Untitled Document
Rabu , 15 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Memberdayakan Petani Rumput Laut sambil Tangani Masalah Sampah Plastik
Senin, 16 Aug 2021 - Sumber: https://m.liputan6.com/ - Terbaca 5888 x - Baca: 15 Jul 2026
 
Biopac adalah salah satu start-up yang mewakili Indonesia dalam SEED Awards. Penghargaan ini ditujukan pada "Kewirausahaan dalam Pembangunan Berkelanjutan," yang mana mereka sekaligus mengidentifikasi dan mempromosikan perusahaan ramah lingkungan di negara berkembang.

Penghargaan ini merupakan bagian dari kemitraan global United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Development Programme (UNDP), dan International Union for Conservation of Nature (IUCN). Founder Biopac Noryawati Mulyono bercerita awal dirinya tergerak berkontribusi bagi kesejahteraan para ibu di daerah rural, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

"Pada 2010, saya mulai mendalami bioplastik dan secara tidak sengaja mengikuti kompetisi tentang bagaimana mengembangkan ide tidak biasa jadi sebuah bentuk bisnis yang berdampak," katanya melalui keterangan pada Liputan6.com, Kamis, 13 Agustus 2021.

"Turning point-nya saya melihat pemberitaan tentang human trafficking di wilayah timur Indonesia dan bernazar menggunakan uang hasil kompetisi untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya mengambil produk dari koperasi di Jakarta dan Makassar. Mitranya dijelaskan mengambil produk rumput laut dari banyak wilayah di Indonesia, termasuk Lampung, Kepulauan Seribu, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjamin keadilan untuk petani rumput laut dan kualitas produk.

"Setelah diolah jadi bioplastik, Biopac kemudian memasarkannya ke dalam dan luar negeri," katanya.

1. Apa itu Bioplastik?
Sebagai catatan, melansir Columbia Climate School, sementara plastik konvensional terbuat dari bahan baku berbasis minyak bumi, bioplastik diolah dari 20 persen atau lebih bahan terbarukan. Karena itu, material ini sering digadang-gadang sebagai salah satu solusi masalah plastik.

Keuntungan bioplastik antara lain pengurangan penggunaan sumber daya bahan bakar fosil, jejak karbon yang lebih kecil, dan dekomposisi lebih cepat. Bioplastik juga kurang beracun dan tidak mengandung bisphenol A (BPA), pengganggu hormon yang sering ditemukan pada plastik tradisional.

Kartik Chandran, seorang profesor di Departemen Teknik Bumi dan Lingkungan di Universitas Columbia, percaya bahwa dibanding plastik konvensional, "bioplastik adalah peningkatan yang signifikan." Kendati, ia menegaskan ini bukanlah solusi tunggal dari polusi plastik.

Kembali ke Biopac, Noryawati menjelaskan untuk budidaya rumput laut, bahan dasar produk mereka, para suami bertindak sebagai petani yang setiap hari ke laut. Namun, untuk pembibitan dan manajemen keuangan, para ibu yang maju berperan.

"Kami kemudian mengambil produk yang sebelumnya masuk ke koperasi terlebih dahulu dan dikontrol kualitasnya. Produk ini kemudian diolah oleh pabrik kami di Karawaci, Tangerang," katanya.

2. Sama-Sama Mendukung Eksistensi Produk Ramah Lingkungan
Noryawanti mencatat, rantai bisnis internal perusahaannya perlu ditingkatkan karena teknologi bioplastik masih merupakan hal baru, terutama di Indonesia. Dari sisi pemasaran, Biopac mengaku membutuhkan dukungan untuk lebih mengenalkan produk ramah lingkungan ini.

"Harus diakui, kesadaran lingkungan market luar negeri masih lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat domestik," imbuhnya.

Di samping, mereka ingin mengedukasi pengambil kebijakan tentang permasalahan plastik. "Biopac terus mengedukasi koperasi untuk menjaga kualitas dan rutinitas supply. Kami pun memberi dukungan pada para petani rumput laut, misalnya sarana untuk penjemuran rumput laut. Untuk para ibu, pelatihan tentang manajemen keuangan dan produk juga rutin dilakukan," kata Noryawanti.

Pihaknya menilai, dengan garis pantai sepanjang empat juta kilometer yang mampu menghasilkan 180 juta ton rumput laut, optimalisasi produksi rumput laut di Indonesia bisa jadi solusi alternatif atas sampah non-degradable. "Sekaligus mampu mengurangi efek perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan," ucapnya.

3. Memberdayakan Ibu-Ibu di Area Rural
Selain Biopac, ada juga SukkhaCitta yang jadi finalis SEED Awards. Founder-nya Denica Flesch mengatakan, selain memastikan akses ke sistem upah yang adil, pihaknya juga membangun sekolah-sekolah kerajinan di desa-desa binaan.

"Di sana, ibu-ibu mendapat beasiswa untuk belajar kerajinan, entrepreneurship, serta proses kerja ramah lingkungan. Hal ini menciptakan suatu ekosistem penghargaan konsumen terhadap produsen, sekaligus memotong rantai distribusi tidak perlu yang seringkali hanya menguntungkan middleman dan merugikan para ibu produsen tadi," ucapnya.

Produk fesyen SukkhaCitta pun dibuat menggunakan teknik produksi berkelanjutan. "Kami menghindari pewarnaan sintetis yang, meski jauh lebih murah, menciptakan 20 persen polusi air dunia. Ini mengancam kesehatan sungai kita dan masyarakat di sekitarnya. Itulah mengapa karya #MadeRight kami diwarnai dengan tanaman yang kami tanam secara regenerative farming," imbuhnya.

Ia menyebut tantangan terbesarnya saat ini adalah externalities yang cenderung tidak dipertimbangankan bisnis pada umumnya. Maka itu, salah satu fokus utama mereka adalah kegiatan advokasi. Dalam kasus ini, meningkatkan kesadaran dan mengedukasi konsumen seputar isu-isu di balik baju yang dipakai agar lebih paham dampak di balik pilihan mereka.

"Arti dari nama kami, SukkhaCitta, adalah kebahagiaan. Untuk saya, ini melambangkan misi kami mengembalikan pride pada mereka yang selama ini 'tak terlihat.' Para ibu yang berjuang untuk kehidupan keluarga sembari melestarikan alam mereka. Melalui #MadeRight, saya harap kita dapat jadi lebih paham mengenai kekuatan di balik pilihan kita," tandasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 24 x
2 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 60 x
3 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 51 x
4 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 48 x
5 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 73 x
6 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 112 x
7 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 94 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 20 x
2 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 50 x
3 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 69 x
4 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 97 x
5 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 156 x
6 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 147 x
7 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 155 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,654,728 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin