Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Karakteristik Masyarakat Pesisir
Rabu, 15 Aug 2007 - Sumber: Modul TOT untuk Fasilitator - Terbaca 11663 x - Baca: 16 Jun 2026
 
KARAKTERISTIK MASYARAKAT PESISIR



Kebudayaan masyarakat pesisir menunjukkan kebudayaan folk yang ditandai dengan kecil, terisolasi, buta huruf dan homogen dengan ikatan yang kuat dalam solidaritas kelompok.



Sikap masyarakat pesisir pada alam bergerak dalam kontinum tunduk pada alam dan ada juga yang merusaha selaras dengan alam. Sikap tunduk pada alam dilatar belakangi oleh kepercayaan mereka bahwa alam memiliki kekuatan magis. Upaya sedekah laut adalah contoh sikap tunduk pada alam. Sedangkan awig-awig di lombok dan sasi di maluku adalah contoh sikap masyarakat yang selaras dengan alam.



Lebih jauh karakteristik masyarakat pesisir sebagai representasi komunitas desa-pantai dan desa terisolasi dapat diuraikan dalam berbagai aspek:



1. Sistem Pengetahuan



Pengetahuan masyarakat umumnya didapat dari warisan orangtua atau pendahulu mereka berdasarkan pengalaman empiris. Kuatnya pengetahuan lokal menjadi salah satu penyebab terjadinya kelangsungan hidup para nelayan maupun petani. Misalnya nelayan menggunakan dugo-dugo yaitu seutas tali dengan batu pemberat untuk mengetahui arah dan kekuatan aliran arus sekaligus kedalaman laut. Arah arus diketahui dari kecendrungan arah tali dugo-dugo setelah dimasukkan ke laut. Sedangkan kekuatan arus dapat dirasakan dengan memegang dugo-dugo.



Mereka juga menggunakan tanda alam lain seperti rasi bintang maupun kondisi air. Pada suku laut dikenal konsep perbani yaitu kondisi air laut pada saat surut atau pasang tanggung ketika air laut berwarna merah dan tenang. Mereka meyakini pada kondisi ini banyak ikan. Tapi dalam kondisi air dalam dan berwarna hijau kemerah-merahan para nelayan percaya banyak ikan besar berkeliaran. Sementara jika banyak ulat air atau ekor-ekor dipercayai tidak banyak ikannya.



Berbeda lagi dengan patorani (nelayan penangkap ikan terbang) di Sulawesi Selatan, untuk mengetahui apakah di suatu wilayah banyak ikan terbang, maka para juragan (pemilik kapal) mencelupkan tangannya sampai sebatas siku ke dalam laut. Dengan merasakan kehangatan tertentu dari air laut , juragan dapat mengetahui banyaknya ikan torani di tempat itu. Selain itu bila banyak ikan torani yang beterbangan sangat rendah di sekitar perahu menandakan mereka siap bertelur, kondisi sebaliknya bila ikan-ikan itu terbang tinggi.



Pengetahuan lokal (indigenous knowledge) merupakan kekayaan intelektual mereka yang sampai kini terus dipertahankan. Bila pengetahuan lokal ini dapat dikombinasikan dengan temuan-temuan modern tentu akan menghasilkan suatu sistim pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kemajuan usaha para nelayan dan petani ini.



2. Sistem Kepercayaan



Secara umum nelayan masih memiliki kepercayaan yang kuat bahwa laut memiliki kekuatan magis sehingga perlu mendapat perlakuan-perlakuan khusus dalam melakukan berbagai aktifitas nafkah di laut agar pelakunya selamat dan usahanya berhasil. Diantara nelayan patorani ada ritual khusus selama alat tangkap dioperasikan di laut, saat itu mesin dimatikan sehingga perahu dan alat tangkap diombang ambingkan arus. Sambil menunggu ikan masuk perangkap, para juragan dan sawi (awak kapal) akan menyanyikan lagu-lagu semangat. Dimana dalam pandangan patorani dengan menyanyikan lagu – lagu semangat tersebut ikan torani (ikan terbang) akan masuk alat tangkap.



Pada masyarakat nelayan di Pekalongan biasa ada ritual cadranan di pertengahan bulan suro dimana sesajen berupa kepala kerbau dan beberapa jenis makanan yang disusun di atas sebuah tumpeng diletakkan di atas kapa kecil dan dilayarkan ke laut dengan diiringi kapal-kapal nelayan. Tujuan ritual ini agar aktifitas penangkapan ikan selamat dan hasil tangkapannya banyak.



3. Peran wanita




Aktifitas ekonomi perempuan merupakan gejala umum di kalangan masyarakat lapisan bawah. Umumnya selain mengurus rumah tangga, para istri nelayan dan petani juga melakukan berbagai fungsi ekonomi bahkan tidak jarang melibatkan anak-anaknya yang remaja maupun di bawah umur. Melibatkan seluruh anggota keluarga adalah salah satu strategi ekonomi rumahtangga untuk memaksimalkan pendapatan rumahtangga. Berbagai aktifitas ekonomi yang biasa dilakukan perempuan mulai dari penangkapan ikan di perairan dangkal, pengolahan ikan maupun kegiatan jasa dan perdagangan.



Pada usaha tani rumput laut pekerjaan mengikat benih dan panen banyak dilakukan oleh perempuan, ada yang melakukan kegiatannya di rumah jaga di tengah laut atau di tenda-tenda di tepi pantai sambil mengasuh anak-anak balitanya. Sedangkan anak-anak tanpa pandang usia dan jenis kelamin, dari balita sampai dewasa turut serta dalam mengikat bibit rumput laut. Nampaknya ketrampilan ini disosialisasikan secara tidak sengaja karena ibu melakukan pekerjaan ini sambil mengasuh anaknya.



4. Posisi sosial nelayan


Kebanyakan nelayan dan petani memiliki status sosial yang relatif rendah, meskipun demikan mereka sangat bangga akan profesinya. Rendahnya posisi sosial ini karena keterasingan mereka yang mengakibatkan masyarakat lain kurang mengenal cara hidup mereka dan kurangnya sosialisasi dengan masyarakat lain akibat keterbatasan waktu. Nelayan lebih banyak melakukan kegiatan mencari nafkah di laut daripada bersosialisasi dengan masyarakat yang secara geografis relatif jauh dari pantai.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 56 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 69 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 72 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 98 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 112 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 103 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 96 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 73 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 108 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 170 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 196 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 221 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 241 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,244 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin