Untitled Document
Rabu , 17 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Budidaya Rumput Laut, Abet Raup Ratusan Juta
Senin, 01 Sep 2008 - Sumber: pos-kupang.com - Terbaca 5658 x - Baca: 16 Jun 2026
 
PRIA ini tampil apa adanya. Mengenakan baju kaus dibalut jaket hitam dengan celana jins biru. Tatkala berada di atas perahu motor miliknya, ia terlihat sangat sibuk. Ketika disapa, ia langsung mengumbar senyum.



Itulah Abet Eik, nelayan asal Desa Daiama, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao yang ditemui Pos Kupang di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Oeba-Kota Kupang.



Turun dari perahunya, ia menenteng sebuah tas kresek hitam. Tak ada kata yang diucapkan, kecuali membetulkan pakaian yang dikenakannya sambil melempar senyum.
Mulanya ia tak mau mengaku tentang isi tas kresek hitam itu. Namun ketika ditanya beberapa kali, akhirnya ia mengungkapkan bahwa tas itu berisi uang puluhan juta rupiah. Uang itu ia dapatkan dari menjual rumput laut saat panen perdana, baru-baru ini.



Menurut suami Yakoba Bessie itu, membudidayakan rumput laut baru digelutinya lima tahun kerakhir. Ia tekuni usaha itu setelah mendapatkan informasi tentang rumput laut dari Bupati Kupang, Drs. IA Medah saat mengunjungi desanya tahun 2002 silam.



Setahun setelah itu, ia bersama istri dan anak-anaknya membudidayakan rumput laut. Dan hasilnya menggembirakan. Pada tahun 2003, keluarganya memanen 2,5 ton. Tahun 2004, hasil panennya naik lagi menjadi tiga ton, tahun 2005 naik lagi menjadi empat ton, tahun 2006 lima ton, tahun 2007 tujuh ton dan saat panen perdana tahun 2008, ia memperoleh 5,7 ton rumput laut.



Yang membuatnya senang, adalah tahun ini harga rumput laut Rp 22.500,00/kg. Harga ini sangat tinggi bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp 7.200,00/kg.
Makanya saat panen perdana 20 Agustus 2008, ia mendapatkan uang yang tidak sedikit. Nilainya mencapai Rp 140 juta. Yang membuatnya tak habis pikir, adalah hanya dalam tenggat waktu tiga bulan terhitung Mei, ia mendapatkan uang sebanyak itu.
Uang ini sangat besar untuk ukuran seorang petani/nelayan. "Mulanya saya bingung mendapatkan uang sebanyak itu. Tetapi setelah saya merenung, akhirnya saya mendapatkan jawaban bahwa kalau kita mengerjakan sesuatu dengan serius, kita bisa mendapatkan hasil melimpah," ujarnya.



Ia menceritakan, ia membudidayakan rumput laut di sekitar selat Pukuafu yang terkenal dengan gelombang dan arus yang deras. Sehari-hari ia dibantu puteranya yang kedua, Yaret Eik. Sedangkan anaknya yang sulung, Yahya Eik, kini mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang.
Lokasi budidaya rumput laut miliknya itu, sebenarnya tidak terlalu luas. Sebab ia hanya memanfaatkan 50 rol tali dengan bibit yang dibeli dari desa tetangga sebanyak 2 ton. "Ini baru panen perdana, satu hingga dua pekan ke depan saya masih akan panen lagi. Berarti saya masih dapat uang lagi. Dan, panen rumput laut ini baru berakhir bulan September nanti," ujarnya.



Untuk apa uang sebanyak itu? Dia menyebutkan, saat ini disimpan di bank. Dengan cara itu, uang tersebut nantinya digunakan untuk kebutuhan dan masa depan anak-anaknya.
Berangkat dari hasil yang diraup itu, Abet berharap agar para petani dan nelayan jangan sungkan-sungkan membudidayakan rumput laut. Karena usaha itu memberikan hasil yang tidak sedikit.
Kepada pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dia meminta agar membangun jalan ke desa Daiama, karena selama ini warga kesulitan transportasi darat. "Kalau ada jalan, kehidupan kami pasti akan jauh lebih baik," ujarnya.



Dia menambahkan, saat mendapatkan uang sebanyak itu, warga terdecak kagum. Makanya saat ini mereka ramai-ramai membudidayakan rumput laut. Tak kurang dari 1.000 petani kini mengembangkan komoditi ini.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 68 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 71 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 96 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 111 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 100 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 95 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 72 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 80 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 107 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 169 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 196 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 220 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 238 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,136 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin