Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Teknik Pengeringan Rumput Laut Untuk Petani Cerdas
Jumat, 27 Jul 2007 - Sumber: Juwita - Terbaca 8284 x - Baca: 17 Jun 2026
 
1. Pengeringan Dengan Para-Para



a. Alat

  • Bambu utuh : 4 x 10 m + 8 x 0.75 m + 2 x 1.5 m

  • Bambu belah : 2 x 10 m + 50 x 4 m

  • Jaring 4 m x 10 m

  • Terpal 6 m x 10 m

  • Paku 5 kg

  • Tali nilon 10 m


b. Kerangka Alat





Gambar 1 : Alat Pengering Para-Para



Penjemuran dengan menggunakan para-para dilakukan dengan cara menyiapkan dan membersihkan para-para dari kotoran. Kemudian meletakkan rumput laut di atas para-para secara merata (lihat Gambar 2), usahakan ketebalan tumpukan rumput laut sama Ketebalan yang disarankan maksimal 10 cm. Agar kering merata, rumput laut juga harus dibolak-balik sambil membersihkan kotoran yang masih melekat. Pada cuaca cerah pengeringan berlangsung 2 - 3 hari. Pada malam hari atau waktu hujan, rumput laut tersebut harus dikumpulkan di tempat teduh atau ditutup ditempat penjemuran dengan menggunakan terpal.




Gambar 2 : Cara Pengeringan Rumput Laut dengan Menggunakan Alat Pengeringan Para-Para



2. Pengeringan Dengan Jemuran Gantung (Hanging-Bar)



a. Alat

  • Bambu utuh : 5 x 10 m + 6 x 1.50 m + 6 x 2 m + 2 x 0.5 m + 4 x 1.12 m

  • Bambu belah 10 x 10 m

  • Terpal 8 m x 10 m

  • Paku 5 kg

  • Tali nilon 1


b. Kerangka Alat





Gambar 3. Alat Pengering Bentuk Jemuran Gantung (Hanging-Bar)



Penjemuran dengan cara gantung dilakukan dengan mengikat rumput laut pada tiang jemuran (lihat Gambar 4), jadi pada waktu panen tali rumput laut tidak dilepas. Atur jarak ikatan rumput laut pada tiang jemuran agar tingkat kekeringan merata. Ketika pengeringan berlangsung tidak perlu dibolak-balik. Pada malam hari atau waktu hujan, rumput laut dapat langsung ditutup langsung ditempat penjemuran dan dibiarkan bermalam. Jika cuaca cerah pengeringan hanya berlangsung 2 - 3 hari.





Gambar 4 : Cara Pengeringan Rumput laut dengan Menggunakan Alat Pengering Jemuran Gantung (Hanging-Bar)



Kelebihan teknik penjemuran dengan para dan gantung juga mudah dioperasikan dan beberapa petani sudah mulai menggunakan cara ini, terutama para-para. Selain itu biaya yang dikeluarkan juga relatif murah dan alat-alat pembuatan mudah ditemukan. Waktu pengeringan dapat lebih cepat, kemungkinan terkontaminasinya rumput laut dengan benda-benda asing dapat ditekan, sehingga mutu rumput laut yang dihasilkan bisa lebih baik. Secara sederhana, pengeringan dengan cara hanging-bar dianggap yang terbaik di tingkat petani karena rumput laut tidak mengalami banyak benturan fisik apalagi pematahan thallus. Rumput laut yang diambil dari tali ris dengan cara dipatahkan bisa menyebabkan luka fisik pda thallus yang disertai keluarnya getah pada bagian tersebut. Hal ini diduga menjadi penyebab rendahnya kadar karaginan rumput laut kering. Rumput laut yang dikeringkan dengan cara atau teknik gantung ini juga dianggap memiliki kadar kotor yang lebih rendah, tingkat kekeringan yang merata tanpa perlu dibalik.



Sedangkan, kelemahan pengeringan dengan kedua cara di atas yaitu petani harus menyiapkan biaya dan lahan untuk penempatan alat pengering. Selain itu, selama ini di beberapa daerah para pembeli (pedagang pembeli) masih memukul rata semua rumput laut kering dengan harga yang sama. Sehingga para petani berpikir, buat apa repot-repot membuat alat pengering karena hal tersebut hanya menambah biaya produksi. Hal ini harus diantisipasi mengingat mutu rumput laut yang dihargai dan diminta sampai dipabrik adalah rumput laut yang mutunya baik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia atau sesuai dengan praktek Good Manufacturing Practice (GMP).



Bervariasinya teknik pengeringan tersebut disebabkan oleh faktor sumberdaya manusia. Hal ini terkait dengan pemahaman pembudidaya rumput laut tentang kualitas rumput laut kering dan industri karaginan, kebiasaan dan budaya masyarakat dan kondisi sumberdaya alam dan buatan.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 56 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 69 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 72 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 98 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 112 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 103 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 96 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 73 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 108 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 170 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 198 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 222 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 241 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,246 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin