Untitled Document
  Minggu , 25 Juli 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik
 
Senin, 14 Jun 2021 - Sumber: https://darilaut.id/ - Terbaca 67 x - Baca: Jul 24 2021    
 
Hasil ekstrak rumput laut dapat dibuat sebagai bahan penyusun baterei organik. Temuan ini diciptakan 2 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Yumna Dzakiyyah (Teknik Elektro 2019) dan Richie Fane (Teknik Industri 2019).

Rumput laut untuk membuat prototipe baterai organik ini dari alga merah. Pemilihan alga merah sebagai bahan penyusun baterai organik ini didasari pada hasil riset Yumna dan Richie bersama tim dari sebuah start-up yang bergerak di bidang SME (Small Medium Enterprise) terhadap petani rumput laut di Pulau Tidung.

Kedua mahasiswa ini menemukan bahwa pemanfaatan rumput laut di Indonesia masih kurang optimal. Hal ini karena petani hanya menjual dalam bentuk rumput laut kering yang tentunya bernilai jual rendah.

Ini yang menimbulkan keinginan Yumna dan Richie dapat meningkatkan value rumput laut Indonesia yang berlimpah. Karena itu, bahan ini dipilih sebagai penyusun baterai organik.

“Ketika kita menemukan rumput laut mempunyai potensial yang lebih, kita berangkat dengan ide ini,” Yumna, seperti dikutip dari Itb.ac.id.

Dengan ide ini , Yumna dan Richie berhasil menjuarai kompetisi Schneider Go Green 2021 pada tingkat Asia-Pasifik. Atas prestasi tersebut, keduanya akan meneruskan langkah di tingkat kompetisi global.

Yumna dan Richie tergabung dalam tim Carragenergy. Pada Desember 2020 mereka mulai menyusun perencanaan terkait ide yang akan dibawa dalam mengikuti perlombaan ini dan melakukan diskusi mendalam pada Januari hingga Maret 2021.

Dimulai dari energy harvesting dan solar cell, akhirnya keduanya memutuskan untuk membawa baterai organik sebagai ide yang akan diajukan untuk kompetisi ini.

Prototipe baterai organik yang diciptakan Yumna dan Richie tersusun dari komponen elektroda dari bahan organik dan komponen elektrolit dari ekstrak rumput laut bernama karagenan.

Baterai yang dibuat ini termasuk kategori baterai sekunder yang bersifat rechargeable. Prototipe ini dibuat pada temperatur lingkungan dan telah dilakukan uji terhadap komponen elektrolit.

Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, performa baterai organik dengan gabungan elektroda organik dan biopolimer elektrolit menghasilkan perfoma yang komparabel dengan baterai Li-ion.

Tentunya baterai ini memiliki keunggulan dari sisi lingkungan. Dimulai dari proses pembuatan baterai hingga pengolahan limbahnya, baterai anorganik memberi dampak yang membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan.

Keunggulan inilah yang dapat memberi nilai lebih pada prototipe baterai organik buatan Yumna dan Richie.

“Dengan masyarakat mengetahui tentang baterai ini, secara tidak langsung masyarakat akan lebih aware akan masalah lingkungan,” ujar Richie.

Dosen Elektronika ITB Dr Mervin Tangguar Hutabarat, turut andil dalam keberhasilan proyek prototipe baterai organik tersebut.

Setelah berdiskusi, Mervin mempertemukan Yumna dan Richie dengan Dr Paula Santi Rudati, yang merupakan ahli di bidang organik semiconductor. Kemudian menjadi mentor bagi keduanya.

Berkat dukungan Paula, Yumna, dan Richie terbantu dari segi penyusunan ide, pengadaan alat, dan lain sebagainya.

Usaha Yumna dan Richie membuahkan hasil. Pada awal April 2021, tim Carragenergy berhasil menjadi juara 1 dalam Schneider Go Green 2021 tingkat nasional dan mewakili Indonesia di tingkat Asia Pasifik melawan tim dari Australia, Singapura, dan Korea Selatan.

Setelah melewati proses penjurian yang sengit, keduanya kembali meraih posisi pertama yang akan bersaing kembali di tingkat dunia.

Yumna dan Richie berharap agar proyek ini dapat memberi dampak bagi kehidupan dan tidak hanya berhenti setelah perlombaan usai.

Menurut Richie dengan adanya lomba dan proyek seperti ini diharapkan dapat memberi pengaruh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Selain itu, kata Richie, melihat suatu produk dari seluruh rantai nilainya, dan pada akhirnya berkontribusi dalam mewujudkan dunia lebih green dan sustainable.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Bioplastik dari Rumput Laut, Solusi Membuat Laut Sehat
  Selasa, 20 Jul 2021-https://amp.kontan.co.id/ - Terbaca 14 x
Potensi Senyawa Ekstrak Rumput Laut sebagai Bahan Antioksidan Alami Dari Lautan
  Senin, 05 Jul 2021-http://news.unair.ac.id/ - Terbaca 35 x
Warga Dilatih Pembuatan Biskuit Dari Rumput Laut di Aceh Barat
  Senin, 21 Jun 2021-https://aceh.tribunnews.com/ - Terbaca 55 x
Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik
  Senin, 14 Jun 2021-https://darilaut.id/ - Terbaca 67 x
Top! Anak Muda Bikin Baterai dari Rumput Laut, Wakili RI di Tingkat Dunia
  Senin, 31 May 2021-https://finance.detik.com/ - Terbaca 85 x
Atasi Krisis Pangan Global, Ahli Sebut Larva dan Rumput Laut Bisa Jadi Sumber Makanan Sehat
  Senin, 24 May 2021-https://www.kompas.com/ - Terbaca 94 x
5 Manfaat Tepung Rumput Laut yang Jarang Diketahui
  Senin, 17 May 2021-https://m.brilio.net/ - Terbaca 147 x
Pecinta Sushi Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Mengonsumsi Rumput Laut
  Senin, 10 May 2021-https://www.google.com/ - Terbaca 114 x
Resep Es Leci Jagung Rumput Laut
  Senin, 26 Apr 2021-https://sajiansedap.grid.id/ - Terbaca 166 x
Ilmuwan: Rumput Laut Menyerap Lebih Banyak Karbon daripada Hutan
  Senin, 19 Apr 2021-https://indonesiainside.id/ - Terbaca 166 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas, Tamalanrea Indah, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 528,628  Kali
Jumlah Anggota 10,321 Org
Buku Tamu / Promosi 813  lihat
Konsultasi Online 2762  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin (MWN)