Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Gagal berkebun di darat, Petani Palilolon Lembata menuju laut.
06-Jun-06 - Sumber: Donatus Subhan (REDC Flores) - Terbaca 5440 x - Baca: 16 Jun 2026
 
Gagal panen pada musim tanam tahun 2004/2005 lalu yang terjadi di Lembata khususnya di kecamatan Ile ape telah mengalihkan mata pencaharian masyarakat beberapa desa di kecamatan Ille ape termasuk desa Wakat Ehak (Palilolon) dari bertani di kebun/ladang ke kebun di laut yaitu usaha rumput laut.



Siapapun yang mengenal pulau Lembata, salah satu pulau di propinsi NTT, tentu juga mengenal salah satu kecamatannya, yaitu kecamatan Ile Ape. Ile Ape terkenal selain karena gunung apinya yang selalu mengeluarkan belerang setiap hari, Ile Ape juga terkenal oleh tradisi makan kacang setiap tahun, dan daerah yang selalu kekurangan air bersih.



Dua tahun yang belakangan ini, media massa lokal maupun nasional ramai memberitakan tentang gagal panen. Salah satu pemicunya adalah minimnya curah hujan, padahal kondisi tersebut sesungguhnya bukan hal baru. Mereka sudah terbiasa dengan keadaan kurang hujan. Karena itu, orang Ile Ape sendiri sering mempelesetkan bahwa hujan di Ile Ape itu hanya 2 kali, yaitu hujan pertama dan hujan terakhir. Dengan kondisi curah hujan demikian, masyarakat pertanian lebih dominan menanam kacang-kacangan dan sebagian kecil jagung lokal.



Akan tetapi, pada panen tahun 2004/2005 sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hasil kebun gagal total karena curah hujan sangat sedikit dan tidak menentu.
Menanggapi kondisi gagal panen ini, pihak Pemda kabupaten Lembata dan beberapa LSM memberikan bantuan, baik yang bersifat emergensi berupa beras dan sarimie, juga bantuan jangka menengah berupa perlengkapan-perlengkapan budidaya rumput laut (tali nilon, tali rafia, pelampung, dll) untuk alternatif mencari nafkah yaitu budidaya rumput laut. Maka penduduk di pesisir Ile Ape mulai ramai mencoba menanam rumput laut. Pada masa tersebut, rumput laut mulai diminati lagi oleh masyarakat pesisir, terutama di Ile Ape. Selanjutnya, rumput laut menjadi salah satu alternatif utama mata pencaharian yang cocok untuk masyarakat pesisir seperti Ile Ape.



Salah satu desa yang saat ini berhasil mengembangkan rumput laut adalah desa Wakat Ehak (Palilolon). Desa dengan 55 KK ini sebelumnya mempunyai mata pencaharian petani ladang dan nelayan. Akan tetapi, setelah mencoba usaha rumput laut ternyata hasilnya sangat baik dan sekarang 100% masyarakat adalah petani rumput laut. Menurut Bapak Ali Sili, salah seorang petani rumput laut yang juga ketua BPD Palilolon bahwa mereka tidak akan meninggalkan rumput laut karena rumput lautlah yang menghidupi mereka. ‘Kami mau harap dapat doi (uang) dari mana lagi untuk biaya hidup setiap hari kalau bukan dari rumput laut !’ Karena itu kami tidak akan lepas (tinggalkan) rumput laut, tegas pak Ali.



Sesungguhnya, rumput laut telah mengubah hidup orang-orang di Palilolon dan membawa harapan baru bagi mereka. Perubahan mulai nampak, seperti adanya rumah baru yang dibangun dari uang hasil jual rumput laut, petani bisa membeli perahu motor, sepeda motor, dan lain-lain.



Setiap hari masyarakat desa Wakat Ehak selalu sibuk mengerjakan rumput laut terlebih pada saat pasang surut (meting mara istilah petani) karena mereka umumnya menggunakan metode tanam dasar sesuai kondisi lokasi mereka.



Kini produksi rumput laut di Palilolon bisa mencapai 10-15 ton/minggu. Dan tercatat sudah ada beberapa petani yang mempunyai penghasilan 4 juta lebih per bulannya dari rumput laut. Sungguh suatu perkembangan yang luar biasa.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 63 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 73 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 75 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 99 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 119 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 107 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 99 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 81 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 85 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 114 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 174 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 202 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 226 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 246 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,332 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin