Untitled Document
  Jumat , 15 Januari 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Inovasi Alat Pengusir Hama Rumput Laut
 
Senin, 19 Oct 2020 - Sumber: https://www.ristekbrin.go.id/ - Terbaca 0 x - Baca:    
 
Alat ini bisa menjadi solusi terbaik dalam menyelesaikan serangan hama rumput laut. Adalah sang inventor, Prof. Ma’ruf Kasim, seorang akademisi bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, mencoba menggagas dan mengembangkan satu alat khusus yang dapat mengusir hama ikan dan penyu pada areal budidaya rumput laut dengan menggunakan gelombang suara bawah laut khusus yang sangat tidak disenangi oleh ikan dan penyu, sehingga akan berusaha menghindar dan menjauh dari areal budidaya rumput laut.

Ide ini kemudian berkembang dengan sangat baik dan telah mengalami perbaikan dan penyempurnaan sehingga berpotensi untuk meningkatkan pendapatan masyakarat pesisir. “Alat pengusir hama rumput laut ini didesain dari rangkaian alat elektronik dan elektromagnetik yang sudah melalui uji laboratorium dan uji lapangan dalam menghalau ikan dan penyu yang ingin memakan rumput laut,” ungkap Prof Ma’ruf.

Terlebih, Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut terbesar di dunia dan karenanya hingga saat ini komoditas tersebut menjadi salah satu unggulan dan primadona komoditas budidaya laut di Indonesia. Rumput laut menjadi mahal karena mengandung karagenan atau ekstraksi dari produk olahan rumput laut yang dapat dipasarkan pada skala nasional dan internasional. Budidaya rumput laut yang saat ini terus berkembang menjadi potensi dalam memberikan penghasilan yang cukup besar di kalangan masyarakat pesisir. Sebagian besar wilayah desa pesisir yang ada di Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia, menjadikan budidaya rumput laut sebagai penopang utama perekonomian masyarakat pesisir.

Saat ini teknik budidaya rumput laut yang marak digunakan oleh nelayan adalah dengan menggunakan metode long line yang merupakan sebuah metode budidaya menggunakan tali panjang yang dibentangkan. Metode ini banyak diminati oleh para pembudidaya karena alat dan bahan yang digunakan mudah didapatkan, serta mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama. Namun metode Long line sangat terganggu dengan adanya serangan hama ikan herbivora khususnya ikan baronang (siganus Sp.) dan penyu yang menyerang rumput laut setiap saat dan menyebabkan kerugian yang cukup tinggi di kalangan petani rumput laut.

Penyerangan ikan dan penyu terhadap rumput laut ini terjadi sangat intens sehingga menurunkan produksi rumput laut hingga 60%. Produksi yang terus menurun tersebut tentunya berdampak pada penurunan kesejahteraan pembudidaya rumput laut itu sendiri. “Usir Ikan” bisa menjadi solusi tepat guna sehingga produksi rumput laut bisa terus meningkat.

Menurut Prof Ma’ruf, alat pengusir hama rumput laut ini didesain dari rangkaian alat elektronik dan elektromagnetik yang sudah melalui uji laboratorium dan uji lapangan dalam menghalau ikan dan penyu yang ingin memakan rumput laut. Alat ini digunakan dengan sederhana serta dapat diletakkan di setiap areal budidaya rumput laut dengan hanya mengaitkan alat dengan salah satu tali budidaya rumput laut.

Keunggulan dari alat pengusir hama rumput laut ini antara lain: membantu menjaga rumput laut agar tidak dimakan oleh ikan dan penyu, mengusir hama ikan dan penyu dari areal budidaya, meningkatkan produksi rumput laut, bentuk yang sederhana dan mobilitas tinggi, tahan lama dan mudah dirawat, kedap air, dan aman digunakan di laut.

Prof. Ma’ruf Kasim saat ini telah menjalin kerjasama dengan CV Melzie Marine Mandiri yang meliputi produksi, pengembangan dan pemasaran alat. CV Melzie Marine Mandiri dibentuk pada tahun 2018 dan telah melakukan kerjasama dengan Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Selatan dan Kota Baubau. Sampai saat ini telah memproduksi lebih dari 100 unit alat dan telah dijual melalui kerjasama dengan Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten dan penjualan langsung secara online. Saat ini tim perusahaan (CV. Melzie Marine Mandiri) berjumlah 4 orang yang khusus bekerja untuk melakukan produksi dan pemasaran Alat Pengusir Hama Rumput Laut.

CEO CV Melzie Marine Mandiri, Muhammad Ridha Jamil, S.Pi. telah mempunyai banyak pengalaman setelah mengikuti program PPBT 2019. Program pelatihan dan pameran telah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam merintis usaha dan bekerja sebagai seorang entrepreneur. “Belajar bagaimana memulai usaha, bekerja dengan mempelajari pasar, membuat bisnis model, mengamati keinginan pasar dan mengembangkan kerjasama untuk jaringan pemasaran Alat pengusir hama rumput laut,” terang Ridha.

Melalui program PPBT yang telah diikuti memberikan banyak dampak positif di berbagai aspek antara lain: dalam perkembangan usaha memberikan banyak keterampilan dan pengetahuan mengenai cara mengembangkan usaha. Membuat bisnis model dan melakukan pengembangan jaringan dan kerjasama dengan instansi dan atau pembeli dari luar daerah.

Kemudian dari aspek sosial ekonomi, masyarakat pesisir sangat terbantu dengan alat ini dalam memberikan manfaat terutama dalam mengembangkan kapasitas dan pendekatan untuk memulai suatu usaha. Masyarakat pesisir adalah masyarakat yang khas dengan berbagai persoalan yang spesifik. Peningkatan pendapatan pada masyarakat pesisir, diharapkan akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan akan berdampak pada kekuatan sosial ekonomi masyarakat pesisir.

Pada kondisi pandemi Covid-19 ini, tim sementara belum dapat mengunjungi daerah budidaya yang letaknya ada di beberapa lokasi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun CV Melzi Marine Mandiri tetap menjalin komunikasi dengan petani rumput laut, Dinas Perikanan dan Kelautan di Sulawesi Tenggara dan mengefektifkan penjualan online melalui media sosial seperti: Youtube, Facebook, Instagram, dan juga melalui Whatsapp.

Penjualan langsung telah berhasil membangun komunikasi intensif dengan 10 potensial buyer dan rencananya akan menyalurkan lebih dari 10 unit alat ke beberapa daerah lewat kapal. Disamping itu, peluang penjualan sebanyak 40 unit dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Buton Selatan yang sedang direncanakan. Modikasi alat terus dilakukan terutama dengan memesan player khusus yang lebih baik dan lebih menarik dengan produsen yang berasal dari luar negeri. Hal ini untuk meningkatkan performa dan tampilan alat agar berfungsi lebih baik dan lebih menarik.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Cara Membuat Miyeok Guk, Sup Rumput Laut ala Korea yang Lezat
  Senin, 11 Jan 2021-https://www.popmama.com/ - Terbaca 17 x
Begini Cara Membuat Nori Sushi dari Awal
  Senin, 28 Dec 2020-https://www.ang.co.id/ - Terbaca 17 x
Cegah Gagal Panen Rumput Laut, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Penghalau Penyu dan Baronang
  Senin, 21 Dec 2020-https://darilaut.id/ - Terbaca 6 x
Tepung Rumput Laut Bisa Jadi Alternatif Pengenyal Bakso Daging Sapi
  Senin, 14 Dec 2020-https://m.sariagri.id/ - Terbaca 11 x
Ilmuwan Uji Coba Rumput Laut Jadi Obat Virus Corona
  Senin, 07 Dec 2020-https://m.bisnis.com/ - Terbaca 7 x
Resep JSR Asam Urat
  Senin, 30 Nov 2020-https://cookpad.com/ - Terbaca 10 x
Kreasi Makanan dari Rumput Laut Panggang
  Senin, 23 Nov 2020-https://www.ang.co.id/articles/ - Terbaca 5 x
Inovasi Botol Plastik Biodegradable Dari Rumput Laut Dalam Mengurangi Penggunaan Plastik
  Senin, 16 Nov 2020-https://hariansoloraya.com/ - Terbaca 5 x
Es Bongko Rumput Laut
  Senin, 09 Nov 2020-https://cookpad.com/ - Terbaca 3 x
InovasiTerbuat dari Rumput Laut, Wadah Saus ini Bisa Anda Lahap
  Senin, 02 Nov 2020-https://www.greeners.co/ - Terbaca 1 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 509,167  Kali
Jumlah Anggota 10,406 Org
Buku Tamu / Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2759  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin