Untitled Document
Senin , 27 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Melihat Rumput Laut: Cara Orang Ternate Menentukan Awal Ramadan
Senin, 06 May 2019 - Sumber: https://m.kumparan.com/ - Terbaca 5550 x - Baca: 23 Jul 2026
 
Pada umumnya, dalam Islam, cara menentukan awal bulan Ramadan atau puasa dilakukan berdasarkan hisab atau perhitungan astronomi serta dengan cara rukyatul hilal (melihat bulan). Namun, di Ternate, Maluku Utara, ada cara lain menentukan masuknya bulan Ramadan.

Minggu (5/5), saya berkesempatan bertemu dengan Imam Masjid Kelurahan Rua, Haji Sabtu Dero, di rumahnya. Saat tiba, ia menerima saya dengan sangat ramah. Kendati sudah cukup sepuh, ia terlihat bersemangat ketika mulai berbagi cerita mengenai proses melihat hilal yang selama ini kerap dilakukan para tertuanya.

Ia mempersilakan saya duduk di sebelahnya. Suaranya agak lirih dan sedikit terbata-bata. Saya mendekatkan kepala dan mendengar dengan teliti. Haji Sabtu bilang, Kelurahan Rua, memang sejak lama sudah dijadikan sebagai titik melihat hilal.

Meski begitu, ia mengaku beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah sudah memindahkannya ke Kelurahan Taduma, Kecamatan Ternate Pulau.

“Sudah sekitar berapa tahun ini dibuat di Taduma. Tapi dulu itu selalu lihat bulandi sini,” ujar Haji Sabtu Dero, Minggu (5/5).

Tempat melakukan rukyatul hilal sudah sejak lama dilakukan di tepi pantai Rua. Ada sebuah gedung bertingkat yang dibangun di situ. Posisinya menghadap ke arah laut. Namun, kini nasibnya sudah tak terurus.

Saat ini, sudah ada Gedung Observasi milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dibangun di Taduma sebagai titik rukyatul hilal.

Menurut Haji Sabtu Dero, dahulu sejak Islam mulai masuk dan berkembang di Ternate, beberapa daerah di Indonesia kerap mengikuti penentuan awal bulan puasa (nyata ara) yang dilakukan tokoh agama dan kesultanan di Ternate. Nyata ara sendiri merupakan penyebutan lokal yang berarti melihat bulan.

“Sejak Islam ada di sini, Rua sudah dijadikan tempat menentukan awal bulan puasa. Bahkan ada daerah-daerah yang telepon tanya apakah di sini sudah melihat hilal,” ujar pria berusia 72 tahun itu.

Proses melihat bulan sendiri dilakukan saat usai salat Ashar atau menjelang Maghrib. Pada waktu itu, para imam dari sejumlah masjid sultan di Ternate sudah berkumpul di tepi pantai. Bahkan, diakui Haji Sabtu Dero, dua hari sebelum proses melihat bulan dilakukan, orang-orang sudah ramai mengunjungi Rua.

“Biasanya dua hari menjelang melihat bulan itu sudah ramai di kampung. Persiapan itu sudah dilakukan dari kemarin,” ujar Haji Sabtu Dero.

Selain itu, para tertua juga kerap menentukan awal bulan puasa dengan melihat tanda-tanda alam. Proses ini dilakukan ketika Ternate dahulu belum mempunyai alat untuk menentukan masuknya awal Ramadan.

Cara menentukannya dengan melihat gusungi atau rumput laut. Apabila gusungi sudah berbunga dan tampak seperti buih, lalu hanyut terbawa arus, maka itu tandanya sudah masuk bulan Ramadan.

“Gusungi itu memang butul. Bahkan torang (kami) punya orang tua sudah tahu kalau bulan sudah masuk dan itu dorang (orang tua) biasanya sudah berpuasa. Kalau gusungi punya bunga sudah anyor (hanyut) berarti bulan sudah ada satu malam,” ucapnya.

Walau saat ini sudah ada alat, proses melihat gusungi diakui Haji Sabtu Dero masih terus dilakukan. Hanya saja, kerap dilakukan oleh beberapa orang tua saja, sebab kebanyakan orang sudah lebih percaya pada proses penentuan yang digunakan dengan menggunakan metode hisab atau rukyatul hilal.

Direkur Buku Suba Institute yang juga pemerhati budaya, Sukarno M Adam, saat dihubungi Cermat, pada Sabtu (4/5), juga mengatakan hal yang sama. Ia mengaku kerap mendengar dari para tertua, bahwa nyata ara atau melihat bulan biasanya dilakukan oleh para imam dari sejumlah masjid sultan di Ternate.

“Setelah salat Dzuhur, para imam dan bobato akhirat dari sigi lamo (masjid sultan) sigi heku (masjid heku) dan sigi cim (masjid cim) berkumpul di kadaton kesultanan, menunggu idin (perintah) dari sultan, lalu berangkat menuju Rua untuk melihat bulan,” ujar Sukarno.

Cerita mengenai cara melihat masuknya awal bulan puasa memang sudah familiar tidak hanya di Ternate. Beberapa daerah di Maluku Utara, seperti di daratan Halmahera, Morotai, dan lainnya juga masih melakukan proses melihat bulan dengan melihat tanda-tanda alam.
 
 
 
More Berita
 
1 . Peneliti JASUDA Promosikan Pemanfaatan Ulva sebagai Pangan Lokal Bernilai Tinggi
  Kamis, 23 Jul 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 45 x
2 . PAIR Sulawesi Gandeng PT. JASUDA Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Ulva Kini Bernilai Ekonomi
  Rabu, 22 Jul 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 58 x
3 . CV POSKO JASUDA: Solusi Jasa Pengiriman Sampel Rumput Laut ke Pasar Global
  Jumat, 17 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 81 x
4 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 88 x
5 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 101 x
6 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 87 x
7 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 76 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut Homemade
  Rabu, 22 Jul 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 48 x
2 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 72 x
3 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 78 x
4 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 104 x
5 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 134 x
6 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 185 x
7 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 175 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,656,293 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin