Untitled Document
Rabu , 10 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Peneliti Berhasil Ciptakan Baterai Berbahan Dasar Rumput Laut
Senin, 05 Jun 2017 - Sumber: https://www.labana.id/ - Terbaca 5405 x - Baca: 08 Jun 2026
 
Selama ini, kita mengenal rumput laut sebagai bahan pangan yang kaya akan manfaat bagi kesehatan dan juga kecantikan. Namun, seorang ahli kimia dari Universitas Qingdao, Cina, Yang Dongjiang mencoba menggali manfaat lain dari rumput laut. Ia menggunakan kekuatan bahan pangan ini untuk meningkatkan kemampuan baterai di masa depan.

Menurutnya, struktur alga laut bisa dikombinasikan dengan logam untuk menghasilkan material baterai yang lebih baik, dan bisa diproduksi terus-menerus.

“Kami ingin memproduksi material berbasis karbon melalui jalur ‘hijau’ yang sebenarnya. Karena rumput laut dapat diperbarui, kami memilih ekstraknya sebagai prekursor dan contoh untuk mensintesis karbon berpori hirarkis,” katanya.

Yang Dongjiang bekerja dengan sebuah tim yang ditarik dari Qingdao, dari pekerjaan lamanya di Universitas Griffith, Australia, dan Laboratorium Nasional Los Alamos di New Mexico.

Mereka memproduksi nanofiber kobalt-alginat dengan struktur yang tahan lama serupa kotak telur. Fiber tersebut bisa digunakan untuk mendorong kinerja baterai dan kapasitor, perangkat elektrik yang bisa menyimpan dan melepaskan tenaga dalam banyak perangkat elektrik.

Meski sudah dipublikasikan di jurnal ACN pada tahun 2015, penemuan Yang dan timnya dipresentasikan dalam pertemuan Perhimpunan Kimiawi America di San Francisco pada awal Mei 2017.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama para peneliti menggunakan rumput laut untuk membuat baterai yang lebih baik. Namun, Yang bersama timnya mengatakan bahwa mereka sudah mampu menambah jumlah tenaga yang tersimpan dalam masing-masing gram baterai lithium-ionnya secara signifikan. Tentunya dengan menggunakan bahan yang mereka produksi.

Yang dan timnya mengklaim, jika diproduksi dengan kualitas yang cukup tinggi, baterai ini berpotensi mampu melipatgandakan rentang waktu penggunaan mobil listrik.

Kendati begitu, penemuan ini masih jauh untuk dipasarkan. Untuk memproduksi bahan yang diperlukan dalam skala industri, Yang mengatakan bahwa lebih dari 20.000 ton rumput laut perlu dipanen setiap tahunnya.

Baterai terbuat dari daun dan beberapa natrium

Sebelumnya, para ahli dari Universitas Maryland juga berhasil menciptakan baterai ramah lingkungan, yaitu menggunakan daun dan beberapa natrium. Baterai tersebut dikembangkan menggunakan daun ek yang dikarbonisasi disemprot penuh dengan natrium, untuk menunjukkan bahwa ini bisa digunakan sebagai terminal negatif (anoda) baterai.

“Daun begitu melimpah. Yang harus kita lakukan adalah mengambilnya satu dari tanah di sini di kampus,” kata Hongbian Li dari Universitas Maryland, yang juga anggota dari fakultas di National Centre for Nanoscience and Technology di Beijing, Tiongkok.

Fei Shen, pencetus lainnya dari riset ini mengatakan bahwa bentuk alami sebuah daun sudah cocok dengan kebutuhan baterai. Kebutuhan tersebut termasuk area permukaan yang kecil dan struktur internal rumit yang bisa digunakan untuk sodium elektrolit.

Para peneliti memanaskan sebuah daun pohon ek hingga 1.000 derajat Celcius untuk menghancurkan struktur karbon daun tersebut. Lalu, mereka memasukan sodium elektrolit ke dalam pori-pori daun hingga menyerap.

Pada bagian atas daun, lapisan-lapisan karbon yang membuat daun menjadi kaku sudah berubah menjadi lembaran karbon dengan struktur nano untuk menyerap sodium yang membawa energi.

Selain itu, mereka juga akan terus bereksperimen dengan daun-daunan lain yang berbeda bentuk dan ukuran untuk menemukan struktur penyimpanan energi yang paling baik. Selain daun, mereka juga meneliti kemungkinan lain dari bahan-bahan alami, seperti kulit pisang atau kulit melon.

Kendati begitu, mereka belum berniat untuk mengomersilkan temuan mereka hingga saat ini. Semoga suatu saat kita benar-benar bisa mengisi ulang baterai ponsel dengan baterai daun yang ramah lingkungan dan juga ramah kantong.
 
 
 
More Berita
 
1 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 32 x
2 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 42 x
3 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 74 x
4 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 100 x
5 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 82 x
6 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 82 x
7 . Pelatihan UMKM Pengolahan Produk Ulva Dorong Inovasi dan Peningkatan Nilai Tambah Rumput Laut
  Jumat, 08 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 108 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 40 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 59 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 91 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 150 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 183 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 213 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 229 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,647,897 Kali
Member JaSuDa 10,762 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin