Untitled Document
Selasa , 28 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Produksi Ikan Hingga Rumput Laut RI Terus Naik, Ini Datanya
Rabu, 17 Jan 2018 - Sumber: https://m.detik.com/ - Terbaca 5408 x - Baca: 28 Apr 2026
 
Realisasi produksi budidaya perikanan di sepanjang 2017 mencapai 16.165.069 ton. Realisasi produksi ini mengalami kenaikan 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Rincian realisasi produksi perikanan budidaya tahun lalu meliputi, udang 555.138 ton, ikan 7.429.787 ton, dan rumput laut 8.180.144 ton.

"Di 2017 rumput laut 8 juta ton, ikan 7,4 juta ton, khususnya udang 555.000 ton," ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto dalam jumpa pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Nilai Tukar Usaha Pembudidaya Ikan (NTUPi) per Desember 2017 tercatat sebesar 111,26 atau meningkat dari periode yang sama tahun lalu 109,56. Kenaikan NTUPi menunjukan iklim usaha di bidang perikanan budidaya mengalami perbaikan.

Selain itu, pendapatan per bulan pembudidaya ikan juga mengalami kenaikan dari Rp 3,021 juta di 2016 menjadi Rp 3,3 juta di 2017.

"Berdasarkan data BPS naik menjadi Rp 3,3 juta," kata Slamet.

Melihat lebih dalam, produksi udang di 2017 sebanyak 555.138 ton mengalami penurunan dibandingkan 2016 sebesar 698.138 ton. Penurunan ini terjadi di Sumatera Selatan yang semula tercatat sebagai lima besar produsen nasional. Penurunan ini terjadi karena Grup CPP mengakhiri kerja sama dengan Plasma.

Produksi rumput laut di 2017 juga tercatat mengalami penurunan sebesar 8.180.144 ton dari sebelumnya 11.050.301 ton di 2016. Produksi rumput laut tersebut hingga Oktober 2017 dan diperkirakan mengalami kenaikan hingga akhir 2017.

Di sisi lain, produksi ikan Kerapu di 2017 sebesar 46.504 ton atau naik dari 2016 sebesar 11.504 ton. Kenaikan volume produksi Kerapu hingga 404% disebabkan karena menggeliatnya budidaya Kerapu di sentra produksi.

Produksi ikan Lele nasional di 2017 tercatat sebesar 1.771.867 ton. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 764.797 ton. Kenaikan terbesar ini seiring adanya program pengembangan usaha budidaya Lele seperti program bioflok.

Selanjutnya, produksi ikan Nila di 2017 tercatat sebanyak 1.155.374 ton atau naik dari 2016 sebanyak 1.114.156 ton. Kenaikan produksi ini terus bertahan selama 5 tahun terakhir mencapai 11%.

Di tahun 2018, produksi perikanan budidaya ditargetkan mencapai 24,08 juta ton. Angka ini terdiri dari produksi ikan 7,9 juta ton dan rumput laut 16,17 juta ton.

Stok Ikan Nasional Terus Naik Jadi 12,5 Juta Ton
Di sisi lain, stok ikan nasional hingga 2016 tercatat sebesar 12,5 juta ton. Angka ini terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Di 2015, stok ikan nasional tercatat sebanyak 9,93 juta ton, kemudian di 2013 sebanyak 7,31 juta ton. Selanjutnya di 2011 sebanyak 6,52 juta ton dan di 2001 sebanyak 6,41 juta ton.

"Memang kita melihat proyeksi peningkatan stok ikan nasional 9,93 juta ton menjadi 12,5 juta ton," kata Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja.

Sjarief menambahkan, kenaikan stok ikan nasional salah satunya disebabkan karena perginya kapal-kapal asing yang dulu sempat mengambil ikan di laut Indonesia.

Aksi tegas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga ampuh meningkatkan stok ikan nasional.

"Terbukti bahwa dampak perginya kapal-kapal asing memberikan kesempatan bagi stok ikan mulai kembali regenerasi lagi," ujar Sjarief.

Produksi perikanan tangkap di 2017 tercatat sebanyak 7.673.120 ton dengan rincian produksi laut 7.030.450 ton dan produksi perairan darat 642.670. Angka ini mengalami kenaikan dari 2016 sebanyak 6.545.852 ton dengan rincian produksi laut 6.115.469 ton dan produksi perairan darat 430.383 ton.

Nilai produksi perikanan tangkap di 2017 tercatat sebesar Rp 158 triliun dengan rincian nilai produksi laut Rp 143 triliun dan nilai produksi perairan darat Rp 10 triliun.

"Secara nilai, perikanan tangkap sebesar Rp 158 triliun atau mengalami kenaikan dari Rp 121 triliun," ujar Sjarief.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor perikanan tangkap di 2017 mencapai Rp 490,23 miliar atau naik dari 2016 Rp 357 miliar. Ini merupakan capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir sejak 2008.

"PNBP Indonesia diperoleh dari sumber daya ikan. Nelayan ambil ikan kembalikan sebagian dalam bentuk PNBP," ujar Sjarief.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 16 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 53 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 80 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 87 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 107 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 125 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 150 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 85 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 107 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 137 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 143 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 233 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 221 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 226 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,361 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin