Untitled Document
Selasa , 23 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Kenapa Rumput Laut Indonesia Kalah Bersaing dari Korea Selatan ?
Senin, 11 Mar 2019 - Sumber: https://www.mongabay.co.id/ - Terbaca 5946 x - Baca: 16 Jun 2026
 
Indonesia adalah salah satu produsen rumput laut utama di dunia dan hingga saat ini komoditas tersebut menjadi salah satu unggulan dalam pengembangan sektor perikanan budidaya nasional. Tetapi, Pemerintah Indonesia mengakui kalau rumput laut masih kalah bersaing produsen besar lainnya di dunia dan itu menyebabkan daya saing produk dari Indonesia tidak sebagus negara-negara tersebut, khususnya Korea Selatan.

Hal itu diakui sendiri oleh Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Kemaritiman Agung Kuswandono di Jakarta, pekan lalu. Salah satu faktor yang masih menghambat daya saing produk-produk rumput laut Indonesia di pasar global, adalah kurangnya inovasi pada semua rantai nilai (value chain) rumput laut.

“Produk-produk itu, utamanya adalah produk karaginan dan agar-agar. Di sisi lain, Indonesia adalah produsen terbesar di dunia untuk jenis rumput laut tropis,” ungkapnya.

Agar produk rumput laut bisa meningkatkan daya saingnya di pasar global, menurut Agung, Indonesia perlu menguatkan kerja sama antar pembudidaya dan lembaga yang terlibat, baik Pemerintah ataupun bukan. Salah satu yang dilakukan, adalah dengan ikut terlibat dalam platform digital yang pembentukannya diinisiasi oleh Kemenkomar, yaitu Tropical Seaweed Innovation Network (TSIN).

Menurut Agung, platform digital tersebut adalah berbentuk website yang di dalamnya membentuk jaringan kerja sama, sinergi dan inovasi antara inovator produk rumput yang ada dalam lembaga penelitian dan pengembangan, baik itu milik swasta ataupun Pemerintah. Selain itu, sinergi juga dilakukan dengan melibatkan pakar rumput laut dari hulu ke hilir, dan juga pelaku usaha pada industri rumput laut.

“Jadi, TSIN ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan yang berlatar belakang dari kementerian dan lembaga, peneliti, pemerintah daerah, pengusaha, akademisi, dan asosiasi dari seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sinergi dan Inovasi

Melalui TSIN yang menjadi platform digital, kata Agung, Pemerintah menginginkan jaringan kerja sama, sinergi dan inovasi antara lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan (research and development/R&D), dan juga keterlibatan para ahli dalam bidang rumput laut dari hulu ke hilir. Dengan demikian, itu bisa memberi sumbangan pada kemajuan, hilirisasi dan saing produk rumput laut Indonesia di pasar global.

Meski demikian, Agung mengingatkan, Indonesia sejak lama sudah banyak melakukan inovasi dan penelitian rumput laut dari hulur ke hilir dan dilakukan oleh berbagai lembaga riset di bawah kementerian teknis seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Pendidikan Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), dan lembaga lain.

“Namun, kita tahu kalau semua hasil inovasi dan penelitian yang sudah ada sebelumnya masih susah diakses atau diadopsi oleh pihak industri atau pelaku usaha lainnya,” tuturnya.

Agar persoalan tersebut bisa dipecahkan, Agung menyebut kalau pembentukan jejaring seperti TSIN bisa menjadi langkah pembuka yang sangat bagus. Jejaring seperti TSIN, mendapat dukungan elalui Sustainable Market Access through Responsible Trading of Fish in Indonesia (SMART-Fish Programme) dari United Nation Industrial Development Organization (Unido), badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada pengembangan industri untuk pengentasan kemiskinan, globalisasi inklusif dan kelestarian lingkungan.

“Kami telah merekomendasikan TSIN ini nantinya akan dikelola oleh Kemenristekdikti sesuai tuga fungsinya,” pungkasnya.

Sementara, Associate Expert UNIDO Nima Barahmalian mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Indonesia melalui pembentukan TSIN. Menurutnya, Indonesia bisa mengembangkan industri pengolahan rumput laut lebih baik lagi dari sekarang dengan dukungan penuh dari kalangan industri dan peneliti pada bidang rumput laut.

“Rumput laut bisa menjadi komoditas bernilai ekonomi lebih tinggi dari sekarang,” ucapnya.

Upaya perbaikan ekosistem industri pengolahan rumput laut di Indonesia, menurut Direktur Sistem Inovasi Kemristekdikti Ophirtus Sumule, menjadi upaya yang bagus karena itu akan membawa produk rumput laut pada tahapan lebih tinggi. Untuk itu, dia berharap dalam TSIN akan ada sebuah kanal khusus yang dapat mempertemukan hasil-hasil inovasi dengan kebutuhan pasar. TSIN direncanakan akan meluncur pada April mendatang.

Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk meningkatkan daya saing produk rumput laut, karena hingga sekarang di pasar internasional Indonesia masih kalah nilai produksinya kepada Korea Selatan. Negeri ginseng tersebut nilai ekspornya mencapai USD284 ribu, sementara Indonesia hanya sanggup di angka USD159 ribu.

Fakta tersebut menjadi miris, karena Indonesia sanggup mengekspor rumput laut kering (raw material) hingga USD160.278 ton pada 2017. Sedangkan, Korea Selatan untuk rumput laut kering di tahun yang sama hanya sanggup mengekspor maksimal 28 ribu ton saja. Faktor yang menyebabkan nilai ekspor masih kalah jauh, karena ekspor rumput laut Indonesia masih didominasi dalam bentuk kering dan belum diolah.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 75 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 85 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 80 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 112 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 126 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 120 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 109 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 100 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 95 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 118 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 183 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 208 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 253 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,650,426 Kali
Member JaSuDa 10,765 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin