Untitled Document
Selasa , 28 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Hasil Panen Rumput Laut Lakambau Beromset Rp 1,1 Miliar
Senin, 09 Dec 2019 - Sumber: https://baubaupost.com/ - Terbaca 5643 x - Baca: 27 Apr 2026
 
Hasil panen rumput laut para petani Buton Selatan (Busel) tahun ini mengalami keuntungan besar, itu disebabkan Rumput laut yang dibudidayakan tumbuh subur, disertai kenaikan harga jual dipasaran. Rata-rata satu orang petani dengan 10 buah rakit dalam semusim bisa menghasilkan Rp 120 juta. Biasanya 10 sampai 12 orang petani rumput laut tergabung dalam satu kelompok nelayan.

Pasca syukuran tiga kelompok petani budidaya rumput laut Kalangana, Kelurahan Bandar Batauga, Kecamatan Batauga yang dalam semusim meraup keuntungan hingga 3,2 miliar. Kini giliran petani rumput laut budidaya Jaya Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga meraup omset sebesar Rp 1,1 miliar.

Angka itu cukup fantastis, di mana aktifitas budidaya rumput laut cukup menjanjikan dalam menopang ekonomi nelayan. Peran pemerintah daerah dalam membina, memfasilitasi nelayan rumput laut, juga menjadi salah satu faktor masyarakat nelayan semangat melakukan aktifitas budidaya rumput laut hingga meraup keuntungan yang melimpah.

“Kami berterima kasih kepada Pemda lebih khusus kepada Plt Bupati H La Ode Arusani yang memberikan perhatian serius kepada petani rumput laut dalam bentuk bantuan bibit. Alhamddulillah hasilnya memuaskan,” kata petani rumput laut La Ode Mukmin yang juga Ketua Kelompok Lakambau Budidaya Jaya saat ditemui belum lama ini.

Sebagai wujud rasa terimakasih atas hasil yang yang diperoleh, petani budidaya rumput Lakambau menggelar syukuran di tepi pantai Lakambau, sehingga ke depannya rezeki mereka semakin meningkat Lagi.

Kata La Ode Mukmin mengatakan perbandingan hasil panen tahun 2018 dan tahun 2019 tidak jauh berbeda, tetapi tahun ini ada peningkatan hasil panen disertai naiknya harga rumput laut di pasaran. Selain itu sudah ada beberapa nelayan yang telah menggunakan bibit kultur jaringan yang diambil dari Sampolawa dan hasilnya cukup jauh berbeda dengan rumput laut yang biasa digunakan masyarakat.

Dikatakan untuk hasilnya produksi pendapatanya perorangnya mencapai 3-4 ton. Paling banyak tujuh ton perorang. Jadi jika dirata-ratakan satu kelompok petani rumput laut mendapatkan total 50 ton selama empat bulan dan untuk satu kelompok petani budidaya rumput laut memiliki anggota sebanyak 10 orang .

Sebagian besar petani Budidaya Jaya Lakambau, masih mengambil bibit rumput laut di La Sori, Kecamatan Mawasangka Tengah, dan baru sedikit yang menggunakan bibit kultur jaringan dari bantuan Balai Pengembangan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

La Ode Mukmin juga menilai perkembangan bibit kultur jaringan yang dicoba oleh beberapa nelayan di kelompoknya, dan hasil cukup bagus. “Batang rumput lautnya cukup besar tahan terhadap penyakit, hasil panennya cukup banyak, berbeda jauh dengan bibit rumput laut yang lazim digunakan. Kedepan kami akan mencoba menggunakan bibit kultur jaringan, kami pikir itu tidak cocok ditanam di pesisir perairan Batauga, tapi setelah melihat hasilnya ternyata hasilnya bagus,” terangnya.

Musim Timur telah berakhir, semua rakit termasuk perahu ditarik ke darat guna menghidari gelombang ombak musim barat. ” Jadi nanti akhir bulan April atau awal Mei baru kami turunkan kembali rakit rumput laut dan memulai aktifitas budidaya,” tukasnya.

Hal Senada diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Busel, H La Ode Taatlan melalui Kabid Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya Muhammad Dafis Kasri mengungkapkan, dari 10 orang dalam satu kelompok, rata-rata produksi satu nelayan 4 hingga 5 ton atau ditotal dal satu kelompok rumput laut dapat memproduksi hingga 50 ton semusim. Dari jumlah 50 ton itu jika diestimasi harga rumput laut kering sekitar Rp 22 ribu. Maka omset satu kelompok tahun ini Rp 1,1 miliar per kelompok.

Ia mengaku omset ini juga ada peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. “Kiat kita tahun depan. Karena ada sebagian petani rumput laut yang belum tergabung dalam kelompok petani rumput laut. Ke depan pihaknya akan memfasilitas pembentukan kelompok,” ujarnya.

Dijelaskan, pengembangan dan perhatian serius kepada petani rumput laut ini cukup besar. Ini sesuai arahan dan petujuk Plt Bupati Busel H La Ode Arusani. Agar memaksimalkan potensi perikanan dan kelautan, khusus wilayah pesisir Batauga, Sampolawa dan Siompu dan kecamatan lain.

Tahun ini DKP Provinsi Sultra sudah memberikan bibit kultur jaringan yang dipusatkan di Kecamatan Sampolawa. “Kami juga memberikan terima kasih kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Pengembangan Budidaya Air Payau Takalar yang baru saja memberikan bibit 200 kilogram untuk dua kelompok di perairan teluk Sampolawa,” harapnya.

Ia berharap teluk Sampolawa yang sudah masuk dalam rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) Provinsi Sultra yang ditetapkan menjadi kawasan perairan budidaya. Di sana nanti jadikan pusat sumber bibit di wilayah Kabupaten Busel.

Ia juga menginginkan perhatian bantuan bibit dari DKP Sultra dan KKP RI tetap berlanjut. “Alhamdullah saya sudah mendapatkan infomasi dari DKP Sultra. Bahwa Busel sudah diusulkan untuk mendapatkan alokasi bibit kultur jaringan di tahun 2020,” katanya.

Dikatakannya, semua wilayah pesisir laut di Kabupaten Busel sangat cocok untuk bertani rumput laut. Untuk itu DKP Busel siap memfasilitasi dan memberikan perhatian pendampingan Pihaknya siap memberikan pendampingan, pelatihan dan pembentukan kelompok

“Hanya kemauan dari masyarakat kita sebenarnya, kami DKP siap memberikan perhatian serius, semoga dari petani kita termotivasi,” katanya.

Pengembangan rumput laut di Buton Selatan ditahun 2019 ini fokus di Sampolawa, dengan target peremajaan bibit unggul kultur jaringan bantuan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

“Di akhir musim sudah terbukti dengan baik, dan sudah ada permintaan rumput laut kultur jaringan dari petani rumput laut dari La Sori Mawasangka Timur, nanti ini pasti kedepan terus akan berkembang,” ucap Muhammad Dafis Kasri saat ditemui di ruang kerja belum lama ini.

Menurutnya, pengembangan budidaya rumput laut tidak hanya di wilayah pesisir daratan Buton Selatan yakni Batauga, Sampolawa, namun akan merambah ke wilayah kepulauan. Misalnya ditahun ini sudah ada ada tiga nelayan rumput laut di desa Karae Kecamatan Siompu memulai membudidaya rumput laut. Hasilnya, kurang lebih dua ton rumput laut kering.
 
 
 
More Berita
 
1 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 51 x
2 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 79 x
3 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 86 x
4 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 106 x
5 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 124 x
6 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 149 x
7 . PT Jaringan Sumber Daya Dorong Inovasi Rumput Laut Melalui Riset dan Kolaborasi
  Rabu, 25 Mar 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 115 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 84 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 105 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 135 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 142 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 232 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 221 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 224 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,286 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin