Untitled Document
Kamis , 21 September 2023 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Tunggu Harga Lebih Baik, Petani Rumput Laut Di Lotim Lakukan Aksi Tunda Jual
Senin, 04 Sep 2023 - Sumber: https://www.suarantb.com - Terbaca 94 x - Baca: 21 Sep 2023
 
Petani rumput laut di Teluk Ekas, Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur menggudangkan hasil panennya, sembari menunggu harga jual yang lebih baik. Saat ini harga jual rumput laut kering Rp18.000 perkilo untuk jenis kotoni. Harga ini diyakini masih memungkinkan naik.

“Kita simpan dulu, belum dijual. Sambil nunggu harga bagus,” ujar Abdul Tilah, Ketua Kelompok Tani Rumput Laut. Produksi rumput laut saat ini tengah bagus-bagusnya. Bibit 6 Kg, menurutnya bisa berkembang menjadi hingga 70 Kg. membaiknya produksi ini terjadi dalam 8 bulan terakhir, didukung oleh tetap adanya gelombang, angin, serta suhu air laut yang relatif dingin.

Menurut Tilah, di kelompoknya ada 80 petani rumput laut yang tergabung. Luas budidaya perorangan ada yang memiliki areal 100 meter persegi. Ada yang lebih, ada juga yang kurang dari jumlah itu. Total sekali produksi bisa menghasilkan ratusan ton produksi perbulan, khusus di kelompoknya.

Hasil produksi rumput laut ini, lanjut Tilah, biasanya dikirim/dijual ke luar daerah secara gelondongan. Salah satunya ke Bali. Dibeli langsung oleh perusahaan ke petani rumput laut di Ekas Buana. “Tapi sementara ini kita jemur-jemur dulu. Kemarin saya rugi sampai tujuh puluhan juta perbulan. Kita ndak mau rugi terus,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, Zainuddin menegaskan, Teluk Ekas Buana adalah salah satu kawasan budidaya komoditas kelautan perikanan. Salah satunya rumput laut. Hasil produksi rumput laut ini 90 persen dikirim ke luar dalam bentuk gelondongan. Kedepannya, diharapkan ada penanganan pasca panen dan pengolahan semi intensif.

“Sehingga kita menjual rumput laut tidak lagi dalam bentuk mentahan. Tapi sudah menjadi produk olahan awal. Sehingga kalau dijual, dari tadinya Rp20.000 perkilo, bisa naik menjadi Rp50.000 atau Rp60.000 perkilo,” ujarnya. Apalagi rumput laut yang sudah diekpor ke China, kemudian dikirim balik ke Indonesia dalam bentuk karagenan, harganya sudah mencapai Rp250.000 perkilo.

Karagenan merupakan produk olahan rumput laut merah Indonesia yang mengandung natrium, magnesium, dan kalsium yang dapat terikat pada gugus ester sulfat dari galaktosa dan kopolimer 3,6-anhydro-galaktosa. Karagenan banyak digunakan pada sediaan makanan, farmasi dan kosmetik sebagai bahan pembuat gel, pengental atau penstabil.

Karagenan dapat diekstraksi dari protein dan lignin rumput laut dan dapat digunakan dalam industri pangan karena karakteristiknya yang dapat berbentuk gel, bersifat mengentalkan, dan menstabilkan material utamanya. “Disini harganya masih Rp20.000 perkilo. Masih jauh kalau dikirim dalam bentuk setengah jadi. Kedepan diupayakan kita mengirim tidak lagi gelondongan,” demikian Zainuddin.
 
 
 
More Berita
 
1 . DKP Kaltim Akan Cetak Kebun Rumput Laut di Bontang
  Senin, 18 Sep 2023-https://kaltim.antaranews.com - Terbaca 33 x
2 . Penelitian Bibit Lokal dan Kultur Jaringan
  Selasa, 12 Sep 2023-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 55 x
3 . Nelayan Pulau Tidung Terima Bantuan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 12 Sep 2023-https://m.beritajakarta.id - Terbaca 55 x
4 . Budidaya Rumput Laut Sacol
  Kamis, 07 Sep 2023-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 69 x
5 . Budidaya Rumput Laut Gracillaria
  Kamis, 31 Aug 2023-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 100 x
6 . Hasil Laut Indonesia Perlu Diperkuat Digitalisasi
  Senin, 28 Aug 2023-https://www.cnbcindonesia.com - Terbaca 100 x
7 . Petani Ujung Baji Optimis Spinosum Solusi Cuaca Panas
  Kamis, 24 Aug 2023-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 139 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pemuda di Lombok Hasilkan Biogas dari Rumput Laut dan Kotoran Sapi
  Senin, 18 Sep 2023 - https://www.beritasatu.com - Terbaca 30 x
2 . Menu Rumput Laut Dimasak Pakai Semut Rangrang Khas Paranggupito, Berani Coba?
  Selasa, 12 Sep 2023 - https://www.detik.com - Terbaca 54 x
3 . Rumput Laut Jadi Solusi Permasalahan Plastik, Ikut Dorong Ekonomi Biru
  Senin, 04 Sep 2023 - https://www.viva.co.id - Terbaca 75 x
4 . Garam Rumput Laut Rendah Natrium, Solusi Mengatasi Hipertensi di Indonesia
  Senin, 28 Aug 2023 - https://allfishnews.com - Terbaca 117 x
5 . Nikmatnya Rujak Engos-Engos, Makanan Khas Tuban dari Rumput Laut
  Rabu, 23 Aug 2023 - https://www.jatimhariini.co.id - Terbaca 116 x
6 . Pupuk Organik dari Rumput Laut Pangkas Emisi Gas Rumah Kaca, Bantu Pengendalian Perubahan Iklim
  Selasa, 15 Aug 2023 - https://forestinsights.id - Terbaca 133 x
7 . Semua Jenis Rumput Laut Yang Ada Di Dunia
  Senin, 07 Aug 2023 - https://www.biotifor.or.id - Terbaca 138 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 639,676  Kali
Member JaSuDa 10,549 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin