
NUNUKAN - Program Tol Laut yang menghubungkan pelabuhan utama dengan wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) di Indonesia kembali sandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Tahun ini, Tol Laut menggunakan KM Logistik Nusantara 5 (Lognus 5).
Kepala Cabang Pelni Nunukan, Sudjito mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Jasa Pengurus Transportasi (JPT), shipper, serta sejumlah instansi seperti KSOP, Pelindo, Dinas Perdagangan, ALFI. Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan masukan seluruh pihak.
"Komunikasi ini kami lakukan untuk mendengarkan masukan atas kendala di lapangan. Kemudian, membahas pembenahan kekurangan dan mencari solusi yang dihadapi operator maupun pelaku usaha," ucap Sudjito.
Dijelaskan, tahun sebelumnya Lognus 2 yang melayani rute Tunon Taka, Nunukan dengan kapasitas angkutan sekitar 80 kontainer. Kemudian, tahun ini menggunakan Loknus 5 dengan kapasitas 220 kontainer.
"Lognus ini mengangkut dan memasarkan hasil panen rumput laut pembudidaya Nunukan. Dan dibawa ke pelabuhan di Surabaya dan Makassar. Ini penting untuk meningkatkan perekonomian petani,” ungkapnya.
Lanjutnya, setiap kontainer mampu menampung sekitar 20 ton. Dengan tambahan kapasitas ini Pelni sebagai operator berharap dapat dimanfaatkan JPT, shipper. Apalagi, kapasitas yang sebelumnya 80 kontainer kini menjadi 220 kontainer.
"Tol Laut ini merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk sejumlah daerah di Indonesia. Pemerintah menghadirkan konektivitas guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," bebernya.
Loknus 5 ini, melalui rute Surabaya, Makassar dan Tarakan. Dan ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Dimana, pelabuhan yang disinggahi aktivitas begitu padat. Sehingga, ketika kapal tol laut tiba di pelabuhan seperti Surabaya harus menunggu.
“Antrean kapal di Surabaya cukup panjang sehingga memakan waktu untuk bongkar muat. Sementara, Pelni berjalan sesuai SOP dan seluruh data sudah terintegrasi dalam sistem. Bahkan, sebelum kapal tiba, Pelni memberikan informasi ketibaan," pungkasnya.