Proyek riset kolaboratif internasional ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan komunitas petani rumput laut serta mendorong hilirisasi industri rumput laut yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan. Melalui pendekatan ekonomi sirkular (circular economy), proyek ini mengembangkan inovasi teknologi untuk mengolah rumput laut jenis Ulva reticulata menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan.
Dua fokus inovasi utama dalam proyek ini meliputi:
1. Ekstraksi Ulvan: Pengembangan dan uji coba prototype alat ekstraktor senyawa Ulvan dari rumput laut.
2. Bioplastik: Pemanfaatan hasil olahan rumput laut sebagai bahan baku pembuatan bioplastik masa depan.
Program ini diinisiasi oleh Australia-Indonesia Centre (AIC) di Monash University dan didanai bersama oleh Pemerintah Australia (DFAT) serta Pemerintah Indonesia (Kemendiktisaintek dan LPDP).
Pelaksanaan teknis di lapangan dijalankan oleh konsorsium ahli dari Universitas Hasanuddin (UNHAS), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta melibatkan sinergi aktif dengan pemerintah daerah, asosiasi, koperasi, dan kelompok masyarakat lokal. |