Untitled Document
Minggu , 21 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Skotlandia Bangun Pertanian Rumput Laut untuk Atasi Perubahan Iklim
Senin, 15 Nov 2021 - Sumber: https://www.voaindonesia.com/ - Terbaca 5697 x - Baca: 20 Jun 2026
 
Skotlandia sedang menjajaki berbagai cara inovatif untuk mengatasi emisi karbon. Para ilmuwan meneliti tentang penggunaan rumput laut bukan hanya untuk menyimpan karbon, tetapi juga untuk bahan bakar mobil dan membuat kemasan yang dapat terurai secara hayati.

Pantai Barat Skotlandia yang airnya bersih dan dingin merupakan kondisi yang tepat untuk membudidayakan rumput laut. Peter Elbourne menanam rumput laut dengan menggunakan tali-tali di bawah permukaan air.

Menurut Elbourne, musim tanam terbaik adalah mulai dari Januari sewaktu cahaya matahari dan zat-zat gizi dalam air dalam kondisi terbaik. Ia mengatakan,"Semuanya ada di sana, siap bagi rumput laut untuk mulai tumbuh dengan sangat cepat. Beberapa sentimeter per hari.”

Pada bulan Mei, sewaktu rumput laut dipanen untuk digunakan dalam produk makanan, tingginya akan mencapai dua meter. Pertumbuhan ini membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Elbourne menambahkan,"Sewaktu rumput laut tumbuh, tanaman ini menyerap karbon laut. Tahun ini, kami perkirakan skala penyerapan yang relatif sedang, jadi mungkin setara dengan sekitar setengah ton karbon dioksida yang akan kami serap dari laut.”

Berdasarkan beberapa perkiraan, rumput laut menyerap karbon lima kali lipat lebih banyak daripada hutan dengan luas wilayah yang sama.

Menurut pengkajian terhadap rumput laut liar, tanaman ini diperkirakan menyerap lebih dari 200 juta ton karbon secara global, jauh lebih efisien daripada menanam pohon.

Pepohonan mengambil tempat di lahan yang dapat digunakan untuk pertanian, atau penggunaan lainnya.

Nelayan seperti Elbourne mengatakan di laut, tidak ada persaingan lahan semacam itu. Rumput laut menjadi habitat bagi ikan, dan membersihkan air.

Di perusahaan Oceanium, para ilmuwan sedang menyelidiki cara mengekstraksi protein, serat dan mineral untuk membuat plastik hayati untuk kemasan. Ini adalah plastik yang dapat dijadikan bahan kompos. Di tempat itu, rumput laut bahkan diyakini dapat menggantikan minyak sebagai unsur-unsur penting bagi industri kimia.

Charlie Bavington, salah seorang pendiri dan direktur teknologi Oceanium, mengatakan, "Kita memiliki habitat yang sangat dingin, habitat yang sangat panas, lingkungan yang cukup ekstrem. Dan rumput laut menempati semua ceruk itu. Jadi ini menyelesaikan banyak masalah fisik dan kimia untuk kelangsungan hidup. Ini menciptakan keragaman bahan kimia dan produk-produk yang dapat kita gunakan dan kembangkan menjadi hal-hal dapat yang memecahkan masalah kita.”

Sementara itu di Maine, di pesisir timur Amerika, rumput laut sedang dikembangkan dari spora di laboratorium dan ditanam di laut untuk berbagai produk. Sebagian untuk konsumsi manusia, tetapi rumput laut juga digunakan sebagai pupuk dan bahan pakan ternak.

The Scottish Association for Marine Science (Asosiasi Ilmu Kelautan Skotlandia) mendirikan sebuah akademi rumput laut untuk mendukung industri pertanian yang masih baru itu. Asosiasi itu melihat potensinya yang sangat besar. Direktur asosiasi tersebut, Profesor Michele Stanley, mengatakan, "Sekarang ini budidaya rumput laut memproduksi 30 juta ton per tahun, dan apa yang ingin Eropa lakukan dan negara-negara lain di Eropa ingin lakukan adalah melipatgandakan hasilnya pada tahun 2050. Ini adalah industri yang baru berkembang bagi kami dan saya pikir, kita harus terlibat di dalamnya.”

Pertanian rumput laut tidak membuat kita mampu melakukan pengurangan besar-besaran emisi gas rumah kaca, tetapi karbon yang diserapnya dapat berkontribusi bagi emisi bersih nol.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 68 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 78 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 77 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 107 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 122 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 112 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 104 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 85 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 90 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 118 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 181 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 206 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 230 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 249 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,776 Kali
Member JaSuDa 10,764 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin