Untitled Document
Rabu , 15 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik
Senin, 14 Jun 2021 - Sumber: https://darilaut.id/ - Terbaca 5832 x - Baca: 15 Jul 2026
 
Hasil ekstrak rumput laut dapat dibuat sebagai bahan penyusun baterei organik. Temuan ini diciptakan 2 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Yumna Dzakiyyah (Teknik Elektro 2019) dan Richie Fane (Teknik Industri 2019).

Rumput laut untuk membuat prototipe baterai organik ini dari alga merah. Pemilihan alga merah sebagai bahan penyusun baterai organik ini didasari pada hasil riset Yumna dan Richie bersama tim dari sebuah start-up yang bergerak di bidang SME (Small Medium Enterprise) terhadap petani rumput laut di Pulau Tidung.

Kedua mahasiswa ini menemukan bahwa pemanfaatan rumput laut di Indonesia masih kurang optimal. Hal ini karena petani hanya menjual dalam bentuk rumput laut kering yang tentunya bernilai jual rendah.

Ini yang menimbulkan keinginan Yumna dan Richie dapat meningkatkan value rumput laut Indonesia yang berlimpah. Karena itu, bahan ini dipilih sebagai penyusun baterai organik.

“Ketika kita menemukan rumput laut mempunyai potensial yang lebih, kita berangkat dengan ide ini,” Yumna, seperti dikutip dari Itb.ac.id.

Dengan ide ini , Yumna dan Richie berhasil menjuarai kompetisi Schneider Go Green 2021 pada tingkat Asia-Pasifik. Atas prestasi tersebut, keduanya akan meneruskan langkah di tingkat kompetisi global.

Yumna dan Richie tergabung dalam tim Carragenergy. Pada Desember 2020 mereka mulai menyusun perencanaan terkait ide yang akan dibawa dalam mengikuti perlombaan ini dan melakukan diskusi mendalam pada Januari hingga Maret 2021.

Dimulai dari energy harvesting dan solar cell, akhirnya keduanya memutuskan untuk membawa baterai organik sebagai ide yang akan diajukan untuk kompetisi ini.

Prototipe baterai organik yang diciptakan Yumna dan Richie tersusun dari komponen elektroda dari bahan organik dan komponen elektrolit dari ekstrak rumput laut bernama karagenan.

Baterai yang dibuat ini termasuk kategori baterai sekunder yang bersifat rechargeable. Prototipe ini dibuat pada temperatur lingkungan dan telah dilakukan uji terhadap komponen elektrolit.

Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, performa baterai organik dengan gabungan elektroda organik dan biopolimer elektrolit menghasilkan perfoma yang komparabel dengan baterai Li-ion.

Tentunya baterai ini memiliki keunggulan dari sisi lingkungan. Dimulai dari proses pembuatan baterai hingga pengolahan limbahnya, baterai anorganik memberi dampak yang membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan.

Keunggulan inilah yang dapat memberi nilai lebih pada prototipe baterai organik buatan Yumna dan Richie.

“Dengan masyarakat mengetahui tentang baterai ini, secara tidak langsung masyarakat akan lebih aware akan masalah lingkungan,” ujar Richie.

Dosen Elektronika ITB Dr Mervin Tangguar Hutabarat, turut andil dalam keberhasilan proyek prototipe baterai organik tersebut.

Setelah berdiskusi, Mervin mempertemukan Yumna dan Richie dengan Dr Paula Santi Rudati, yang merupakan ahli di bidang organik semiconductor. Kemudian menjadi mentor bagi keduanya.

Berkat dukungan Paula, Yumna, dan Richie terbantu dari segi penyusunan ide, pengadaan alat, dan lain sebagainya.

Usaha Yumna dan Richie membuahkan hasil. Pada awal April 2021, tim Carragenergy berhasil menjadi juara 1 dalam Schneider Go Green 2021 tingkat nasional dan mewakili Indonesia di tingkat Asia Pasifik melawan tim dari Australia, Singapura, dan Korea Selatan.

Setelah melewati proses penjurian yang sengit, keduanya kembali meraih posisi pertama yang akan bersaing kembali di tingkat dunia.

Yumna dan Richie berharap agar proyek ini dapat memberi dampak bagi kehidupan dan tidak hanya berhenti setelah perlombaan usai.

Menurut Richie dengan adanya lomba dan proyek seperti ini diharapkan dapat memberi pengaruh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Selain itu, kata Richie, melihat suatu produk dari seluruh rantai nilainya, dan pada akhirnya berkontribusi dalam mewujudkan dunia lebih green dan sustainable.
 
 
 
More Berita
 
1 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 24 x
2 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 60 x
3 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 51 x
4 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 48 x
5 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 73 x
6 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 112 x
7 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 94 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 20 x
2 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 50 x
3 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 69 x
4 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 97 x
5 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 156 x
6 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 147 x
7 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 155 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,654,728 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin