Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Dua Puluh Kelompok Tani Terhubung Ke Pasar Rumput Laut
Rabu, 04 Jul 2007 - Sumber: Henra Agustiana - Terbaca 6048 x - Baca: 16 Jun 2026
 
Kupang-Bermula dari sebuah ide yang terlontar dalam sebuah training usaha rumput laut yang diadakan di Rote, 25 - 28 April 2007, yang diadakan oleh World Vision dan SeaPlantNet. Obrolan pada saat makan siang ini mencetuskan gagasan dari sebagian peserta untuk mencoba menjual bersama-sama. Jika mungkin menjual sampai ke Surabaya, maksudnya ke pabrik atau eksportir langsung. Ide sebagian peserta ini diikuti dengan pertemuan tidak resmi pada malam hari yang dihadiri oleh semua ketua kelompok petani rumput laut (peserta pelatihan), World Vision Indonesia dan SeaPlantNet.



Pertemuan santai di malam hari berlangsung singkat tapi padat. Para petani mengungkapkan keinginannya, SeaPlantNet menunjukkan informasi yang dibutuhkan untuk “menilai” potensi produksi agar bisa ditawarkan, WVI menyatakan kesediaannya untuk berusaha mewujudkannya.



Langkah pertama yang dilakukan adalah pengumpulan semua informasi mengenai usaha budidaya rumput laut anggota kelompok tani. Informasi ini tidak hanya data produksi, tetapi juga semua ongkos penjualan yang sudah diketahui oleh para petani. Dalam waktu lebih kurang 1 bulan informasi ini dapat terkumpul.



Salut untuk para pengurus kelompok tani, Pak Hendi, Pak Gerson dan motivator dari WVI ADP Rote sebagian besar informasi dapat dikumpulkan dalam waktu 1 bulan. Informasi ini diolah. Jadilah sebuah informasi yang dapat menggambarkan kondisi produksi dan pemasaran di wilayah tempat tinggal kelompok tani.



Kunjungan SeaPlantNet 11 – 16 Juni, pada setiap kelompok binaan Proyek LINTAS WVI, adalah untuk menindak lanjuti hasil pelatihan di bulan April 2007. Tetapi tidak hanya itu, teman-teman petani rumput laut menginginkan langkah nyata dalam mewujudkan penjualan bersama. Sehingga dalam kunjungan itu, sekaligus menyusun strategi untuk mewujudkan keinginan tersebut.



Data-data yang diberikan kelompok tani sangat membantu penyusunan strategi ini. SeaPlantNet dan WVI mendukung perdagangan yang adil. Dengan mengolah data-data yang dikumpulkan kelompok tani diperoleh perkiraan harga yang wajar dan bisa menjadi bekal dalam negosiasi dengan pembeli.



Semangat yang dibangun adalah menciptakan penjualan yang transparan. Penjualan dengan cara ini memungkinkan kelompok mengetahui penyebab naik-turunnya harga. Untuk itu harus dibuka komunikasi antara penjual (kelompok) dan pembeli, dimanapun berada.



Akhirnya pada tanggal 16 Juni 2007, terbentuk “Dewan Rumput Laut LINTAS” Rote. Diketuai oleh Herman Da Silva dari Desa Mbueain. Dewan beranggotakan 12 orang yang merupakan perwakilan dari 6 desa. Dewan ini mewakili 644 orang anggota dari 20 kelompok petani rumput laut.



Tugas Dewan ini adalah mewakili petani rumput laut dalam berhubungan dengan pembeli. Mulai dari tawar-menawar, pemenuhan order pembelian, pemantauan harga, pemantauan kualitas, pemantauan cara pembayaran, pemantauan kondisi pasar di Rote, Kupang dan Surabaya.



Peran Dewan Rumput Laut Rote : Pertemuan Dengan Yayasan TLM di Kupang.



Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Dewan Rumput Laut LINTAS mengadakan pertemuan dengan Yayasan Tanaoba Lais Manekat pada tanggal 22 Juni 2007. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menjajagi kemungkinan kerjasama pemasaran rumput laut. Masing-masing mempunyai kelebihan yang bisa diselaraskan untuk mencapai tujuan bersama. Dewan memiliki rumput laut dari anggotanya. YTLM memiliki sumber daya keuangan, jaringan transportasi, gudang, dan jaringan pemasaran. Dan yang terpenting adalah keduanya akan menerapkan pemasaran yang transparan untuk mencapai perdagangan yang adil.



Dalam pertemuan ini Yayasan Tanaoba Lais Manekat (YTLM) diwakili oleh Rozali (direktur eksekutif) dan Josh Bowen (Manajer Jasa Pengembangan Bisnis). Dan Dewan Rumput Laut LINTAS diwakili oleh Matheos Tanbaru (wakil ketua, dari Desa Kuli), Alpius Nggelan (Sekretaris, dari Desa Mbueain) dan Esau Loe (Anggota, dari Desa Oelua). Di dampingi Hendi dan Gerson (WVI) serta SeaPlantNet. Diadakan di kantor YTLM yang baru dan sejuk di Kupang.



Dimulai dengan membangun saling pengertian antara YTLM dan Dewan Rumput Laut. Dewan Rumput Laut menginginkan keterbukaan (transparansi) dalam perdagangan rumput laut. YTLM menghendaki jaminan jumlah produksi rumput laut yang dapat disediakan kelompok tani dan kejujuran kualitas rumput laut yang akan dibeli YTLM.



Dengan percaya diri, Dewan Rumput laut bernegosiasi dengan YTLM. Pembicaraan berlangsung lancar. YTLM menyampaikan semua biaya yang timbul mulai dari penimbangan di desa, pengangkutan, pengepakan, retribusi, biaya kontainer Kupang – Surabaya, biaya administrasi di pelabuhan, asuransi. Semuanya disampaikan secara terbuka dan para petani bisa melakukan pengecekan sendiri.



Dewan pun menyampaikan bahwa mereka akan menjamin tidak ada rumput laut yang tercampur dengan yang masih basah atau benda-benda lain yang tidak wajar. Standart kualitas akan dijaga karena Dewan sudah mengetahui, betapa sulit memperoleh pembeli yang dapat dipercaya. Penimbangan pun akan selalu di karena saat ini Dewan sudah memiliki timbangan gantung baru di setiap desa untuk pengecekan berat. Timbangan ini bantuan dari WVI.



Selanjutnya YTLM menyampaikan cara pengepakan yang paling effisien dan bisa dicontoh oleh para petani.



Belum terjadi kesepakatan penjualan, karena Dewan harus menghitung kembali dan menimbang-nimbang bersama para anggota. Mengingat YTLM sudah menyebutkan semua biaya, harga di Surabaya, dan manajemen fee untuk YTLM.



Banyak hal yang harus dibicarakan lagi dengan YTLM untuk mencapai kata sepakat. Faktor resiko belum dibicarakan. Mekanisme pembelian dan hal lain yang bersifat teknis masih perlu dibicarakan. Tetapi setidaknya langkah awal dan kesepahaman sudah terwujud untuk menuju pada pemasaran yang transparan dan adil.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 56 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 69 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 72 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 98 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 112 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 103 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 96 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 73 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 108 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 170 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 196 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 221 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 241 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,246 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin