Untitled Document
Selasa , 08 September 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Petani Rumput Laut di Indonesia Belum Ramah Lingkungan, Masih Terhalang Biaya
Senin, 22 Dec 2025 - Sumber: https://lestari.kompas.com/ - Terbaca 549 x - Baca: 08 Sep 2026
 
Petani rumput laut di Indonesia dinilai masih terkendala modal awal yang tinggi untuk beralih ke budi daya ramah lingkungan.

"Untuk investasi awal itu dianggap mahal, sangat berat dirasakan oleh pembudidaya," ujar Direktur Rumput Laut Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nono Hartanto dalam webinar, Selasa (16/12/2025).

Kendala modal awal memaksa petani rumput laut untuk memilih botol plastik bekas sebagai pelampung, yang turut menyumbang sampah.

Botol plastik bekas yang digunakan para petani cenderung lebih murah dibanding pelampung modern berbahan High Density Polyethylene (HDPE). Sebagai perbandingan, harga botol plastik bekas sekitar Rp 2.500, sedangkan harga pelampung berbahan HDPE sekitar Rp 12.000-Rp 13.000.

Padahal pelampung HDPE sebenarnya lebih awet dan bisa dipakai berulang kali hingga di atas 10 tahun, sedangkan botol plastik bekas hanya bisa dipakai selama tiga sampai empat bulan saja.

Dalam jangka panjang, pelampung berbahan HDPE sesungguhnya lebih murah daripada botol plastik bekas.

Untuk mempromosikan budi daya rumput laut ramah lingkungan, diperlukan skema pembiayaan untuk pembudidaya berskala kecil agar dapat membeli pelampung berbahan HDPE.

A. Keterbatasan menyalurkan bibit rumput laut
Pembudidaya rumput laut berskala kecil perlu dapat mengakses bibit rumput laut yang unggul dan adaptif terhadap krisis iklim.

Bibit tersebut bukan sekadar mampu meningkatkan produktivitas rumput laut, tapi bisa pula bertahan kenaikan suhu muka air laut.

Kebun bibit rumput laut tersebut harus tersebar sentra-sentra budi daya di berbagai wilayah di Indonesia.

Nono mengklaim KKP sebenarnya sudah siap mendukung pembudidaya berskala kecil dengan kebun bibit unggul yang sudah diseleksi agar tahan terhadap kenaikan suhu muka air laut. Namun, KKP mengalami permasalahan keterbatasan dalam menyalurkan bibit rumput laut tersebut.

"Harus ada yang ngopenin. Karena kami terbatas, pegawai kami di UPT cuma 70-an orang, tapi yang kerja di rumput laut, misalnya lima orang. Jadi, tidak mungkin untuk bisa men-support (mendukung) kebutuhan bibit sampai sekian ribu ton, ya," tutur Nono.

B. Pengembangan bibit rumput laut di Indonesia masih terpusat
Pengembangan kebun bibit rumput laut di Indonesia dinilai masih terpusat. Maka dari itu, pemerintah daerah perlu memiliki kebun bibit rumput laut sendiri di sentra-sentra budi dayanya.

Berkaca dari pengalaman berkolaborasi dengan pihak swasta, kata Nono, bibit rumput laut milik KKP menghasilkan panen yang bagus.

"Beda cara menyediakan bibit rumput laut dengan bibit padi. Kalau bibit padi disimpan dalam bentuk gabah, begitu musim tanam tiba, tinggal disemai, jadilah bibit, tapi kalau rumput laut disimpan di tempat budidayanya, ya. Jadi kalau musimnya berpengaruh, maka akan berpengaruh juga pada stok bibit. Nah, ini jadi persoalan juga, artinya harus dipilih bibit apa, wilayah yang memang cocok untuk bibit," jelas dia.

Di sisi lain, perlu penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya rumput laut berskala kecil. Kemudian, juga harus ada pembinaan secara rutin oleh penyuluh. Penyusunan Prosedur Operasional Standar (SOP) menjadi kunci untuk menjaga mutu produk.

Selain dalam hal budi daya, pembinaan kepada kelompok pembudidaya rumput laut berskala kecil juga harus terkait sosialisasi pemanfaatan layanan keuangan dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Rantai Pasok Rumput Laut Indonesia Mulai Diperkuat dengan Sistem Tertelusur
  Selasa, 08 Sep 2026-https://www.metrotvnews.com/ - Terbaca 16 x
2 . Jasuda Jajaki Teknologi dan Hilirisasi Rumput Laut di Bogor
  Jumat, 04 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 27 x
3 . Rumput Laut Sarawandori Berpotensi Jadi Sentra Hilirisasi Ekonomi Papua
  Kamis, 03 Sep 2026-https://cenderawasihpos.jawapos.com/ - Terbaca 26 x
4 . CV Posko Jasuda Jadi Narasumber BI Bahas Hilirisasi Rumput Laut
  Jumat, 28 Aug 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 59 x
5 . Rumput Laut dan Agar-Agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Perluas Pasar
  Senin, 24 Aug 2026-https://www.suarasurabaya.net/ - Terbaca 84 x
6 . Rumah Gracilaria Unggul Dikembangkan untuk Perkuat Budidaya Rumput Laut
  Rabu, 19 Aug 2026-https://zetizens.id/ - Terbaca 104 x
7 . Kolaborasi Jasuda dan UNHAS, Kembangkan Teknologi Kemasan Cerdas
  Jumat, 14 Aug 2026-Dian Maya Sari & Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 100 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Inovasi Budidaya Rumput Laut: Prototipe KJARL Bersekat Tingkatkan Produktivitas hingga 75 Persen
  Selasa, 08 Sep 2026 - https://lp2s.umi.ac.id/ - Terbaca 16 x
2 . Tim Mahasiswa UAD Teliti Potensi Rumput Laut untuk Bahan Bakar Kapal
  Kamis, 03 Sep 2026 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 28 x
3 . Fenomena Edible Packaging: Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Rumput Laut
  Senin, 24 Aug 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 64 x
4 . FIKP Unhas Kembangkan Bibit Rumput Laut Unggul Penghasil Bahan Industri
  Rabu, 19 Aug 2026 - https://www.identitasunhas.com/ - Terbaca 84 x
5 . Analisis Mutu dan Antioksidan Abon Rumput Laut Ulva lactuca
  Senin, 10 Aug 2026 - Yuliati H. Sipahutar dkk. - Terbaca 107 x
6 . Siapa Sangka Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik, Tanaman Makin Subur!
  Rabu, 05 Aug 2026 - https://www.goodnewsfromindonesia.id/ - Terbaca 128 x
7 . Sargassum Jadi Ekoenzim Bernilai Tambah
  Rabu, 29 Jul 2026 - https://trubus.id/ - Terbaca 142 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,662,616 Kali
Member JaSuDa 10,783 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin