Untitled Document
Kamis , 18 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
RUMPUT LAUT, DIBUAT APA YA?
30-Agust-06 - Sumber: Berbagai sumber - Terbaca 7934 x - Baca: 18 Jun 2026
 
Permintaan komoditas rumput laut terus memperlihatkan tren naik.Padahal kalau dilihat dari wujudnya,bentuk fisiknya tidak ada yang akan "jatuh cinta pada pandangan pertama" kepada rumput laut kering. Tapi jangan berkerut kening lama-lama, karena berdasarkan informasi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), permintaan komoditas ini mulai mengalami peningkatan sejak awal 1980 untuk memenuhi berbagai kebutuhan di bidang industri makanan, tekstil, kertas, cat, kosmetika dan farmasi.

Perkembangan Pemanfaatan Rumput Laut dan Industri

Secara umum rumput laut baik dari alam maupun yang dibudidayakan, mempunyai kandungan mineral dan gizi yang tinggi. Substansi yang dikandungnya antara lain karbohidrat, protein, lemak, asam amino, kalium, natrium, kalsium, mangnesium dan iodium.

Pada awalnya rumput laut digunakan untuk makanan dan obat. Sebagai makanan, banyak suku-suku pantai di dunia yang menjadikan rumput laut yang bermacam-macam jenis ini sebagai salah satu bahan dalam makanan ‘kampung’ mereka. Misalnya: di Filipina pun rumput laut yang di daerah Makassar dikenal dengan nama: “agarra”, dan di Maumere dikenal sebagai “lat” juga merupakan makanan sehari-hari yang hadir sebagai lalapan. Di Jepang, sebagai contoh, di kenal “nori”, “wakame”, dan “kombu”. Nama-nama lokal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan rumput laut telah lama ada di dalam budaya masing-masing komunitas pantai ini. Dengan sejarah yang panjang kepada pengetahuan pengobatan tradisional mereka.


Tapi pemanfaatan rumput laut menjadi semakin popular dengan perkembangan pengetahuan belakangan ini yang maju pesat. Secara umum rumput laut dimanfaatkan dalam bentuk agar-agar, karaginan dan alginat. Lewat proses ekstrasi rumput laut dimanfaatkan untuk bahan baku berbagai industri seperti dalam :

  1. Industri Pangan, yakni sebagai bahan penstabil, pengemulsi, pengental, dan bahan tambahan pangan (additive). Penggunan carragenan sebagai bahan pengemulsi dalam produk dairy ( susu), coklat. Penstabil pada industri pengolahan daging seperti sosis, nugget. Bahan tambahan pangan pada produk permen jelly dll
  2. Industri Kosmetika seperti sabun mandi, shampo, pelembab kulit, pasta gigi dan sebagainya, karena rumput laut adalah salah satu komponen bahan dasar.
  3. Industri Farmasi seperti tablet, kapsul, salep, insektisida, pestisida. industri tekstil, suplement.
  4. Industri lainnya seperti : Industri keramik sebagai perekat dan memperkuat keramik. Industri tekstil sebagai pewarna. Beberapa penelitian juga menyebutkan rumput laut bisa digunakan sebagai biofertilizer / pupuk organik cair

Umumnya yang bisa mengekstrak kandungan berbagai zat tersebut dilakukan oleh kalangan dan dalam skala industri karena proses ekstraksi ini dilakukan dengan teknologi tertentu dan pada suhu rendah. Suhu yang rendah ini harus selalu terjaga, karena bahan yang dikandung oleh rumput laut tersebut sensitif terhadap panas. Artinya, pemanasan akan merubah bentuk dari bahan kandungan yang disarikan dari rumput laut.

Meski pun pemanfaatan jenis dan tingkat pengolahan rumput laut untuk menjadi bahan dasar industri di Indonesia masih sangat terbatas, karena proses produksi yang dibutuhkannya itu, pemanfaatan rumput laut dalam skala rumah tangga telah banyak dilakukan seperti pembuatan manisan rumput laut, dodol dan kerupuk dari rumput laut, permen jelly, cendol dll.


Di Indonesia, bahan mentah untuk pemanfaatan berbagai keperluan di atas sangat bervariasi. Mulai dari industri agar-agar yang memakai gelidium/gelidiella dan gracilaria sebagai bahan baku sampai industri karaginan yang memakai cottonii dan spinosum, sedangkan untuk industri alginat yang bahan dasarnya adalah sargassum, dimulai semenjak 1995. Tapi dari sekitar 70 jenis rumput laut (Anggadireja et.all, 1996)yang telah dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pantai secara tradisional, perdagangan rumput laut bersifat oligopolistik dimana petani pembudidaya atau produsen hanya dapat menjual kepada sejumlah kecil pembeli. (lv0806)

 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 62 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 73 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 75 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 99 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 119 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 107 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 99 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 81 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 85 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 114 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 174 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 201 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 224 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 245 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,649,308 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin