Studi kelayakan pengembangan rumput laut menjadi produk makanan dan pupuk organik di Desa Aimoli dan Desa Bana, Kabupaten Alor, akan dilaksanakan untuk mengidentifikasi peluang usaha berbasis rumput laut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung konsep sustainable livelihood di kawasan konservasi perairan. Kajian ini didasari oleh potensi Kabupaten Alor yang memiliki ketersediaan bahan baku rumput laut melimpah, minat masyarakat yang tinggi, serta peluang pasar produk pangan sehat dan ramah lingkungan yang terbuka lebar.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan berfokus pada analisis pasar dan teknis untuk menilai potensi serta kelayakan beberapa produk olahan pada tahap awal, seperti keripik ulva, nori flakes (bumbu tabur ulva), dan stik atau kerupuk rumput laut, dengan target segmen makanan sehat dan oleh-oleh wisata. Selain itu, studi ini juga akan memetakan kesiapan dasar kelompok masyarakat setempat serta merumuskan kebutuhan intervensi yang diperlukan, mulai dari aspek pengolahan, sanitasi, pengemasan, hingga manajemen usaha dan legalitas.
Tidak hanya berfokus pada pangan, kegiatan ini juga akan mengkaji potensi jangka menengah pengembangan pupuk organik cair berbasis rumput laut menggunakan teknologi fermentasi sederhana. Melalui studi ini, akan dirumuskan pendekatan implementasi bertahap: strategi jangka pendek untuk penguatan usaha camilan kelompok masyarakat, serta strategi jangka panjang berupa pilot project pupuk organik yang mengintegrasikan kemitraan strategis dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan WWF untuk mendukung aspek riset, teknologi, serta pengembangan pasarnya. |