Untitled Document
Rabu , 17 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Rumput Laut di Nusa Lembongan
Senin, 16 Jun 2008 - Sumber: kompas.com - Terbaca 5636 x - Baca: 16 Jun 2026
 
Bali tidak hanya punya Kuta, Kintamani, Ubud, Uluwatu, Sanur, Nusa Dua, atau Tanah Lot. Masih ada Nusa Lembongan, pulau kecil dan gersang di tenggara Pulau Bali, yang menyuguhkan obyek wisata bahari yang berair sebiru batu safir, suasana kepulauan yang sunyi dan masih 'perawan' dibanding Bali yang hiruk-pikuk, dijejali banyak turis, dan banyak polesan demi kepentingan industri pariwisata.



Penduduk Nusa Lembongan mengandalkan rumput laut sebagai sumber penghidupan. Hasil pertanian lain tidak banyak memberi harapan karena pulau tersebut tandus. Hanya jagung dan singkong, dalam jumlah terbatas, yang bisa tumbuh, tidak ada cerita tentang obyek pariwisata yang menarik.



Nusa Lembongan bisa di akses dari Pelabuhan Desa Sanur di Denpasar dan Pelabuhan Tribuana di Bali Timur dengan kapal-kapal kayu. Dua jalur tersebut merupakan rute tradisional Bali-Nusa Lembongan-Nusa Ceningan untuk penduduk lokal. Kapal-kapal kayu itu dilengkapi bambu penyeimbang yang disebut kantih di kanan-kiri demi mengurangi guncangan saat menerjang ombak. Sementara pemberangkatan dari Benoa khusus untuk wisatawan dengan kapal-kapal carteran yang moderen.



Nusa Lembongan berada satu gugus dengan Nusa Penida dan Nusa Ceningan namun Nusa Penida lebih besar sementara Nusa Ceningan lebih kecil. Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan terhubung oleh jembatan gantung sepanjang 300 meter. Sepeda motor bisa melintas di jembatan itu. Secara administratif Nusa Lembongan yang memiliki luas 615 hektar itu masuk wilayah Kabupaten Klungkung, Bali.



Pulau ini memang tandus dan gersang. Dataran tertinggi di sini hanya 50 meter dari permukaan laut. Musim hujannya hanya sebentar yaitu dari Desember sampai Februari dengan intensitas curah hujan rata-rata 1000 mm per tahun. Tanaman yang tumbuh di sini hanya jagung, singkong dan kacang-kacangan, kelapa, dan mangga. Air bersih juga terbatas, penduduk harus gali sumur sampai kedalaman 60 meter untuk bisa mendapatkan air. Listrik hanya hidup malam hari.



Penduduk lokal, sekitar 5.000 orang dan terbagi dalam dua desa, umumnya mengandalkan rumput laut untuk menyambung hidup. Yang lain bekerja sebagai pegawai negeri dan pegawai hotel atau resor.



Selat sempit antara Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan merupakan lokasi penanaman rumput laut yang ideal. Air laut di kawasan itu tidak dalam dan itu memudahkan petani untuk menanam dan merawat rumput laut.



Rumput laut jenis alga merah (rhodophyta) tumbuh alami di selat itu dan hasil panennya telah diekspor ke sejumlah negara Eropa serta Jepang. Rumput laut jenis itu bisa menjadi bahan baku kertas dan bisa diolah jadi bioenergi.



"Rumput laut telah banyak membantu orang-orang di sini. Dulu, atap rumah orang-orang di sini dari alang-alang. Beberapa tahun terakhir industri pariwisata juga sudah masuk ke sini tetapi kami bisa seperti sekarang, lebih karena rumput laut," kata Jack, pemadu wisata sekaligus petani rumput laut. Jack yang punya nama asli Kadek merupakan pemuda setempat. Banyak atap rumah penduduk di pulau itu sekarang dari terbuat dari genteng.



Sebelum rumput laut menjadi tumpuan, masyarakat setempat mengandalkan jangung, singkong dan kelapa. Tetapi karena musim kering yang panjang tidak banyak yang bisa dihasilkan dari lahan tandus itu. Banyak warga yang bertransmigrasi ke daerah lain ketika itu. Berkat rumput laut, sekarang mereka tidak lagi bertransmigrasi.

 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 68 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 71 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 96 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 111 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 100 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 95 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 72 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 107 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 169 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 196 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 220 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 238 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,147 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin