Untitled Document
Selasa , 28 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
88 Spesies rumput laut ditemukan di NTB
Selasa, 20 Feb 2018 - Sumber: https://beritagar.id/ - Terbaca 5641 x - Baca: 23 Jul 2026
 
Penelitian yang dilakukan para ahli dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram sejak tahun 2005 berhasil menemukan 88 spesies rumput laut di perairan Nusa Tenggara Barat.

Dilansir dari CNN Indonesia, Guru Besar Universitas Mataram, Profesor Sunarpi mengatakan bahwa dari hasil penelitian ini, keanekaragaman rumput laut cukup banyak, mencapai 88 spesies. "Dan semuanya dari perariran laut Nusa Tenggara Barat," jelasnya.

Profesor Sunarpi menambahkan bahwa penelitian yang sudah dilakukan selama hampir 14 tahun ini diharapkan akan menghasilkan teknologi untuk meningkatkan produksi rumput laut. Terlebih lagi, rumput laut merupakan salah satu program unggulan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada pertengahan Oktober 2017 yang lalu, di hadapan sekitar 900 orang peserta 8th Asian Pacific Phycological Forum yang bertema Algae: New Perspectives Towards a Progressive and Sustainable Living di Kuala Lumpur, Malaysia, profesor Sunarpi pernah mempresentasikan hasil penelitiannya sejak 2005, tentang potensi pengembangan rumput laut (alga) yang terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Radar Lombok menyebutkan bahwa forum ini merupakan forum pertemuan para ahli rumput laut se Asia Pasifik, termasuk Australia, Skandinavia dan negara-negara di kawasan Pasifik lainnya. Serta merupakan pertemuan terbesar di Asia.

Saat menjadi pembicara di dalam forum itulah, profesor Sunarpi menyebutkan bahwa selama penelitian yang dilakukan sejak tahun 2005 itu, dirinya dan para ahli lainnya menemukan 88 spesies alga atau rumpun laut di perairan Nusa Tenggara barat.

Dia juga meneliti potensi rumput laut-rumput lain tersebut sebagai penghasil alkaloid, yaitu karagenan, agar alginate, biofertilizer, kosmetik dan anti kanker.

Penelitian ini dilakukan bekerja sama dengan IOES (Institute of Ocean and Earth Science) Universitas Malaya Malaysia, Faculty of Science Melbourne University Australia dan School of Medicine Fukushima Medical University Jepang.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa dari 88 spesies makroalgae dari perairan Nusa Tenggara Barat ini, 32 spesies di antaranya tergolong algae merah, 18 spesies algae coklat dan 32 algae hijau. Dan sebagian besar masih belum dibudidayakan, alias tumbuh liar.

Profesor Sunarpi juga mengangkat masalah potensi perairan laut Nusa Tenggara Barat yang berada di antara garis Wallace dan garis Weber. Serta di antara dua kekuatan dua arus besar dan arus kecil lautan Hindia. Membuat perairan laut Nusa Tenggara Barat sangat kaya akan keanekaragaman biota laut serta biota endemik, termasuk algae atau rumput laut.

Beliau juga mengungkapkan besarnya potensi rumput laut di kawasan ini. Sehingga penelitiannya juga melibatkan beberapa pakar yang bertujuan untuk menggali masalah sosial dan budaya, serta pemanfaatan tata ruang perairan laut Nusa Tenggara Barat, untuk budi daya rumput laut.

Kepada situs Lombok Kita, profesor Sunarpi menyebutkan adanya rumput laut yang memang sudah dibudidayakan, dan yang masih hidup di perairan bebas, serta tidak berpemilik. "Jadi kami juga meneliti seperti apa kebijakan pemerintah tentang penggunaan ruang perairan untuk komoditas rumput laut," ujarnya.

Sampai saat ini penelitian tentang 88 spesies rumput laut tersebut masih dilakukan, dengan pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Profesor Sunarpi, yang juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Mataram ini juga menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan untuk mengukur kadar karagenan dari masing-masing spesies. "Mana yang bisa menghasilkan agar, mana yang bisa menjadi pupuk, kosmetik dan anti kanker," ungkapnya.

Menurutnya, jenis rumput laun yang sudah dan paling banyak dibudidayakan masyarakat pesisir adalah eucheuma cottonii, lalu 'eucheuma spinosum', yang sama-sama menghasilkan karagenan atau senyawa yang dihasilkan dari rumput laut yang berguna sebagai bahan pengental maupun pembuatan gel.

Selain kedua jenis rumput laut tersebut, 'gracilaria spp' juga merupakan jenis rumput laut yang sudah dibudidayakan, dengan memanfaatkan tambak-tambak di pinggir pantai. "Kami Masih meneliti apakah ada spesies lain yang bisa dibudidayakan secara massal dan seperti apa teknologinya," kata profesor Sunarpi.

Potensi budi daya rumput laut di sepanjang pesisir pantai Nusa Tenggara Barat yang cukup besar ini tidak diimbangi dengan pengoptimalan pemanfaatan lahan budidaya rumput laut yang begitu luas. Hanya sekitar 25 persen saja lahan yang digunakan.

Selain itu, menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Nusa Tenggara Barat, H Lalu Hamdi, kendati potensinya sangat besar, namun masalah harga yang belum menjanjikan, membuat banyak petani yang beralih ke pekerjaan lain.
 
 
 
More Berita
 
1 . Peneliti JASUDA Promosikan Pemanfaatan Ulva sebagai Pangan Lokal Bernilai Tinggi
  Kamis, 23 Jul 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 46 x
2 . PAIR Sulawesi Gandeng PT. JASUDA Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Ulva Kini Bernilai Ekonomi
  Rabu, 22 Jul 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 59 x
3 . CV POSKO JASUDA: Solusi Jasa Pengiriman Sampel Rumput Laut ke Pasar Global
  Jumat, 17 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 83 x
4 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 89 x
5 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 101 x
6 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 87 x
7 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 76 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut Homemade
  Rabu, 22 Jul 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 49 x
2 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 72 x
3 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 79 x
4 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 104 x
5 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 134 x
6 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 185 x
7 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 175 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,656,348 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin