Untitled Document
Rabu , 15 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Plastik Ramah Lingkungan Sudah Bisa Dibuat dari Rumput Laut
Senin, 07 Mar 2022 - Sumber: https://www.alinea.id/ - Terbaca 6651 x - Baca: 15 Jul 2026
 
Sampah plastik menjadi salah satu momok bagi lingkungan. Selain memerlukan waktu yang cukup lama untuk terurai, sampah plastik juga rentan dikonsumsi oleh satwa, termasuk biota laut.

Sebagai bentuk langkah konkrit, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) mendukung program pengurangan sampah plastik, dengan melakukan perekayasaan teknologi pembuatan plastik ramah lingkungan (biodegradable) dari bahan baku rumput laut.

Hasil rekayasa salah satu UPT Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) ini berupa kemasan biodegradable dan kemasan edible coating yang digunakan sebagai pembungkus makanan. Saat ini, baru diproduksi komersial dengan skala usaha kecil oleh M Putra Sahban pemilik UD Pusaka Hati Mataram, salah satu tenant inkubasi bisnis dari BBP3KP.

"Kemasan biodegradable diartikan sebagai film kemasan yang dapat di daur ulang dan dihancurkan secara alami," ujar Dirjen PDSPKP Artati Widiarti, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8).

Dalam perkembangan teknologi, kemasan tidak hanya sekedar membungkus produk saja, tetapi melalui kemasan bisa ditambahkan satu konten atau ingredient di dalamnya, seperti untuk memonitor kesegarannya. Dan dalam perkembangan kegiatan pemasaran eceran, peran kemasan semakin meluas antara lain dengan menggunakan sachet yang umumnya terbuat dari plastik.

"Kemasan sachet dari bahan plastik memang cantik tetapi ada hal yang perlu mendapat perhatian yaitu karena tidak mudah terurai,” sambungnya.

Karenanya, plastik biodegradable atau bioplastic yang hampir keseluruhannya terbuat dari bahan yang dapat diperbarui, seperti pati, minyak nabati dan mikrobiota, menjadi salah satu solusi dalam pengurangan sampah plastik. Apalagi konsumsi plastik nasional masih didominasi dalam bentuk kemasan sekitar 65%.

Ketersediaan bahan dasar bioplastik di alam pun masih sangat melimpah. Artati menyontohkan dari bahan dasar rumput laut merah, dimana kandungan karbohidratnya merupakan bahan utama untuk membuat bioplastic. Sehingga kemasan edible coating yang diciptakan sebagai pembungkus makanan merupakan suatu terobosan yang baik untuk mengurangi penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan.

Apalagi Indonesia adalah salah satu penghasil rumput laut terbesar di dunia dengan peningkatan produksi sebesar 30% setiap tahunnya. Merujuk fakta ini, Indonesia memiliki peran besar dalam pengembangan plastik biodegradable dari rumput laut, guna mengatasi krisis plastik global.

“Sangat tepat memanfaatkan potensi bahan baku rumput laut sebagai pembungkus makanan yang tidak menciptakan limbah bahkan justru bisa memberikan asupan serat dan gizi lain yang diperlukan tubuh manusia,” imbuh Artati.

Sementara Perekayasa Madya BBP3KP Agus Supriyanto, memaparkan sampah plastik membutuhkan waktu antara 100 tahun-500 tahun untuk diurai oleh tanah, sehingga dapat membahayakan. Hal ini mendasari BBP3KP untuk mengembangkan edible coating dan edible film.

"Kami buat dari karagenan pada 2016 dan mengembangkan kemasan biodegradable dari karagenan dan rumput laut pada 2019," jelas Agus.

Manfaat plastik ramah lingkungan karya BBP3KP ini diamini oleh pelaku usaha pengolahan rumput laut UD Pusaka Hati Mataram, M Putra Sahban. Dia menuturkan pengalamannya menerapkan hasil rekayasa BBP3KP dengan memproduksi kemasan biodegradable dan edible coating.

"Usaha olahan dodol dan manisan rumput laut kami telah dibungkus dengan menggunakan edible coating yang diproduksi sendiri," jelas Putra.

Sebagai informasi, pembuatan plastik biodegradable berukuran 40x60 cm membutuhkan 20 gram rumput laut kering yang telah direndam semalaman sehingga menjadi 450 gram. Proses pembuatannya adalah dengan memblender rumput laut tersebut dengan satu liter air secara bertahap sampai menjadi bubur. Kemudian ditambahkan gliserin, diaduk dan dimasak selama 15 menit sampai mendidih.

Adonan tersebut didinginkan kemudian dituang kedalam cetakan loyang kaca berukuran 40x60 cm, diamkan semalam kemudian dioven, atau bisa dikeringkan dengan sinar matahari yang panas. Cara ini dapat diproduksi skala rumah tangga mengingat cara ini sangat mudah untuk diaplikasikan.
 
 
 
More Berita
 
1 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 23 x
2 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 58 x
3 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 50 x
4 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 47 x
5 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 72 x
6 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 112 x
7 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 94 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 19 x
2 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 48 x
3 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 68 x
4 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 96 x
5 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 155 x
6 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 147 x
7 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 155 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,654,715 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin