Untitled Document
Senin , 22 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Nelayan Sulamu Gembira Harga Rumput Laut Semakin Baik
Senin, 12 Aug 2019 - Sumber: https://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 5569 x - Baca: 17 Jun 2026
 
Petani nelayan Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang gembira soal harga rumput laut.

Harga yang semakin baik ini terutama rumput laut yang sudah dikeringkan naik dari Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 22.000 perkilogram. Sementara harga rumput laut mentah Rp 3.000 per kilogram.

Hal ini diungkapkan salah satu nelayan rumput laut, Adi Abidin ketika ditemui POS- KUPANG.COM di Kelurahan Sulamu, Selasa (6/8/2019).

Adi Abidin yang merupakan nelayan asal Sulawesi yang sudah 20 tahun tinggal di Sulamu mengatakan, mengembangkan usaha rumput laut ini susah-susah gampang. Gampang karena tidak membutuhkan pupuk ataupun hal lain untuk perkembangannya. Rumput laut tinggal dimasukan ke air laut dan menunggu sampai 40 hari sudah bisa dipanen.

"Kalau susahnya, kalau kena penyakit. Syukur sekarang ini harga makin baik. Kenaikan harga memang berdasarkan kenaikan Nilai Dollar. Sekarang harga rumput laut Rp 22.000 per kilogram kering," kata Adi.

Ditambahkannya, usaha yang ada merupakan usaha pribadi tanpa kelompok. Usaha ini dilakukan mengikuti musim dimana memasuki Agustus-September kondisi laut sangat bagus. Setelah bibit dilepas di laut maka petani nelayan bisa berusaha yang lain sambil menunggu waktu panen.

Sementara Gubernur NTT, Viktor Laiskodat didampingi Wakapolda NTT, Brigjen Joni Asadoma dalam lawatannya ke Sulamu membantu petani nelayan sebanyak 666 orang bantuan tali nilon dan bibit rumput laut sebanyak 40 kilogram.

Gubernur berpesan kepada warga untuk menekuninya dengan baik karena kedepan memiliki prospek yang bagus. Potensi alam NTT seperti rumput laut sudah diberikan secara cuma-cuma oleh Tuhan, maka saatnya warga mengembangkannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

"Kita (warga NTT) jangan lagi dicap miskin dan terbelakang. Saatnya kita bangkit. Saya minta gereja ikut bersama pemerintah mendorong warga mengembangkan potensi yang kita miliki. Ada rumput laut, kelor, gewang dan banyak lagi," pesan Gubernur Viktor.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 72 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 79 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 79 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 110 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 123 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 116 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 106 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 96 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 93 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 118 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 182 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 207 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 233 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 251 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,650,112 Kali
Member JaSuDa 10,765 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin