Untitled Document
  Sabtu , 26 September 2020 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
KKP-Kemendes Bersinergi Gelar Pelatihan Biskuit Rumput Laut
 
Senin, 06 Jul 2020 - Sumber: https://www.google.com/amp/s/m.antaranews.com/ - Terbaca 33 x - Baca: Jul 26 2020    
 
Kementerian Kelautan dan Perikanan bersinergi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dalam rangka menggelar pelatihan pembuatan biskuit rumput laut secara daring ke berbagai wilayah Nusantara.

"Pelatihan ini merupakan bentuk kerja sama KKP dan Kemendes PDTT dalam membina masyarakat kelautan dan perikanan, khususnya yang berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan," kata Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP, Sjarief Widjaja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Pelatihan pembuatan biskuit rumput laut ini dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan diikuti oleh 1.662 peserta yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan beragam profesi.

Pelatih yang berasal dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, Jawa Timur, mendemonstrasikan proses pembuatan, sementara peserta ikut mempraktikkan dari lokasi masing-masing.

"Kami melihat bahwa desa-desa kita, terutama daerah pesisir mempunyai potensi yang luar biasa. Indonesia merupakan salah satu penghasil rumput laut terbesar di dunia. Tapi sayangnya, sebagian besar rumput laut produksi Indonesia ini kita ekspor ke luar negeri dalam bentuk mentah atau bahan baku," ujar Sjarief.

Untuk itu, ujar dia, sudah saatnya Indonesia mengembangkan kapasitas nasional dengan mengubah perdagangan rumput laut yang didominasi bahan baku dan produk bernilai rendah menjadi olahan bernilai tambah.

Selama ini, rumput laut banyak diolah menjadi agar-agar, karaginan, semi refined karaginan, alginate, rumput laut yang bisa dimakan (nori, kombu, dan wakame), maupun makanan olahan rumput laut (dodol, kripik, permen, biskuit), serta pupuk cair maupun produk nonpangan lainnya.

"Biskuit merupakan salah satu camilan utama yang banyak dikonsumsi masyarakat. Untuk itu, kita buat inovasi dengan menambahkan rumput laut jenis Eucheuma cottonii yang cukup baru dan menarik. Kita berharap, ini dapat menjadi ide usaha baru bagi masyarakat," ucap Sjarief.

Sementara Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU) Kemendes PDTT, Aisyah Gamawati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menggiatkan aktivitas ekonomi di tengah pandemi COVID-19 yang sedang melanda.

"Kita harus bisa mencari peluang dan mengatur strategi agar kita tetap produktif sehingga perekonomian rumah tangga tetap dapat dipertahankan," ujar Aisyah.

Aisyah menambahkan, untuk dapat berproduksi, beberapa pelaku usaha menghadapi hambatan untuk memperoleh bahan baku, terutama bahan baku impor.

Namun, lanjutnya,, banyak sekali bahan baku yang dapat diproduksi di Indonesia sendiri, salah satunya yang berasal dari hasil laut. Dengan laut mencapai 70 persen dari keseluruhan wilayah Indonesia, dapat ditemukan berbagai jenis sumber daya seperti ikan, udang, cumi, garam hingga rumput laut.

Berdasarkan data, Dd Indonesia terdapat 555 jenis rumput dari sekitar 8.000 jenis yang ada di dunia. Rumput laut Indonesia ini juga telah lama dikonsumsi oleh masyarakat, terutama di daerah pesisir.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, pada pengembangan industri rumput laut nasional tahun 2018-2020, terdapat 23 perusahaan pengolah karaginan (ekstraksi rumput laut) dengan kemampuan produksi 25.992 ton per tahun dan 14 perusahaan pengolah agar dengan kemampuan produksi 7.658 ton per tahun.

Namun demikian, disebutkan bahwa pemanfaatan industri-industri tersebut masih sekitar 50-54 persen saja.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Di Tangan Mahasiswa Unair, Rumput Laut Disulap Jadi Bata Ringan
  Senin, 21 Sep 2020-https://siedoo.com/ - Terbaca 13 x
Dosen IPB Ciptakan Garam Sehat Banyak Manfaat dari Rumput Laut
  Senin, 14 Sep 2020-https://medan.tribunnews.com/ - Terbaca 17 x
Mi Rumput Laut, Diversifikasi Produk Berpotensi Mendulang Rupiah
  Senin, 07 Sep 2020-https://bulelengkab.go.id/ - Terbaca 24 x
Peneliti UI Temukan Garam Rumput Laut yang Bisa Turunkan Hipertensi!
  Senin, 31 Aug 2020-https://www.suara.com/ - Terbaca 13 x
Biar Tetap Renyah dan Tak Bau Amis, Ini 5 Tips Memasak Rumput Laut yang Tepat
  Senin, 24 Aug 2020-https://m.kumparan.com/ - Terbaca 13 x
"Seahans" (Seaweed Handsanitizer): Inovasi Handsanitizer dari Rumput Laut di Era New Normal
  Senin, 17 Aug 2020-https://www.kompasiana.com/ - Terbaca 9 x
Burger Tuna Rumput Laut, Inovasi Menu untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir
  Senin, 10 Aug 2020-http://samudranesia.id/ - Terbaca 8 x
Penelitian Rumput Laut Untuk Melawan Corona, Lebih Efektif dari FDA
  Rabu, 05 Aug 2020-https://www.harapanrakyat.com/ - Terbaca 11 x
Rumput Laut bisa Dibikin Mie, KKP Bikin Pelatihannya
  Senin, 27 Jul 2020-https://edukasinewss.com/ - Terbaca 19 x
Es Rumput Laut
  Senin, 20 Jul 2020-https://cookpad.com/ - Terbaca 0 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 500,492  Kali
Jumlah Anggota 10,248 Org
Buku Tamu / Promosi 806  lihat
Konsultasi Online 2758  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin