Untitled Document
Rabu , 15 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Garam Rumput Laut Rendah Natrium, Solusi Mengatasi Hipertensi di Indonesia
Senin, 28 Aug 2023 - Sumber: https://allfishnews.com - Terbaca 6144 x - Baca: 14 Jul 2026
 
Siapa yang tak pernah mendengar peribahasa “Bagai sayur tanpa garam”. Bagi orang Indonesia, istilah tersebut mengartikan suatu kondisi yang kurang menyenangkan atau hambar. Garam memang dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang memiliki elemen penting dalam menentukan rasa makanan.

Garam terdiri dari ion Na+ dan Cl– yang memiliki fungsi membantu otak dan syaraf dalam menghantarkan impuls listrik. Konsumsi garam yang seimbang dalam tubuh dapat mencegah dehidrasi karena kandungan natriumnya mampu menahan cairan dalam tubuh. Akan tetapi, penggunaan garam berlebih dapat mengakibatkan hipertensi dan memicu penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Berawal dari kegelisahan kolega berprofesi sebagai dokter, terkait semakin tingginya angka penderita hipertensi pada pasien BPJS, mendorong Guru Besar Teknologi Hasil Perairan (THP) IPB University, Prof. Nurjanah, untuk mengembangkan garam rendah natrium berbasis rumput laut. Penelitian potensi dan optimasi garam rumput laut ini sudah dikembangkan sejak 2016 oleh Prof. Nurjanah dan dikomersilkan dengan merk “Gamy” oleh mitra PT. Akuanutrindo Sukses Makmur.

Dalam awal pemasarannya, Gamy mengalami kendala karena rendemen yang dihasilkan sedikit dan rasanya pahit. Namun di tangan dua alumni THP IPB sekaligus CEO dan CTO PT. Akuanutrindo Sukses Makmur, Anggrei Viona Seulalae dan Nopa Aris Iskandar, pengembangan Gamy dilakukan sehingga terciptalah formulasi garam rumput laut yang lebih ramah di lidah konsumen. Penambahan formulasi mineral Kalium (K) dan Natrium (Na) dalam garam rumput laut ternyata menghasilkan rasa garam yang lebih baik dan mengurangi kadar rasa pahit. Walaupun dalam formulasi baru terdapat komposisi bahan lain, namun produk yang dihasilkan masih dalam standar garam rendah natrium.

Menurut Badan Standardisasi Nasional (BSN), persyaratan garam sehat adalah memiliki kadar NaCl maksimal 60%. WHO juga menyarankan, untuk kesehatan tubuh, rasio mineral Na dan K sebaiknya mendekati nilai 1. Kandungan natrium dalam produk Gamy sendiri adalah di bawah 50%. Sedangkan, rasio Na/K merupakan istilah yang diberikan untuk mengatur nilai keseimbangan mineral Na dan K dalam tubuh. “Untuk varian Sargassum nilai rasio Na-K nya 0,5 sedangkan untuk Ulva nilainya 0,27,” jelas Lala, sapaan akrab Anggrei V. Seulalae.

Spesies rumput laut yang digunakan Gamy adalah rumput laut cokelat (Sargassum sp.) dan rumput laut hijau (Ulva sp.). “Dahulu sudah pernah diteliti dari beberapa jenis, seperti rumput laut hijau, cokelat, dan merah. Namun saat ini karakteristik yang paling bagus untuk komersil adalah Sargassum dan Ulva,” terang Lala lagi.

Kedua jenis rumput laut ini dipilih karena ketersediaannya melimpah di perairan Indonesia. Pertimbangan lain dalam pemilihan Ulva dan Sargassum sebagai bahan baku adalah untuk menambah nilai ekonomis. Selama ini pemanfaatan kedua spesies tersebut hanya diperuntukkan untuk ekspor produk rumput laut kering saja.

Proses pembuatan garam rumput laut terdiri dari beberapa tahapan. Rumput laut yang dipanen dari sumber perairan dikeringkan hingga semi basah. Bahan baku ini kemudian dicuci dengan air untuk menghilangkan kotoran dan dikeringkan kembali hingga memiliki kadar air kurang dari 15%. Proses pengeringan dapat dilakukan dengan sinar matahari selama 5 hari atau dehidrator dengan rentang waktu 2 hari.

Rumput laut kering tersebut lalu dihancurkan dan dihaluskan menjadi tepung. Kemudian dilakukan proses ekstraksi dan penambahan pelarut akuades. Filtrat yang dihasilkan kemudian diformulasikan dengan mineral K dan Na. Proses selanjutnya adalah pengeringan di dehidrator di bawah suhu 60 °C agar menjadi kristal berbentuk bongkahan. Bongkahan kristal kemudian dihaluskan dengan blender, lalu disaring menjadi partikel garam siap konsumsi.

Fortifikasi rumput laut tidak membuat garam Gamy memiliki tekstur lebih kasar dari garam konvensional. Tekstur garam Gamy cenderung memiliki partikel lebih halus, sedangkan untuk varian Ulva khususnya, terdapat polisakarida lebih banyak. Saat proses penambahan ion natrium dan kalium akan membentuk gel dan terbentuk serat. “Jadi garam Ulva memiliki serat yang lebih tinggi jika dibandingkan varian Sargassum, dikarenakan pada saat proses ekstrak polisakarida Ulva ikut terekstrak,” ujar Nopa Aris.

Profil rasa yang dihasilkan untuk Gamy varian Sargassum lebih dominan ke rasa asin, kemudian rasa umami. Sedangkan profil rasa untuk varian Ulva adalah kebalikannya. Namun keduanya memiliki profil aroma yang sama, yaitu aroma rumput laut dan eggy (aroma sulfur). Walaupun garam memiliki sifat yang higroskopis (mudah menyerap air), namun daya tahan garam Gamy maksimal dapat mencapai dua tahun.

Target pemasaran produk Gamy adalah masyarakat yang memiliki gaya hidup sehat, karena fungsi produk ini untuk mencegah meningkatnya penderita hipertensi di Indonesia. Penjualan yang dilakukan umumnya melalui marketplace dan pemesanan online melalui Whatsapp. Satu kemasan Gamy memiliki berat 100 gram dan dibanderol dengan harga Rp 25-30 ribu. “Sejauh ini konsumen Gamy rata-rata berusia lebih dari 35 tahun dan kelas menengah ke atas,” kata Lala.

Garam Gamy diklaim memiliki kelebihan yang tidak dimiliki garam rendah natrium komersial lainnya, yaitu kandungan mineral yang lebih lengkap (Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium, Besi, dan Zink), serat, vitamin, dan senyawa aktif yang mendukung aktivitas antioksidan serta pencegahan hipertensi.

Gamy juga sudah diaplikasikan dalam komposisi produksi minuman instan berbasis susu, minuman serbuk kaya serat, kamaboko, crackers, dan gelato untuk menggantikan garam konvensional. Penambahan Gamy dapat meningkatkan karakteristik produk, serta memiliki kandungan mineral lebih tinggi dibandingan tanpa penambahan garam rumput laut.

Selain memiliki manfaat kesehatan, produksi Gamy juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalu konsep zero waste. Residu yang dihasilkan dari proses ekstraksi dapat dimanfaatkan menjadi produk body scrub dan campuran pupuk organik. Riset mengenai garam rumput laut dari spesies lain juga terus dikembangkan untuk mencapai manfaat produk yang maksimal dan menambah nilai tambah rumput laut guna pencegahan kasus hipertensi di Indonesia.
 
 
 
More Berita
 
1 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 21 x
2 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 55 x
3 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 47 x
4 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 46 x
5 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 71 x
6 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 109 x
7 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 17 x
2 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 47 x
3 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 67 x
4 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 94 x
5 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 155 x
6 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 147 x
7 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 155 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,654,675 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin