Untitled Document
Rabu , 17 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Aspek Keuangan Budidaya Rumput Laut
Senin, 31 Mar 2008 - Sumber: http://ikanmania.wordpress.com - Terbaca 6743 x - Baca: 16 Jun 2026
 
A. Asumsi



Asumsi-asumsi yang digunakan dalam perhitungan analisis kelayakan investasi untuk aspek keuangan ini adalah sebagai berikut :




  1. Proyek budidaya rumput laut 250 rakit apung dengan ukuran 7 x 7 meter diusahakan secara kelompok oleh 5 orang petani nelayan plasma.

  2. Setiap rakit apung terdapat 500 titik tanaman rumput laut atau 125.000 titik tanaman untuk 250 rakit apung.

  3. Dengan masa produksi selama pemeliharaan 45 hari, setiap titik menghasilkan 0,8 kg rumput laut basah atau total produksi selama 1 periode adalah 100.000 kg.

  4. Frekuensi produksi dalam satu tahun sebanyak 6 kali

  5. Produksi dalam satu tahun (6 x 100.000 kg) atau 600.000 kg rumput laut basah.

  6. Rendemen sampai dengan kering asalan 10 persen atau diperoleh 60.000 kg rumput laut kering (kadar air 30 - 35 %) dalam satu tahun.

  7. Harga jual rumput laut kering Rp 5.000 – 6.000 per kg ditingkat petani/nelayan.

  8. Total biaya investasi Rp 72.875.000 dan biaya tenaga kerja Rp 67.800.000 per tahun ditambah biaya perahu Rp 7.500.000.

  9. Jumlah pinjaman yang diperlukan per kelompok Rp 50.000.000 atau 10.000.000 per petani/nelayan.

  10. Skim kredit yang digunakan adalah kredit bank, dalam analisis ini dipergunakan hitungan dengan tingkat bunga sebesar 21% per tahun.

  11. Masa pengembalian pinjaman 9 bulan dan tidak ada grace period.


B. Kebutuhan Biaya Proyek


Kebutuhan biaya proyek terdiri atas biaya investasi dan biaya tenaga kerja. Biaya investasi adalah biaya yang diperlukan untuk pengadaan sarana produksi terdiri atas : Pengadaan bambu, tali nilon, tali rafia, tali jangkar, jangkar, bibit, tempat dan alat penjemuran dan pondok tunggu.
Biaya tenaga kerja dapat dirinci atas : biaya pembuatan rakit, pengikatan bibit, merajut tali gantungan, memasang setting di laut, pemeliharaan tanaman, pembuatan jemuran, biaya operasi perahu, biaya panenan dan pasca panen.

Rincian biaya proyek diuraikan sebagai berikut :



  1. Biaya Investasi




    • Periode 1:


      • Rakit Apung : Rp 25.625.000

      • Bibit (Eucheuma cottonii) : Rp 12.500.000

      • Tempat dan alat penjemuran : Rp 4.500.000

      • Sampan Perahu ketinting : Rp. 3.500.000

      • Rumah tunggu : Rp 3.000.000


      • Jumlah investasi periode 1 : Rp 49.125.000


    • Periode 2 : Rp 0

    • Periode 3 :


      • Rakit apung : Rp 11.875.000


    • Periode 4 : Rp 0

    • Periode 5 : Rp 0

    • Periode 6 :


      • Rakit apung : Rp 11.875.000


      Total investasi : Rp 72.875.000



    Pada periode ketiga dan keenam dilakukan penggantian bambu dan tali rafia untuk rakit apung, sedangkan tali ris dan jangkar masih dapat digunakan sampai satu tahun operasi (6 periode). Dengan dilakukan penggantian bambu dan tali rafia pada rakit apung, maka biaya tenaga kerja pada periode ketiga dan keenam pun mengalami peningkatan, yang masing-masing periode sebesar Rp 4. 875.000.


  2. Biaya Tenaga Kerja




    • Periode 1: Rp 13.987.500

    • Periode 2: Rp 13.687.500

    • Periode 3: Rp 8.812.500

    • Periode 4: Rp 8.812.500

    • Periode 5: Rp 13.687.500

    • Periode 6: Rp 8.812.500


    • Total Biaya Tenaga Kerja : Rp 67.800.000


  3. Biaya Operasi Perahu




    • Periode 1: Rp 1.125.000

    • Periode 2: Rp 1.125.000

    • Periode 3: Rp 1.125.000

    • Periode 4: Rp 1.125.000

    • Periode 5: Rp 1.125.000

    • Periode 6: Rp 1.125.000


    • Total Biaya Operasi Perahu : Rp 7.500.000

    * Total Biaya Proyek per Tahun : Rp 148.175.000


    Kebutuhan biaya proyek selama periode pertama adalah :

    1. Biaya Investasi : Rp 49.125.000

    2. Biaya tenaga kerja : Rp 13.987.500


    3. Total : Rp 64.362.500


C. Sumber Dana


Sumber dana untuk membiayai proyek budidaya rumput laut ini diperhitungkan berasal dari kredit perbankan dan modal sendiri yang dikumpulkan dari kelompok petani nelayan. Kebutuhan modal awal sebesar Rp 64.362.500 dapat diperkirakan terdiri dari kredit Rp 50.000.000 dan sisanya Rp 14 362.500 dari sumber modal sendiri.


D. Kelayakan Finansial


Analisis kelayakan finansial adalah pendekatan untuk mengetahui apakah suatu proyek layak atau tidak dilaksanakan. Pendekatan yang digunakan dalam analisan ini terdiri dari : Proyek Cash Flow, Proyek Rugi/laba, Net Present Value, Internal Rate of Return (IRR) dan Pay Back Period.



  1. Proyeksi Arus Kas



  2. Proyeksi arus kas (cash flow) merupakan perhitungan jumlah dana yang masuk dan keluar selama umur proyek. Arus kas masuk proyek adalah kredit dan hasil penjualan rumput laut kering.
    Total cash inflow tahun 0 sama dengan total cash out flow sehingga diperoleh net cash flow nol. Pada tahun 1 s.d. tahun 4 diperoleh net cash flow positif/surplus berturut-turut sebesar Rp 64.276.919, Rp 78.051. 250, Rp 78.051.250 dan Rp 78.051.250. Kredit dapat dilunasi dalam satu tahun pertama produksi.


  3. Proyeksi Rugi/ Laba



  4. Proyeksi rugi/laba dihitung dari selisih penerimaan penjualan dan total biaya (biaya produksi, penyusutan, bunga dan pajak). Proyek ini mampu menghasilkan laba setiap tahunnya. Profit margin pada tahun 1 sebesar 33,13 % dan tahun-tahun berikutnya 32,52 % per tahun. Break even point tahun pertama dapat dicapai pada produksi 33,186 kg dan tahun-tahun berikutnya 31.566 kg.


  5. NPV, IRR, Dan PAY PERIOD



  6. Net Present Value (NPV) dihitung berdasarkan selisih antara nilai sekarang penerimaan yang akan diterima dari hasil penjualan produksi rumput laut dikurangi dengan nilai sekarang atas biaya yang akan dikeluarkan selama umur proyek termasuk pembayaran pajak. Nilai NPV proyek ini dengan menggunakan tingkat bunga i = 21 % selama umur proyek (4 tahun adalah Rp 186.894.685). Internal Rate of Return (IRR) yang merupakan besarnya tingkat penerimaan kembali dari usaha rumput laut atas biaya masukan, yang diperhitungkan sebagai tingkat bunga yang mempersamakan nilai sekarang penerimaan dengan nilai sekarang total biaya yang dikeluarkan selama umur proyek (nilai sekarang netto sama dengan nol), menunjukkan tingkat yang relatif cukup besar (IRR=183,9 %). Pay back period dengan memperhitungkan tingkat bunga 21 % akan dicapai dalam waktu 9 bulan.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 53 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 68 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 71 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 96 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 111 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 100 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 95 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 72 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 107 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 169 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 196 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 220 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 238 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,159 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin