Untitled Document
Rabu , 05 Agustus 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Siapa Sangka Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik, Tanaman Makin Subur!
Rabu, 05 Aug 2026 - Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/ - Terbaca 6 x - Baca: 05 Aug 2026
 
Persoalan limbah dari industri rumput laut dan perikanan masih menjadi tantangan di berbagai daerah pesisir Indonesia. Residu pengolahan rumput laut maupun jeroan ikan sering kali belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menambah beban lingkungan.

Limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai itu kini justru menjadi bahan baku pupuk organik berkat inovasi yang dikembangkan Guru Besar IPB University, Prof Nurjanah.

Melalui pengembangan pupuk bokashi berbasis residu garam rumput laut, ia menghadirkan alternatif pupuk organik yang mendukung penerapan konsep zero waste dan ekonomi sirkular.

Mengubah Limbah Menjadi Sumber Nutrisi Tanaman
Pupuk bokashi yang dikembangkan Prof Nurjanah dibuat dari kombinasi beberapa bahan organik, dengan residu garam rumput laut sebagai sumber unsur hara makro dan mikro. Agar kandungan nutrisinya semakin lengkap, limbah jeroan ikan juga dimanfaatkan sebagai bahan tambahan yang kaya senyawa organik dan enzim alami.

Menurut Prof Nurjanah, pemanfaatan kedua jenis limbah tersebut memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar dibandingkan jika hanya dibuang sebagai sisa produksi.

“Inovasi ini memanfaatkan residu garam rumput laut dan limbah jeroan ikan sebagai bahan baku bernilai tambah, sehingga mendukung konsep zero waste, ekonomi sirkular, sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi pupuk,” ujarnya.

Keunggulan lain dari inovasi ini terletak pada ketersediaan bahan bakunya. Residu garam rumput laut merupakan hasil samping industri pengolahan rumput laut yang jumlahnya cukup melimpah. Sementara itu, limbah jeroan ikan berasal dari industri perikanan yang juga menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar setiap harinya.

Pemanfaatan kedua limbah tersebut tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dari bahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Diproduksi Melalui Fermentasi Selama Tujuh Minggu
Pembuatan pupuk bokashi dilakukan melalui proses fermentasi menggunakan mikroorganisme lokal (MOL). Larutan MOL dibuat dari bahan-bahan hayati seperti limbah organik, air kelapa, gula merah, dan garam yang berfungsi membantu penguraian bahan organik.

Dalam proses produksinya, residu garam rumput laut dicampur dengan sekam padi dan dedak. Campuran tersebut kemudian disemprot menggunakan larutan MOL sebelum difermentasi selama sekitar tujuh minggu. Setelah proses fermentasi selesai, bokashi matang siap digunakan sebagai pupuk organik untuk berbagai jenis tanaman.

Metode fermentasi ini menghasilkan pupuk dengan kandungan unsur hara yang lebih lengkap dibandingkan pupuk organik konvensional karena memadukan nutrisi dari rumput laut, limbah organik, serta enzim yang berasal dari jeroan ikan.

Penuh Tantangan Memasuki Pasar
Meski menawarkan berbagai keunggulan, pengembangan pupuk bokashi ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah menjaga konsistensi kualitas bahan baku yang berasal dari limbah sehingga mutu pupuk tetap stabil pada setiap proses produksi.

Selain itu, produk harus melalui berbagai tahapan, mulai dari pengujian mutu, proses perizinan, hingga penyusunan sistem distribusi dan penyimpanan yang memadai sebelum dapat dipasarkan secara luas. Tantangan lainnya adalah membangun kepercayaan petani yang selama ini masih terbiasa menggunakan pupuk kimia sebagai sumber nutrisi utama bagi tanaman.

Di sisi lain, peluang pengembangan pupuk organik di Indonesia dinilai masih sangat besar. Meningkatnya kesadaran terhadap praktik pertanian berkelanjutan membuat permintaan pupuk organik terus bertambah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 juga menunjukkan Indonesia masih mengimpor sekitar 5.367 ton pupuk organik. Angka tersebut mengindikasikan bahwa kebutuhan nasional belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri.

Melihat kondisi tersebut, Prof Nurjanah menilai pupuk bokashi berbasis residu garam rumput laut berpotensi menjadi salah satu alternatif yang mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional.

“Pupuk bokashi berbasis residu garam rumput laut berpotensi menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain ramah lingkungan, produk ini memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap berkat kombinasi residu garam rumput laut, limbah organik, dan enzim dari limbah jeroan ikan,” katanya.

Melalui inovasi ini, Prof Nurjanah berharap limbah dari sektor perikanan dan pengolahan rumput laut tidak lagi dipandang sebagai beban lingkungan, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Jika diterapkan secara luas, pupuk bokashi ini berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat praktik ekonomi sirkular yang menghubungkan sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan rumput laut secara lebih berkelanjutan.
 
 
 
More Berita
 
1 . Jokowi Sebut NTT Berpotensi Jadi Sentra Rumput Laut, Ini Kendalanya
  Rabu, 05 Aug 2026-https://regional.kompas.com/ - Terbaca 7 x
2 . Kolaborasi CV Posko Jasuda dan KONEKSI Memulai Siklus Kedua Penelitian Cottonii
  Jumat, 31 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
3 . Dari Gulma Laut Menjadi Produk Bernilai, Ulva Diperkenalkan sebagai Biostimulan dan Pigmen Alami
  Rabu, 29 Jul 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 65 x
4 . Peneliti JASUDA Promosikan Pemanfaatan Ulva sebagai Pangan Lokal Bernilai Tinggi
  Kamis, 23 Jul 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 89 x
5 . PAIR Sulawesi Gandeng PT. JASUDA Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Ulva Kini Bernilai Ekonomi
  Rabu, 22 Jul 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 113 x
6 . CV POSKO JASUDA: Solusi Jasa Pengiriman Sampel Rumput Laut ke Pasar Global
  Jumat, 17 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 112 x
7 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 123 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Sargassum Jadi Ekoenzim Bernilai Tambah
  Rabu, 29 Jul 2026 - https://trubus.id/ - Terbaca 57 x
2 . Rumput Laut Homemade
  Rabu, 22 Jul 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 96 x
3 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 112 x
4 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 125 x
5 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 157 x
6 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 167 x
7 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 208 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,657,658 Kali
Member JaSuDa 10,776 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin