Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Diversifikasi Produk Rumput Laut Zat Warna Alam Industri Batik
Selasa, 14 Jan 2014 - Sumber: http://ikm.kemenperin.go.id - Terbaca 5851 x - Baca: 16 Jun 2026
 
Balai Besar Industri Kerajinan dan Batik yogyakarta telah melakukan penelitian terhadap jenis rumput laut yang kurang mempunyai nilai ekonomi. “Rumput laut jenis sargassum ini kurang dimanfaatkan untuk produk makanan, pada hal stok alami masih cukup tersedia”, kata Farida yang meneliti rumput laut ini. Hal ini, lanjutnya, merupakan kekayaan alam yang tiada ternilai dan merupakan sumber daya alam laut yang terebar di seluruh Indonesia terutama di daerah rataan terumbu karang di semua wilayah perairan pantai. Sargassum tidak berkembang secara vegetatif.

Sumber daya alam ini merupakan bahan baku terbarukan dapat dipakai sebagai zat warna alam. Salah satu jenisnya yaitu rumput laut coklat Sargassum yang menghasilkan warna coklat keemasan dan jenis lainnya turbinaria menghasilkan warna coklat kehijauan, ini semua potensial dimanfaatkan sebagai zat warna alam. Dari hasil pengujian ketahanan luntur menunjukkan nilai baik.

Dari segi ekonomi, margin dapat diketahui setelah dihitung dengan analisis biaya kuantita dan laba sebesar 41,6%. Tidak dikira bahwa warna ini disukai oleh sebagian pencinta batik. “Bahkan ada kelompok pecinta batik yang sudah memesan batik dengan warna dari rumput laut ini”, papar Farida.

Keunggulan Hasil Litbang
Keunngulan dari penelitian zat warna alam rumput laut pada kain sutera dan katun dengan proses batik dan tritik jumputan ini adalah belum dilakukan oleh peneliti lain. Zat pengekstrak menggunakan alkali kuat dan lemah dengan proses perendaman. Bahan baku yang digunakan sutera, katun dan SANT (Serat Alam Non Tekstil). Dalam proses pewarnaan tidak menggunakan bahan yang bersifat karsinogen (seperti garam naftol). “Kalau menggunakan zat warna ini jatuhnya lebih murah, laba bisa mencapai 41,6%”, kata Farida

Sebelumnya penelitian yang serupa telah dilakukan oleh Balai Besar Tekstil yang meneliti zat warna rumput laut jenis Sargassum untuk tekstil. Dengan menilai kualitas manuronat dan guluronat yang berpengaruh pada hasil Natrium Alginat sebagai pengental untuk proses printing. Cara ekstraksinya berbeda dengan yang dilakukan oleh Balai Besar Tekstil. BBKB menggunakan NaOH dan Na2CO3, etanol dengan proses centrifuse, kerja iring dan tidak menggunakan garam naftol. Beda yang lain adalah bahwa pewarnaan pada tekstil tidak melalui proses pelorodan seperti halnya batik.

Hasil Pewarnaan
Hasil pewarnaan pada kain katun (produk tritik jumputan) dan sutera (batik) mempunyai kemampuan daya serap yang baik. Namun untuk batik mengalami degradasi warna. Hal ini diebabkan karena penggunaan Na2CO3 pada proses pelorodan yang menyebabkan zat warna alam rusak dan luntur. Zat kerja iring yang digunakan adalah tawas, kapur dan tunjung. Warna yang dihasilkan dari rumput laut jenis Sargassum adalah coklat keemasan pada kain sutera dengan kerja iring tawas-kapur dan warna coklat kehijauan pada katun dengan kerja iring tunjung. Adapun warna coklat paling tua berasal dari rumput laut turbinaria dengan kerja iring tunjung.

Metode ekstraksi memakai tiga jenis pelarut (alkali, etanol, air dan Na2CO3). Menggunakan bahan baku katun dan sutera. Dari hasil ekstraksi didapatkan pelarut yang paling efektif untuk pewarna kain katun dan sutera yaitu kombinasi larutan NaOH dan larutan Na2CO3 dengan peremdaman dan pemanasan.

Dari hasil pengujian didapatkan ketahanan luntur warna terhadap pencucian bernilai baik. Untuk kain katun menunjukkan hasil rata-rata 4-5, sedangkan untuk sutera menunjukkan hasil rata-rata 4-5. Untuk kedepannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai lilin batik untuk zat warna alam yang berasal dari jenis daun-daunan, kulit buah termasuk tanaman rumput laut.
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 63 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 73 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 75 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 99 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 119 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 107 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 99 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 81 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 85 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 114 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 174 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 202 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 226 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 246 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,365 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin