra produksi rumput laut, masuk dalam 10 kawasan pengembangan budidaya rumput laut, yakni Lombok Tengah: Desa Pengantap, Gerupuk dan Awang. Kabupaten Lombok Timur: Desa Serewe dan Teluk Ekas. Kabupaten Sumbawa Barat: Desa Kertasari. Kemudian, Kabupaten Sumbawa: Desa Alas, Labuhan Mapin, Pulau Medang, Moyo Utara, Maronge, Lape, Tarano. Selanjutnya, Kabupaten Bima Dompu: Kwangko dan Warorada. Jika diolah potensi diberbagai daerah diatas, bisa jadi rumput laut kering menghasilkan sebanyak 125 ribu ton per tahun.

Pemanfaatan lahan yang begitu luas untuk budidaya rumput laut di Provinsi NTB hanya 25 persen dari 41.000 hektar lahan perairan. Masalah yang dihadapi dalam jangka waktu panjang, belum ada teknologi pengolahan untuk rumput laut. Apalagi pembelian teknologi sangat mahal sekali, sehingga harga yang dipetani masih belum bisa meningkat, stagnan. Harga jual rumput laut kering ditingkat petani saat ini Rp7.000- Rp12.000/Kg.

Seharusnya bisa mencapai Rp30.000/Kg. harga di daerah lain masih lebih baik di banding NTB. Karena itu, tiga kementerian, Kelautan Perikanan, Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan harus menyepakati dan menetapkan harga pembelian pemerintah untuk menyamakan harga nasional.
 
 
 
 
 
More Berita
 
NTT Salurkan Peralatan Budi Daya Rumput Laut ke 4.050 Orang
  Rabu, 05 Aug 2020-https://m.medcom.id/ - Terbaca 6 x
Petani Serang Utara Ekspor Rumput Laut Senilai Rp1 Miliar
  Senin, 27 Jul 2020-https://fin.co.id/ - Terbaca 8 x
Untuk Pertama Kali, Rumput Laut Kaltim Tembus Pasar Korea Selatan
  Senin, 20 Jul 2020-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 0 x
Bisnis Resi Gudang Rumput Laut Makin Bergairah
  Senin, 06 Jul 2020-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 6 x
Kembangkan UMKM, KBI Jalin Kemitraan dengan Petani Rumput Laut
  Senin, 29 Jun 2020-https://investor.id/ - Terbaca 11 x
Harga Rumput Laut di Kupang Anjlok
  Senin, 22 Jun 2020-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 12 x
KKP Tak Ingin RI hanya Ekspor Rumput Laut Mentah
  Senin, 15 Jun 2020-https://m.medcom.id/ - Terbaca 7 x
Sektor Rumput Laut Didorong Terapkan Tatanan Normal Baru
  Senin, 08 Jun 2020-https://m.akurat.co/ - Terbaca 12 x
Rumput Laut Indonesia Terus Berjuang untuk Produksi bagi Dunia
  Senin, 01 Jun 2020-https://www.mongabay.co.id/ - Terbaca 8 x
Produksi Karagenan Rumput Laut Indonesia Masih Rendah
  Senin, 25 May 2020-https://sariagri.id/ - Terbaca 14 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 497,594  Kali
Jumlah Anggota 10,226 Org
Buku Tamu / Promosi 805  lihat
Konsultasi Online 2757  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin