Untitled Document
Jumat , 19 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Limbah Rumput Laut “Bahan Baru” Pupuk Organik
Senin, 21 Apr 2008 - Sumber: http://www.trubus-online.co.id - Terbaca 7294 x - Baca: 16 Jun 2026
 
LIMBAH RUMPUT LAUT “BAHAN BARU” PUPUK ORGANIK

Inilah pemandangan baru di halaman rumah Soerianto Kusnowirjono di Jakarta Pusat. Sebuah tabulampot sawo setinggi 1,5 m digelayuti 431 buah berwarna cokelat. Lazimnya, Manilkara zapota itu hanya memunculkan 143-145 buah. Usut punya usut, anggota keluarga Sapotaceae itu berbuah 3 kali lipat setelah media diganti limbah rumput laut.

Soerianto heran bukan kepalang. Ia tak pernah memberi perlakuan khusus pada sawo koleksinya. 'Paling hanya disiram setiap hari. Pupuk NPK pun tak pernah dibenamkan,' kata manajer ekspor PT Agarindo Bogatama itu. Misteri itu terjawab saat Soerianto menanyakan pada pegawai yang bertugas menambah media pada tabulampotnya. Sang pegawai tak memberikan media-sekam, tanah, dan pupuk kandang-seperti biasanya. Setiap media susut, pegawainya menambahkan media baru berupa limbah rumput laut berumur 6-12 bulan.

Cerita sang pegawai itu mengingatkan Soerianto saat berselancar di dunia maya. Ia memperoleh informasi, di Jepang limbah rumput laut digunakan sebagai media tanam jamur dan padi. Untuk meyakinkan, ia mengajak Roni Setyanto, pembuat pupuk kompos kotoran sapi, berkunjung ke penampungan limbah. Roni melihat di atas tumpukan limbah yang telah melapuk, tumbuh gulma dan beraneka tanaman yang ditanam penduduk sekitar. Pepaya dan labu tumbuh subur meski pupuk sintetis kimia tak ditambahkan. 'Ini sumber pupuk organik yang tak ternilai,' kata Roni.

Sejak 10 tahun lalu, lahan itu menjadi bukit limbah rumput laut setinggi 3-6 m. Saking tebalnya, di area yang datar saja ketebalan limbah mencapai 6 m. 'Ternyata setiap berkunjung ke penampungan limbah, pegawai saya membawa untuk media sawo,' kata alumnus Jurusan Biologi dari California State University, Los Angeles itu.

Limbah rumput laut itu berasal dari sebuah penampungan limbah seluas 10 ha di Pasarkemis, Tangerang. Soerianto memang memproduksi rumput laut di pantai Sulawesi dan mengolahnya menjadi tepung rumput laut bahan agar-agar.


  • Istimewa


  • Menurut Eddy Soesanto, pemilik nurseri Tebuwulung, tabulampot sawo yang digelayuti hingga 431 buah tergolong langka. 'Biasanya sawo manila (buah berbentuk bulat seukuran telur, red) setinggi 1,5 m berbuah sebanyak 100 - 150 buah. Lain halnya dengan sawo keraton yang berukuran kecil dan lancip. Ia bisa berbuah lebat hingga 400 buah,' tuturnya. Dibutuhkan perawatan intensif untuk melebatkan sawo hingga selebat itu. Misal dengan pemberian NPK rutin. Sayang, Eddy tak pernah mencoba media limbah rumput laut.

    Meski jarang yang mencoba limbah rumput laut sebagai media dan pupuk, semua sepakat bahan itu sumber pupuk organik. Sebut saja Yos Sutioso, praktikus pertanian di Jakarta dan Dr Dedik Budianta, pakar ilmu tanah di Palembang. 'Karena berasal dari makhluk hidup, media dan pupuk dari rumput laut tergolong organik. Ia bagus untuk memperbaiki sifat fisika tanah,' kata Yos Sutiyoso. Namun, menurut Yos, unsur hara dalam bahan organik tak mudah diserap tanaman. Karena itu budidaya secara komersial dengan bahan organik murni hampir mustahil dilakukan kecuali dikombinasikan dengan pupuk sintetis.

    Menurut Dedik, limbah rumput laut memang berpotensi digunakan sebagai pupuk organik. 'Memang limbahnya yang berpotensi untuk pupuk. Bila rumput laut yang digunakan sebagai pupuk, kurang layak karena permintaan untuk agar-agar lebih tinggi,' katanya. Sayang, penelitian limbah rumput laut di Indonesia masih langka karena ketersediaan sumber bahan baku terbatas. Pasalnya, sedikit sekali produsen agar-agar yang memanfaatkan limbah sebagai pupuk.

  • Ca dan Mg


  • Dedik menduga, pupuk asal limbah rumput laut kaya unsur hara alkalis seperti Ca dan Mg. 'Rumput laut hidup di air laut yang kaya mineral. Ia akan menyerap mineral tersebut dan terakumulasi di jaringan. Logikanya, limbah rumput laut banyak mengandung mineral tersebut,' tuturnya. Dedik mencontohkan tanaman dari keluarga kacang-kacangan yang mampu mengambil nitrogen dari udara. Saat tanaman itu digunakan sebagai pupuk, maka didapat pupuk yang kaya N.

    Hipotesis Dedik tak keliru. Penelusuran Trubus di dunia maya menunjukkan, penelitian CR Blatt di Kanada melaporkan, pupuk rumput laut kaya unsur hara K, Ca, Mg, Mn, dan B. Tingginya unsur hara tersebut sangat bermanfaat bagi tanaman dan tanah. Sebut saja Mg yang dibutuhkan tanaman sebagai penyusun klorofil. Ca mampu mengendalikan pH tanah yang asam. Menurut Dedik, pekebun biasanya menambahkan Ca dan Mg dalam bentuk dolomit. Toh, penelitian di Indonesia masih perlu dilanjutkan. Pasalnya, penelitian di luar negeri lazimnya berupa pupuk rumput laut. Bukan pupuk limbah rumput laut.

    Sejatinya, penggunaan rumput laut di Indonesia sebagai pupuk bukan barang baru. Enam tahun silam ada pupuk berbahan baku rumput laut. Setahun silam, PT Diamond Interest International di Jakarta, meluncurkan produk pupuk cair organik berbahan baku ganggang laut yang diperkaya asam humat. Menurut G. Chandra Rini, senior marketing Diamond Interest International, bahan itu dipilih karena selain menghasilkan pupuk, didapat hasil sampingan berupa hormon bermanfaat. Benarkah demikian? Menurut Ir Wijaya, pakar buah di Bogor, para produsen dan penelitilah yang bertugas membuktikan. (Destika Cahyana)

 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 66 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 74 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 76 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 101 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 120 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 107 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 101 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 83 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 87 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 116 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 177 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 202 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 227 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 248 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,491 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin